Mantan Masih Satu Circle? Gini Caranya Biar Kamu Nggak Gampang Baper!

Pacaran sama sahabat sendiri itu emang asyik ya, Kawan Muda. Apalagi kalau kalian satu circle, satu gerumbulan, se-gank, sepermainan, ya atau apalah itu. Tapi yang dikhawatirkan adalah kalau tiba-tiba kalian putus terus harus tetap menjalani pertemanan satu circle itu. Duh, jadi agak gimana gitu ya sama sahabat yang notabene adalah mantan.

Apalagi kalau kalian baru putus, pasti canggung, sebel, dan harus pasang dua muka di depan teman satu circle dan di depan mantan. Capek nggak tuh? Kondisi-kondisi macem gini nih yang cukup mengui kebaperanmu. Niat hati masih pengin menghindar dan menjauhi mantan biar cepet move on, tapi di sisi lain kamu harus tetap solid sama temen. Kita Muda punya sedikit tips nih biar kamu nggak gampang baper walaupun mantan kamu masih satu circle. Simak ya!


Baca Juga : Pacar Se-Gank Sama Mantan? Nggak Perlu Waswas Kalau Pacarmu Begini …


1. Ngobrol sama dia seperti kamu ngobrol sama temen lainnya

ngobrol santai satu geng sama mantan
via : lingbe.com

Susah emang awalnya, kamu pasti masih kebawa perasaan yang campur aduk tiap ketemu dia. Sebel tapi sebenernya masih sayang, atau udah kelewat benci sampai nggak pengin lihat muka dia lagi. Tapi gimana dong, kamu mau nggak mau harus tetap menjalin komunikasi sama dia. Jadi, caramu memanggilnya dan caramu ngobrol yang harus pelan-pelan diubah dan disesuaikan. Ngobrol aja sama dia seperlunya kalau kamu belum mau-mau banget banyak interaksi. Ngobrol sesantai mungkin seperti kamu ngobrol sama temenmu yang lain. Susah sih, tapi coba aja dulu.

2. Sebisa mungkin nggak bahas pahitnya masa pacaran

topik obrolan satu geng sama mantan
via : static.eharmony.com

Ini penting, boleh sih sedikit candaan tentang masa pacaran kalian dulu. Tapi buang jauh-jauh obrolan tentang pahitnya masa pacaran. Apalagi bahas-bahas penyebab kalian putus. Wah, itu sih bakal bikin kamu baper dan bisa jadi nyakitin kamu lagi. Hindari topik-topik yang cuma kalian berdua aja yang tahu. Bahaslah topik-topik trending sampai nonsense sekalipun yang dipahami sama semua temen-temenmu. Pokoknya, jangan singgung persoalan sensitif antara kamu dan dia.

3. Kalau diisengin sama temen, asyikin aja!

diisengin satu geng sama mantan
via : cdn.psychologytoday.com

One doesn’t simply, digodain sama temen karena kalian udah berstatus mantan. Diciein sana-sini, disuruh balikan, disuruh deket-deket, duh temen-temen emang kadang nggak bisa baca perasaan deh. Tapi kalau kamu nggak mau baper, ya asyikin aja. Anggep santai, nggak usah terlalu ditanggepin atau dipikirin. Kalau kamu udah move on total sih isengin balik aja si mantan, tapi kalau belum move on ya senyum tipis-tipis aja deh. Nggak usah terlalu ekspresif juga, ntar kalau mantan kamu baper dan kamunya juga baper jadi bingung deh.

4. Jangan anggap dia mantan!

jangan anggap mantan satu geng sama mantan
via : i.huffpost.com

Sudah masuk di tahap terbiasa dengan situasi satu circle sama mantan? Saatnya kamu nggak lagi menganggap dia mantan. Maksudnya tuh, ya anggap aja sahabat. Anggap kalian nggak pernah ada apa-apa seperti hubungan kalian sebelum pacaran. Kalau kamu udah berhasil memandangnya netral sama seperti temenmu yang lain, nggak bakal ada deh tuh acara baper-baper segala. Pertemenan juga lebih enak kalau gini, kan?

5. Ikhlas menerima, because friendship over anything

friendship over anything satu geng sama mantan
via : i.huffpost.com

Putus hubungan sama pacar nggak berarti hubungan pertemanan satu circle kamu harus putus juga ya. Yang ada kamu malah dimaki-maki sama temen satu circle kalau kamu atau mantan kamu harus left group cuma gara-gara hubungan pacaran yang kandas. Tanamkan baik-baik kalau friendship itu over anything, ya masa iya kamu putus terus kamu nggak temenan lagi sama temen-temen kamu yang lain? Emang nggak semudah itu sih buat kembali biasa, tapi kalau kamu jalanin juga lama-lama biasa kok. Lagian siapa suruh pacaran sama temen satu circle, eh maksudnya, siapa suruh putus? Hihi. Nggak ding, kalau takdirnya udah putus dan memaksa kalian harus berteman lagi, kamu harus ikhlas tulus menerima ya.

Perlahan tapi pasti, semoga kamu bisa beradaptasi di zona seperti ini. Kalau kamu nggak bisa lagi menahan kebaperanmu itu, coba deh share sama temen satu circle, biar mereka juga bisa melakukan do and don’ts buat ngadepin kamu dan mantanmu. Ingat, putus pacaran bukan berarti putus pertemanan ya. Karena berteman dengan mantan adalah bukti kedewasaaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *