9 Ilustrasi kehidupan cinta sebelum dan sesudah usia 30-an ini bikin kamu angguk-angguk kepala sendiri!

Ada yang bilang dengan bertambahnya usia, harusnya kita menjadi pribadi yang semakin baik dari segi apa pun. Di sisi lain ada juga yang percaya bahwa usia enggak menentukan kedewasaan seseorang. Tak ada yang salah dengan dua pendapat tersebut, karena setiap orang pasti punya pengalamannya masing-masing.

Namun yang perlu digarisbawahi adalah semakin bertambahnya usia akan ada banyak hal yang kamu pelajari dari kehidupan sehari-hari dan ini yang akan membentuk seperti apa dirimu kelak. Sebagai contoh pemahamanmu tentang cinta. Di usia 20an, Kawan Muda mungkin masih memandang cinta secara labil dan sempit.


BACA JUGA : Benar-benar cinta sejati, kakek ini menanam ribuan bunga agar istrinya yang buta ceria kembali


Tak jarang, ini membuat beberapa orang merasa dipermainkan atau tersakiti karena cinta. Berbeda saat usiamu melebihi 30-an. Banyak pahit manis cinta yang dirasakan sehingga Kawan Muda tahu bagaimana memandang cinta dengan cara yang lebih logis dan dewasa.

Enggak percaya? Coba deh lihat ilustrasinya berikut ini.

1. Masa-masa jomblo terasa ngenes tanpa kehadiran kekasih atau sedih banget kalau pacar lagi enggak bisa diajak jalan. Saat usia 30-an kamu lebih cuek dan tahu kegiatan seru yang bisa dilakukan untuk menghibur diri.

via: brightside.me

2. Kalau anak muda pacaran, manisnya bisa bikin diabetes deh. Mau tutup telepon saja bingung siapa yang mau duluan. Kalau sudah usia 30-an, kamu lebih to the point ke pacar.

via: brightside.me

3. Entah kenapa, ada saja orang yang suka bikin pacarnya cemburu! Dan itu kebanyakan dilakukan oleh kamu yang usianya di bawah 20an. Di usia 30-an, kamu lebih bisa berpikir logis karena enggak ada untungnya bikin pacar cemburu. Daripada ribut ramai-ramai, mending mencegah agar dia enggak khawatir atau curiga, kan?

via: brightside.me

4. Sebelum usia 30an, cara mengungkapkan cinta lebih ditekankan pada penggunaan kata-kata. Dapat sms romantis dikit sudah baper. Kalau mau mengungkapkan rasa sayang pun pakai kata-kata manis. Padahal cinta itu kata kerja, lho, yang berarti harus ditunjukkan dengan pembuktian.

via: brightside.me

5. Ketika memberi kejutan, di usia 30-an kamu pun lebih memikirkan apa yang pasanganmu sukai. Berbeda dengan saat kamu usia 20an, kejutan ya itu-itu saja pokoknya romantis lah. Padahal belum tentu pasanganmu membutuhkan hal itu.

via: brightside.me

6. Kalau masih usia 20-an, kriteria orang menarik di matamu adalah yang seksi, keren, cantik, ganteng, dsb. Seleramu akan berubah ketika menginjak usia 30-an, karena kamu akan lebih tertarik dengan orang yang menyenangkan dan bisa membuatmu nyaman.

via: brightside.me

7. Semakin bertambah usia, kamu berusaha jadi dirimu sendiri ketika berada dekat dengannya. Berbeda saat usiamu masih 20-an, kamu berusaha mati-matian menarik perhatiannya dengan menjadi sosok yang enggak kamu banget!

via: brightside.me

8. Kamu bakal lebih realistis dan logis dalam memandang pasangan. Karena jika ingin melanjutkan hubungan ke jenjang yang lebih serius, enggak mungkin kan kamu hanya mengandalkan cinta. Memang kamu mau dikasih makan cinta?

via: brightside.me

9. Saat masih muda, kita menganggap cinta sejati itu hanya ada di film-film. Padahal kamu tak perlu melihat jauh-jauh, tengoklah kebersamaan orangtua atau kakek nenekmu. Mereka juga gambaran cinta sejati, lho.

via: brightside.me

Itulah 9 ilustrasi kehidupan cinta sebelum dan sesudah usia 30-an. Bagaimana Kawan Muda, ada yang sesuai dengan kondisimu sekarang ini enggak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *