Mitos menjadi sesuatu yang berada dalam kehidupan kita sehari-hari. Nggak hanya di kesehatan, mitos juga mempengaruhi kehidupan percintaan kita. Banyak pasangan yang menanggapi mitos percintaan dengan serius. Padahal mitos tercipta dari mulut ke mulut dan belum tentu benar akan terjadi! Nah banyak diantara mitos-mitos tersebut yang menghancurkan hubungan sehat bagi pasangan.

Menurut penelitian nih, mereka yang terlalu mempercayai mitos percintaan, akan mengalami rasa ke tidakbahagiaan dalam hubungan mereka. Hal ini diakui dari 6 dari 10 pasangan, lho! Makannya, kita jangan terlalu mempercayai banyak mitos yang diragukan kebenarannya, karena pada akhirnya mitos tersebut bisa menghancurkan hubungan percintaan nantinya. Biar nggak bingung apa saja mitos percintaannya, yuk kita lihat 8 mitos yang dapat menghancurkan kehidupan percintaan kita. Dilansir dari Brightside, ini dia:

1. Melakukan gesture seringkali  menghabiskan waktu

via: brightside.me

Banyak orang yang mengatakan kalau romantic gesture seperti pelukan, rangkulan, dsb, akan semakin jarang untuk dilakukan seiring dengan berjalannya waktu. Biasanya nih, orang akan berpikir kalau sudah jarang melakukan romantic gesture, ada kemungkinan kamu atau dia berarti mulai kehilangan perasaan masing-masing. Kemudian lambat laun kalian akan merasa tidak bahagia dalam hubungan percintaan. Is this true?

Honestly, not really. Terkadang kamu atau dia pasti membangun ekspektasi masing-masing untuk mengukur seberapa besar rasa cinta kalian, yang biasanya dimulai dari PDA a.k.a. public display of affection. Kalau sesekali kamu atau dia lupa untuk melakukan gesture sih, gapapa lah ya. Tapi kalau ternyata kalian berdua sudah tidak pernah melakukan gesture terhadap satu sama lain, nah ini yang bahaya! Jangan sampai hubungan kalian berantakan hanya karena disibukkan pekerjaan atau kesibukan. Cobalah untuk menginiasi gesture kembali, misalnya dengan back hug atau menggenggam tangan pasangan setiap hari.

2. Pria memiliki libido yang lebih besar daripada wanita

via: brightside.me

Aha, salah satu mitos percintaan yang perlu diluruskan juga. Nggak juga sih sebenarnya. Libido seseorang dalam melakukan hubungan seksual itu tergantung orangnya. Menurut Edward O. Laumann, PhD, libido wanita bisa lebih besar daripada pasangannya, tetapi hal tersebut tergantung pada lingkungannya. Jadi, jangan selalu negative thinking ke pria, ya!

3. Tidak ada rahasia dalam sebuah hubungan

via: brightside.me

Mitos mengatakan bahwa kamu harus mendiskusikan setiap hal dengan pasanganmu, baik atau buruk, aib atau nggaknya. Padahal nih, ada beberapa situasi yang akan lebih baik kalau kamu tidak mengatakannya ke pasanganmu. There are few things that you should’ve keep for yourself. Kamu nggak perlu bilang ke dia kalau dasi yang dia pakai ke kantor terlihat jelek, atau teman priamu yang menyukaimu tapi tidak kamu tanggapi dengan serius. Jangan membuat api yang bisa membakar hubunganmu hingga kandas, oke?

4. Pasangan yang bahagia tidur berpelukan 

via: brightside.me

Tidur berpelukan atau spoon position merupakan salah satu posisi klasik, dimana pasanganmu memberikan pelukan protektif dari belakang. Posisi ini berarti kalian mempercayai satu sama lain dalam hubungan. Banyak yang percaya kalau kalian sedang jatuh cinta, posisi tidur ini akan selalu diterapkan dalam tidur kalian. Is it true?

It turns out, hal tersebut benar bagi 18% pasangan, sedangkan pasangan lain memilih tidur dengan posisi bebas. Apapun posisimu, nggak akan mempengaruhi rasa cinta terhadap pasangan, kan? Tidur sesukamu saja!

5. Hubungan yang baik tidak memiliki konflik

via: brightside.me

W.O.W, satu lagi mitos percintaan yang bisa membuat hubungan kalian berantakan. Jelas banget kan ini agak fake dan nggak mungkin, dan yes, dalam kenyataannya ini sulit untuk terjadi. Kalau kamu nggak pernah berantem a.k.a memiliki konflik, maka kamu nggak pernah sedikitpun membicarakan masalahmu ke pasangan. Padahal penting lho, untuk membicarakan masalah atau hal ke pasanganmu. Mungkin bertengkar atau berdiskusi itu melelahkan, tapi akan lebih baik daripada memendam, kan? Anyway, mitos ini nggak benar dan jangan sampai kalian terjebak dalam situasi tersebut.

6. Tertarik terhadap orang lain dapat menyebabkan keretakan dalam hubungan

via: brightside.me

Kalau yang ini sih, tergantung ya. Jika memang niatnya hanya “kagum” karena kehebatannya dan ingin meniru sih, gapapa. Tapi kalau niatnya untuk berselingkuh dan membuat pelakor masuk dalam hubungan kalian, ya beda lain. Tertarik terhadap seseorang itu hal yang normal, dan tidak bisa dicegah. Namun cara kalian untuk menangani rasa ketertarikan itu yang bisa kamu kontrol. But again, just because he/she attracted to a person, doesn’t mean he/she cheated on you, oke?

7. Hubungan yang baik selalu membuatmu bahagia

via: brightside.me

Well, tidak dapat dipungkiri kalau hubungan yang sehat dapat membuatmu bahagia. Tapi bahkan pasangan terbahagia pun pasti mengalami perubahaan mood, which is so normal for human behaviour. Kan hidupmu nggak berpusat pada kehidupan percintaan saja, dan ada beberapa hal yang membuat kamu marah, atau kesal, baik secara personal maupun professional. Nah coba bicarakan apapun yang sedang terjadi denganmu ke pasanganmu, hanya karena kamu sedang bad mood, nggak berarti kamu nggak bisa punya hubungan yang bahagia, kan?

8. Memiliki anak akan menyelesaikan semua masalah

via: brightside.me

Memiliki anak hasil buah hati kamu dan pasanganmu adalah pengalaman yang luar biasa. Tapi nggak berarti itu akan memperbaiki hubungan kalian. Bahkan nih, lahirnya seorang bayi bisa menimbulkan masalah baru untuk kamu dan pasanganmu. Seringkali kalian akan lebih berfokus pada bayi masing-masing, dan tidak memiliki waktu untuk kalian berdua. Nah untuk mengatasi masalah ini, coba deh diskusikan dengan pasanganmu dan rencanakan segala sesuatunya dengan baik. Yang terpenting nih, rencanakan untuk membangun keluarga hanya jika kamu sudah siap secara fisik dan mental.

Membangun rasa dan hubungan yang baik terhadap pasangan bukan hal mudah, namun jangan biarkan lahirnya mitos membuat kehidupan percintaanmu menjadi berantakan. Dan lagi, yang tahu kebenarannya seperti apa kan hanya kamu dan pasanganmu seorang, bukan orang lain atau mitos. Jadi, budayakan untuk jangan langsung menelan mentah-mentah mitos yang belum jelas kebenarannya, oke Kawan Muda?