Pantang balik sama mantan, hal ini yang dengan tegas kamu ucapkan saat putus dengan mantan. Namun, beberapa dari kamu mungkin ada yang menyesali kesalahan di masa lalu yang menyebabkan kandasnya hubungan kalian. Apalagi pas lihat mantan dari hari ke hari makin bikin hati deg-deg-an saja. Hemm, rasanya pengin balikan deh.

Salah enggak sih kalau berharap bisa balikan sama mantan?

Enggak salah kok, kamu enggak salah sama sekali. Kalau mantanmu memang masih single dan selama keinginanmu untuk balikan masih wajar (bukan terobsesi), sah-sah saja jika kamu pengin berjuang kembali mendapatkan hatinya. Siapa tahu  doi juga ngarep bisa balikan, tapi enggak tahu cara mulainya gimana.

Nah, enggak ada salahnya nih kamu bikin gerakan duluan untuk PDKT jilid 2 ke mantan. Sebelum melancarkan sinyal pengin balikan ke mantan, ada langkah-langkah yang kudu dan wajib kamu ketahui biar PDKT berjalan lancar dan enggak terkesan desperate.

LANGKAH 1: Tarik napas dulu dan coba ingat-ingat lagi apa yang membuat hubunganmu kandas di masa lalu.

via: nytimes.com

Kamu dan mantan berpisah pasti karena suatu sebab yang enggak bisa ditoleransi lagi. Entah itu datang dari dirimu, dia, atau mungkin kalian sepakat untuk mengakhirinya karena ya hubungan ini memang enggak bisa dilanjutkan lagi.

Coba deh ingat-ingat lagi apa sih yang bikin hubunganmu kandas? Tentunya kamu enggak pengin dong itu terulang kembali, begitu juga dengan mantanmu. So, cobalah untuk introspeksi sebelum meminta dia kembali ke sisimu.

LANGKAH 2: Kalau penampilan mantan dari hari ke hari makin bersinar, kamu juga jangan mau kalah. Coba ubah penampilan biar dia pangling dan mulai melirik kamu.

via: taferresort.com

Enggak ada salahnya kan untuk mengubah penampilan agar mantan notice keberadaanmu? Ya, meski itu hanya gaya rambut! Apalagi kalau penampilan mantanmu juga makin bersinar, masa iya sih kamu masih gitu-gitu saja?

Kamu saja dibuat nyesel putus sama dia, cobalah untuk melakukan hal yang sama padanya. Eits, bukan dendam kesumat, tapi mencoba segala kemungkinan agar dia kembali melihatmu dan mengingat segala kenangan manis bersamamu.


BACA JUGA:


LANGKAH 3: Sebelum menghubungi dia kembali, coba pikirkan ulang alasan kuat kenapa kamu harus balikan sama dia. Oh ya, jangan terlalu berekspektasi tinggi.

via: sciencemag.com

Nah, yang satu ini penting banget, alasan kenapa kamu pengin balikan. Dulu kamu mantap banget saat putus sama dia, sekarang kenapa pengin balikan lagi? Yakin nih kejadian  buruk di masa lalu enggak bakal terulang? Sudahkah kamu siap dengan kemungkinan terburuk yang akan terjadi?

Kalau alasanmu pengin balikan sama mantan karena hal sepele seperti mantan jalan sama orang lain dan kamu cemburu atau mantan sekarang dekat sama rival-mu, mending enggak usah nekat buat ngajak balikan!

LANGKAH 4: Jangan langsung menunjukkan sinyal bahwa kamu pengin dia kembali padamu. Ketika menghubungi dia kembali, tunjukkan sinyal bahwa kamu pengin memperbaiki silaturahmi.

via: shutterstock.com

Berharap boleh, tapi jangan kelihatan desperate atau ngebet alay gitu. Jangan langsung menodong dia atau menunjukkan sinyal bahwa kamu pengin banget balikan. Apalagi kalau kamu sudah lama enggak ketemu sama mantan. Dia bisa ilfeel, lho, sebelum kamu melancarkan PDKT.

Kembangkan hubungan kalian secara perlahan dengan menjalin silaturahmu kembali. Ya, anggap saja dia teman lama yang baru kamu temui lagi setelah beberapa saat. Memperlakukan dia layaknya teman biasa adalah batu loncatan terbaik untuk memperbaiki hubungan kalian.

LANGKAH 5: Kalau mantan merespon dengan baik kehadiranmu, mulailah tunjukkan sedikit perhatian padanya. Tapi jangan terkesan creepy ya!

via: africandatingtips.com

Ketika gayung bersambut, mantan menerima dengan baik kehadiranmu dalam hidupnya, lakukan sedikit manuver. Kalau sebelumnya hanya memperlakukan dia layaknya teman biasa, sekarang tunjukkan sedikit perhatian.

Perhatian yang biasa saja, enggak usah berlebihan seperti mengiriminya bunga tiap hari atau menanyakan apakah dia sudah makan atau belum. Ugh, cara-cara klasik begini sih sudah enggak zaman.

LANGKAH 6: Jangan mengungkit-ungkit hal buruk di masa lalu. Ajaklah mantan bernostalgia dengan kegiatan-kegiatan seru yang pernah lakukan dulu.

via: icytales.com

Yang berlalu biarlah berlalu. Kalau kamu jadi pihak yang ‘jahat’ di masa lalu, minta maaf boleh tapi enggak perlu dibeberkan secara detail kejadian buruk yang penah terjadi. Pembicaraan seperti ini bisa bikin suasana jadi canggung, bahkan mungkin berubah jadi bencana.

Kalau pengin memulai sesuatu yang baik, kamu bisa #NgobrolinCinta kalian yang manis dan indah di masa lalu. Obrolin saja hal-hal yang menyenangkan dengan mantan. Coba ingat-ingat kembali kejadian aneh atau lucu yang kalian alami saat masih jadian dulu.

LANGKAH 7: Jika kamu berbuat kesalahan ke mantan atau ada sifatmu yang enggak disukai mantan (yang juga jadi penyebab kandasnya hubungan kalian), tunjukkan bahwa kamu berusaha untuk memperbaikinya.

via: verilymag.com

Setelah beberapa bulan kamu berhasil hang out lagi bareng mantan, jangan lupa tunjukkan padanya kalau kamu berusaha untuk menjadi orang yang lebih baik. Berubah memang enggak mudah, tapi setidaknya kamu berusaha untuk memperbaiki sikapmu yang mungkin enggak bisa ditoleransi olehnya dulu.

Enggak perlu memberinya janji muluk-muluk, cukup tunjukkan dengan tindakan yang tulus. Percaya deh, dia pasti bisa kok melihat ketulusanmu…

LANGKAH 8: Tunggu dengan sabar bagaimana respon dia. Enggak perlu terburu-buru. Saat kamu menemukan waktu yang tepat, cobalah untuk mengutarakan keinginanmu untuk memperbaiki hubungan kalian di masa lalu.

via: counselorlink.com

Jika kamu sudah menemukan waktu yang tepat, coba ungkapkan niatmu untuk memperbaiki kisah cinta kalian yang sempat kandas. Jelaskan baik-baik alasan kenapa kamu pengin dia kembali padamu. Yakinkan dia, kalau perlu ceritakan kembali apa yang telah kamu lakukan selama ini untuk mendapatkan kembali perhatiannya.

Itulah 8 langkah yang harus Kawan Muda pahami sebelum melancarkan aksi PDKT ke mantan. Meskipun langkah di atas adalah yang elegan sekalipun, belum tentu hasil akhirnya memuaskan. Semua tentu mengharapkan happy ending, tapi enggak semua kisah indah itu berakhir dengan happy ending.

Kalau mantan ternyata enggak pengin balikan atau hanya ingin melanjutkan hubungan sebagai teman saja, terima keputusannya dengan lapang dada. Mungkin dia memang bukan jodohmu atau ini bukanlah saat yang tepat untuk kembali dengannya.

Sumber: Women’s Health ; Huffington Post