Pengin putus tapi bingung mencari waktu yang tepat? Lakukan di 5 momen ini saja!

putus

Manusia memang bisa berencana, apalagi merencanakan hari-hari bahagia seperti mulai jadian, tunangan hingga pernikahan. Kalau merencanakan putus?

Siapa sih yang mau berencana putus hubungan? Cuma orang gila yang akan melakukannya. Tapi kalau pun putus, yang perlu dipahami ialah bahwa terkadang perpisahan itu bukan suatu kesalahan loh. Momen putus bisa aja direncakan karena ketidakcocokan. Jadi kamu nggak perlu menyesal berlarut-larut.

 

BACA JUGA: Bersyukurlah saat putus, karena kamu akan merasakan 5 hal positif ini!

 

Nah, biar kamu nggak menyesal saat mau putus plus bakalan dicap buruk sama pasangan karena momen putus yang nggak tepat. Coba deh pahami dulu kapan waktu yang pas untuk putus secara baik-baik.

#1. Putuslah saat emosi kedua belah pihak mereda.

via: youtube.com

Minta putus saat emosi meledak-ledak tentu menjadikan status hubunganmu memburuk. Mulai dari dicap putus nggak baik-baik, nggak saling sapa sampai ada yang saling baper. Well, jangan coba-coba mengucapkan kata putus saat emosi meluap. Tunggu dulu sampai kepala dingin dan bicarakan baik-baik.

#2. Ketika masalah yang sama selalu terulang dan nggak ada perubahan..

via: livestrong.com

Berkutat dengan masalah yang sama dan berulang-ulang tanpa perubahan tentu bikin hubungan jenuh. Solusi satu-satunya adalah putus. Momen yang seperti ini memang memaksa kalian berdua harus intropeksi dan mengiklaskan satu sama lain karena kalian udah nggak cocok.

 

BACA JUGA: Udah pacaran lama tapi putus? Mungkin 5 hal ini penyebabnya!

 

Namun imbasnya hubungan kalian nggak akan berakhir buruk karena sudah keputusan bersama.

#3. Momen putus terbaik bisa jadi karena lingkungan yang nggak mendukung.

patah hati
Foto : hdwallpapersrocks.com

Cinta emang nggak pernah salah tapi lingkungan yang kadang bikin semua berantakan. Dua sejoli udah saling cinta eh restu keluarga tak pernah jumpa. Sama halnya dengan cinta yang datang dari dalam hati tapi perbedaan keyakinan yang kadang harus mengakhiri. Momen putus karena perihal lingkungan inilah bisa jadi momen putus yang pas meski kadang menyakitkan. Yang terpenting nggak ada image buruk yang dilabelkan pada salah satu pihak setelah putus.

#4. Ketika hubungan sudah mulai nggak jelas arahnya.

via: yourtango.com

Kamu dan dia memang sedang menjalin hubungan asmara tapi anehnya perasaan kalian sudah tak lagi membara seperti pertama kali jadian. Faktor kelamaan pacaran atau kesibukan yang membelenggu membuatmu jadi jenuh-jenuh tak acuh. Kamu yang sibuk mengejar karir dan dia yang juga sibuk menyelesaikan studi membuat hubungan jadi ngambang.

 

BACA JUGA: Tanda-tanda bahwa sebenernya cowok masih sayang tapi terpaksa putus demi kebaikan si cewek

 

Percintaan jadi bukan prioritas lagi dan hanya membuat beban. Ada baiknya kalian luangkan waktu untuk mengclearkan hubungan. Jika putus adalah pilihan mungkin alasan yang tepat adalah karena hubungan yang belum jelas arahnya.

#5. Karena long distance relationship bisa jadi momen putus yang tepat.

Foto : www.bintang.com

Masih ingatkan, adegan Rangga mutusin Cinta di AADC 2?

Yup, melalui surat dan kondisi  LDR yang nggak membantu hubungan mereka ke arah lebih baik. Justru menimbulkan beban sesama apalagi kondisi Rangga yang bisa dibilang belum mapan.

Mutusin lewat surat, SMS, chat emang menyakitkan sih, pada awalnya…tapi coba deh rasakan ketika kamu udah melaluinya, apalagi kondisi LDR nggak bikin kamu bertatap muka langsung dengan dia.

Galau sih pasti tapi itu bisa jadi momen putus yang tepat karena nantinya setelah bertahun-tahun ketemu lagi, kamu udah lebih siap dan hubungan masa lalu kalian jadi lupa gitu aja dan baik-baik saja seperti Rangga dan Cinta.

***

Well, kamu pernah putus secara baik-baik atau justru malah berakhir buruk? Share ya….

Written by Indah Puspita Hardinoto

Talk active ll Endel boleh, asal cerdas dan berkelas ll