Cara menghindari baper saat ketemu mantan

baper mantan
Source : Lonlywallpapers.blogspot.co.id

Baper alias bawa perasaan ini bisa dialami cowok maupun cewek. Ketika hal ini terjadi, perasaan galau pun menyelimuti. Lalu menguasai hati dan pikiran, sampai akhirnya itu semua akan memberi dampak pada kelakuan, kemudian keadaan. Cukup pelik, kan, urutannya. Makanya jangan sampai baper.

Berada dalam kondisi baper itu sama sekali enggak ada nyaman-nyamannya. Berasa pengin keluar, tapi enggak bisa-bisa. Susah! Apalagi kalau baper itu disebabkan karena ketemu mantan. Wah! Jadi daripada nanti ini terjadi, terus kamu bingung cari-cari cara untuk mengatasi, kan mending sejak awal berniat menghindarinya.

1. Karena dari mata bisa turun ke hati, maka sebisa mungkin untuk menghindari kontak mata.

via: jankoatwarpspeed.com

Mula-mula kamu menatap biasa. Lalu ia membalas tatapanmu. Terus kamu menatapnya lagi. Selanjutnya ia membalas tatapanmu balik dengan tatapan mendalam. Kemudian kamu mengamini tatapannya dengan memberi tatapan yang lebih dalam. Senyum di antara kalian pun mencuat, hingga akhirnya, pikiran kalian terisi dengan nostalgia akan hal-hal indah di masa lalu yang pernah dijalani.

 

BACA JUGA: 9 tips agar mata yang sering kamu pakai untuk stalking mantan itu bisa jadi sehat lagi

 

Kawan Muda yang baik hatinya, kasus di atas terjadi hanya gara-gara tatapan mata, loh. Tapi dampaknya begitu signifikan, kan? Nah, ya, itu. Makanya, hindari kontak mata. Karena dari mata bisa turun ke hati. Dan kalau sudah sampai ke hati, jadi baper deh.

2. Tapi kalau ternyata harus saling sapa, mengobrollah dengan biasa, tanpa menyinggung gebetan.

via: zoosk.com

Mungkin kamu awalnya emang enggak mau menatap matanya. Tapi karena kalian pernah dalam satu lingkungan, seperti seangkatan di sekolah, misalnya, mau enggak mau kan pasti ketemu kalau reuni gitu. Terus kalau papasan, ya masa mau diem-dieman. Kan enggak juga. Jadi kalau ternyata kamu dengannya harus saling sapa, saran Kita Muda sih sebaiknya mengobrol dengan biasa saja, tanpa menyinggungnya seperti menyodorinya pertanyaan:

“Kok sendirian, gebetan kamu mana?”

Kalau kamu lagi bawa gebetan, dan dia lagi sendirian, pasti pertanyaanmu akan tampak menyakitkan baginya. Tapi kalau kalian lagi sama-sama sendirian, ia pasti akan menyangka kalau itu merupakan kode dari kamu kalau lagi pengin balikan lagi sama dia.

3. Kamu bisa melakukan tindakan pencegahan. Misalnya, membawa gebetan baru pas datang ke sebuah acara.

via: thehamiltoneventcenter.com

Nah, ini bisa kamu lakukan sebelum datang ke sebuah acara yang mengharuskan kalian bertemu, seperti reuni tadi misalnya.

 

BACA JUGA: Takut ketahuan pas kepoin mantan? Gunakan 3 cara ini aja biar aman stalking mantan!

 

Jika sebelum berangkat ke reuni kamu merasa kuatir kalau kalau nanti ada hal buruk yang bakal terjadi, maka sebaiknya sebelum berangkat, siap-siap aja bawa gebetan. Biar kalau si mantan punya niat mau kasih kode-kode bisa mikir-mikir dulu.

4. Yang lalu biarlah berlalu. Tugasmu ialah jangan lagi membahas yang dulu-dulu.

Baper terjadi karena adanya masa lalu. Masa lalu bisa datang dalam bentuk ingatan, atau percakapan. Kalau ingatan, itu urusanmu dengan pikiranmu sendiri. Jadi kalau pikiranmu baper gara-gara mengingat kenangan masa lalu dengannya, tapi si dia merasa biasa saja, berarti baper hanya terjadi pada dirimu sendiri. Tapi kalau masa lalu berupa pencongkelan akan kenangan itu hadir melalui percakapan, maka korban baper adalah dua pihak: kamu dan dia. Jadi, kalau lagi ketemu gitu, dan kamu terperangkap dalam keadaan yang mengharuskan untuk mengobrol dengannya, hindarilah untuk membahas hal-hal yang telah berlalu. Mungkin kamu bisa melontarkan pertanyaan seperti:

“Eh, lama enggak ketemu. Sekarang, kamu lagi sibuk apa?”

Jadi gitu, ya. Bahas yang sekarang dan masa-masa yang akan datang saja, tentu harus menghindari bahasan-bahasan yang menyangkut perasaan.

5. Kalau dalam acara itu ada sesi foto bareng, pastikan untuk menjaga jarak dengannya.

via: patchcdn.com

Kalau kamu lagi dalam acara yang ada si mantan gitu, kayak reuni tadi, kan pasti selalu ada foto bareng tuh ya, di akhir sesi. Nah, kalau lagi foto bareng gitu, pastikan kalau kamu tak dekat-dekat dengannya. Bisa-bisa nanti kamu dikira sedang menebar sinyal-sinyal tertentu, kalau fotonya sebelahan sama dia.

 

BACA JUGA: Ini dia yang mantan kamu akan sebar-sebar setelah kalian putus. Waspadalah!

 

Sudah paham, ya, Kawan Muda sekalian? Besok-besok jangan lagi melakukan hal-hal yang di atas tadi sudah Kita Muda larang. Atau kalau kamu mau ngelanggar boleh-boleh aja sih. Tapi siap-siap aja kalau sebentar lagi bakal diserang baper ke dia. Hehehe.

Written by Ahmad Mufid

Profile photo of Ahmad Mufid

Baru rilis buku novel komedi 'Pharmacophobia', lagi bikin podcast 'Teman Becandamu' dan masih berusaha meyakinkan orangtuamu agar beliau jangan menikahiku.