8 hal yang dirasakan oleh Ibu tapi tak pernah ia ceritakan padamu

ibu menangis

Setiap ibu di seluruh dunia adalah sosok yang tangguh. Tidak cukup untuk merayakan ketangguhan beliau hanya dengan satu hari Ibu, karena sebenarnya setiap hari adalah hari untuknya.

Ya, kamu tidak akan memahami perasaan ini jika kamu tidak memiliki anak sendiri. Saking sayangnya pada anak, Ibu terkadang jadi lebih menyebalkan karena banyaknya aturan untuk anak.

Kawan Muda juga pasti sering berdebat hanya karena beda pendapat. Kamu pernahkan tidak diijinkan oleh Ibu untuk berpergian malam hanya karena rasa khawatir yang berlebihan.

Bukan hanya itu, banyak hal yang sering kamu cek cokan agar kamu tidak diribetkan dengan nasehat-nasehat klasik ala emak-emak. Yah, begitulah Ibu kadang cerewetnya minta ampun.

 

BACA JUGA: Bingung mau kasih hadiah apa ketika hari ibu? Ini dia 7 ide kado spesial yang bisa kamu berikan kepada ibu

 

BUT, dibalik komentarmu kepada Ibu, ada yang lebih sesuatu banget yang dirasakan beliau saat ini, tapi dia tak pernah cerita ke kamu sebelumnya.

#1. You made her cry…..A LOT!

Foto : wordzz.com

Sebagai anak, kamu telah membuatnya menangis setiap waktu!

Dia menangis ketika dia tahu dia hamil. Dia menangis saat ia melahirkanmu. Dia menangis ketika merayakan hari ulang tahunmu pertama kali. Ya, Dia menangis karena bahagia memilikimu.

Tapi, karena ulahmu jugalah, dia menangis karena ketakutan kehilanganmu. Dia menangis karena khawatir kamu keluar malam. Dia menangis karena kamu selalu berdebat hingga kamu membanting pintu.

Sadar atau tidak, dia adalah wanita yang paling banyak menangis karenamu saat sedih maupun bahagia.

#2. Dia merelakan apa yang dia inginkan demi dirimu

 

Foto : sayangianak.com

Ketika dia melihat mata kecilmu mulai membesar dan menelan ludah saat melihat makanan yang Ibu makan, seketika dia tidak nafsu makan.

 

BACA JUGA: Hal-hal yang bakal ditanyain orangtua, kalau kamu cewek dan minta izin liburan bareng teman-teman

 

Dia tau itu akan membuatnya jauh lebih bahagia ketika melihat perut kecilmu kenyang dibanding perutnya.

#3. Terkadang apa yang kamu lakukan waktu kecil membuatnya sakit

Foto : momswillbeing.com

Masih ingat tidak ketika kamu kecil, kamu sering menarik rambutnya, mencakar wajahnya saat kamu menangis atau menggigit putingnya saat kamu minum susu?

Atau sadarkah kamu ketika perut Ibu menjadi memar karena kamu tendang dari dalam perut dan kamu dengan asik tidur di sana, tanpa tau betapa beliau menahan nyeri punggung selama 9 bulan?

Sekejab itu yakinlah bahwa Ibumu juga merasa jengkel karena sakit, tapi dia tetap diam dan menceritakan apa-apa yang menyenangkan tentang masa kecilmu.
#4. Ibumu ternyata selalu ketakutan

Foto : zastavki.com

Dari saat kamu dalam kandungan, dia melakukan semuanya karena rasa takut kamu terjadi apa-apa. Dia selalu melindungimu dari segala ancaman, menahan makan makanan enak yang tidak dianjurkan hingga saat kamu lahir menahan rasa sakit setara dengan patah tulang, diapun masih ketakutan.

 

BACA JUGA: Sejatinya pahlawan seperti apa sih yang dibutuhkan Indonesia saat ini?

 

Dia selalu mengawasimu dalam diam, mengecek apakah kamu kelaparan, atau merasa tidak nyaman ketika tidur. Dia selalu memperhatikanmu apakah ada mimpi buruk yang membuatmu terusik hingga dia tak sadar bahwa Ibu bahkan tidak tidur hanya untuk menjagamu.

#5. Meski banyak hal telah dilakukan, dia masih merasa bahwa dirinya bukan Ibu yang sempurna

Foto : huffingtonpost.com

Ketika dalam kondisi sendiri, dia sering tenggelam ke dalam pikiran yang kosong dan kadang-kadang membenci dirinya untuk beberapa waktu. Dia ingin menjadi sosok Ibu yang sempurna, tapi sering merasa gagal hanya karena melihatmu yang suka memberontak, melakukan apa-apa dianggap salah olehmu dan sering dikritik hanya karena masakan yang kurang asin ataupun manis.

Tentu dia memaafkan kritikanmu tapi dia tak akan memaafkan dirinya sendiri lalu merasa bersalah karena telah membuatmu kecewa.

#6. Dia merasa patah hati ketika melihatmu menangis 

Foto : huffingtonpost.com

Tidak ada yang membuat seorang Ibu patah hatinya ketika melihatmu meneteskan air mata. Itu akan jadi momen yang paling mengkhawatirkan bagi sang Ibu.

 

BACA JUGA: Untuk ibunda yang selalu menjaga dan berjuang buatku

 

Dia akan sangat ketakutan untuk menghentikan tangismu yang menderu, hatinya akan pecah menjadi potongan-potongan kecil ketika kamu tak mau menghentikan tetesan air matamu.

#7. Dia menjadikanmu yang pertama

via: Mojok.co

Dia rela tanpa makanan, tanpa mandi dan tanpa tidur hanya untuk mendahulukan kebutuhanmu. Dia akan melakukan itu hingga lupa pada kebutuhannya sendiri. Dan semua itu akan terus berulang keesokan harinya dan melakukannya lagi hanya untuk kamu.

#8. Dia tidak akan bertanya padamu, kenapa ini semua terjadi padanya 

Foto : huffingtonpost.com

Yang dia tau adalah melakukan lagi dan lagi hanya untukmu. Meski menjadi seorang ibu adalah salah satu pekerjaan yang paling sulit, terkadang ada perasaan sedih, menangis dan terluka ketika yang dia lakukan salah. Tapi dia selalu mencoba dan belajar untuk jadi yang sempurna.

 

BACA JUGA: Untuk Ayah dan Ibu: “Jangan tolong aku saat tenggelam, tapi ajari aku cara berenang.”

 

Dia rela menjadi sakit, sedih, tidak tidur bahkan tidak bisa lagi menjadi muda dan cantik seperti wanita kebanyakan, semua demi anaknya. Dia simpan rapat-rapat dalam hati tanpa pernah meminta pertanggung jawaban padamu kenapa ini semua harus terjadi padanya.

****

Jadi, beritahu ibumu, bahwa kamu berterima kasih padanya dan biarkan dia tahu bahwa kamu mencintainya.  

Written by Indah Puspita Hardinoto

Profile photo of Indah Puspita Hardinoto

Talk active ll Endel boleh, asal cerdas dan berkelas ll