7 hal yang membuatmu layak untuk disebut sebagai pria sejati

Seorang pria disebut pria, apalagi dilabeli sebagai pria sejati, bukan hanya dari jenis kelamin pada tanda pengenal yang menandakan kalau ia pria. Namun juga dari pemikiran serta sikap-sikap yang ia tampilkan. Ada hal-hal di dunia ini yang hanya dilakukan oleh pria sejati. Namun ada pula hal-hal yang ditinggalkan olehnya, sehingga ia layak disebut sebagai pria sejati. Kita Muda akan membeberkan 7 hal di sini, dan inilah dia.

1. Pria sejati tak pernah mengeluh ketika dihadang kesulitan. Ia lebih memilih untuk diam dan segera mengatasinya.

pilot
Foto : www.today.com

Mengeluh hanya berlaku bagi pria-pria bermental tempe saja. Bagi pria sejati, tak ada tempat bagi masalah kecuali dengan diatasi. Masalah ada, untuk ditangani. Bukan untuk dikeluhkan.

2. Pria sejati selalu bisa memutuskan sesuatu, dan keputusannya pun berpihak.

william tanuwidjaja
Foto : twitter.com

Cowok tak berprinsip menganggap semua hal benar, serta layak diikuti. Sementara cowok berprinsip, tahu mana yang baik baginya dan mana yang tidak. Sehingga dari keberpihakannya tersebut, ia kemudian disebut sebagai pria sejati.

 

BACA JUGA: 6 hal yang membuat cowok berpikir bahwa cewek-cewek mulai “gila”

 

Pria sejati adalah pria yang sanggup berpihak. Karena dari pihak di mana ia berada, membuatnya harus bersedia menerima segala konsekuensi atas apa-apa yang telah ia pilih tersebut.

3. Pria sejati sadar bahwa hal-hal yang ada di dalam diri, itu jauh lebih penting ketimbang hal-hal yang tampak di luar diri.

Benny Fajarai
Foto : 4muda.com

Ya, pria sejati menyadari hal ini. Pria sejati menganggap apa-apa yang dari dalam itu hakiki, namun bukan berarti mengabaikan apa yang ada di luar. Luar itu penting, namun dalam jauh lebih penting.

Apabila seorang pria sejati menjadi pejabat, ia tak akan menjadi pejabat yang hanya gemar berdandan rapi, namun minim kerja. Rajin pencitraan namun miskin pencapaian. Kalau dari 2 pilihan tersebut pria itu hanya diperkenankan memilih 1 hal saja, maka ia lebih memilih menjadi pria yang mengedepankan kerja yang baik meski ia berantakan secara penampilan. Tetapi karena ia berhak untuk memilih keduanya, maka ia akan memilih menjadi pria yang berdandan rapi dan berkinerja baik. Karena ia sadar, bahwasanya yang terpenting ialah membangun dalam dirinya, lalu menampakkannya. Namun di sisi lain, ia memilih untuk membangun bagian luarnya, agar bagian dalam lebih mudah dibentuk.

4. Pria sejati adalah pendengar yang baik. Bukan pribadi yang sok tahu. Ia merasa sebagai manusia yang masih saja bodoh dan tak kunjung pintar.

pasangan bertemu
Foto : healthland.time.com

Enggan mendengarkan dan merasa paling tahu dengan seisi dunia hanyalah kebiasaan pria-pria bermental tempe saja. Bagi pria sejati, ia justru selalu merasa haus akan ilmu-ilmu. Sebanyak apa pun ilmu yang dimilikinya, ia masih saja terus merasa bodoh dan masih harus belajar lebih banyak lagi.

 

BACA JUGA: Dibalik senyum manis seorang cewek, tersimpan 5 perasaan yang cowok tak tahu

 

Belajar bisa diperoleh dari mana saja. Dari buku, internet, bahkan termasuk mendengarkan orang lain yang sedang berbicara. Itu mengapa, pria sejati ketika berkomunikasi dengan orang lain, lebih suka untuk banyak mendengarkan ketimbang menipali.

5. Pria sejati tak pernah menyalahkan keadaan, dan selalu menyambut kegagalan dengan hati lapang.

berbicara dengan cewek
Foto : understandingrelationships.com

Pria sejati tahu bahwa ketika mereka ingin meraih pencapaian tertentu, kuasa mereka hanya ada pada doa-doa dan usaha. Mengenai hasil, bukan lagi menjadi ranahnya. Sehingga ketika mereka berambisi mengupayakan sesuatu, namun hasil yang diperoleh tak sesuai dengan ekspektasi, ia bersedia menerima kenyataan dengan hati lapang.

Sedih? Tentu. Pria sejati boleh sedih. Karena sedih yang diakibatkan dari harapan yang kandas adalah respons manusiawi. Sebagai pria sejati, mereka tentu tak akan membuat ini berkelanjutan. Hanya sedih sekedarnya, lalu besok bangkit kembali.

6. Pria sejati tak menonton film biru. Atau kalau pernah menonton, ia akan berupaya menghentikannya.

pekerja freelance
Foto : www.fastcompany.com

Kerap menonton film biru membuat pria tak dapat menghargai wanita sebagaimana mestinya. Frekuensi menyaksikan hal-hal porno yang terlampau sering membuat pria menempatkan wanita hanya sebagai objek untuk melampiaskan napsu belaka.

 

BACA JUGA: Untuk cowok, kamu cuma boleh nangis kalau alasannya karena 10 hal ini

 

Sehingga ketika ia berinteraksi dengan wanita, pikirannya hanya selalu dipenuhi dengan pertanyaan semacam:

“Apakah payudaranya menggelembung pejal? Atau pantatnya seksi?”

Dan banyak lagi hal lainnya.

7. Pria sejati merasa percaya diri dan mensyukuri apa-apa yang ada pada dirinya.

tersenyum percaya diri
Foto : www.askmen.com

Membanding-bandingkan diri sendiri dengan orang lain hanyalah kebiasaan para pecundang. Hal tersebut sama sekali tak ada dalam kamus seorang pria sejati. Dalam dirinya, hanya selalu ada introspeksi diri. Menangani apa yang dirasa kurang, dan membuat semakin baik apa-apa yang memang sudah baik.

Written by Ahmad Mufid

Ahmad Mufid

Baru rilis buku novel komedi 'Pharmacophobia', lagi bikin podcast 'Teman Becandamu' dan masih berusaha meyakinkan orangtuamu agar beliau jangan menikahiku.