5 Hal yang bikin kamu susah move on dari dia

sibuk
Foto : www.askmen.com

Patah hati itu menyedihkan banget, ya! Udah bareng-bareng menjalani tahun demi tahun untuk menyongsong masa depan yang depan yang diinginkan, eh enggak tahunya kandas di tengah jalan. Nyesek? Iya banget. Ya tapi mau gimana lagi, emang gitu kenyataannya.

Dalam pedihnya perpisahan, ada banyak hal yang menyebabkan seseorang susah move on. Atau kalau dalam taraf yang lebih parah, malah terus-terusan keinget mantan. Waduh, kalau sudah begini gimana dong?

BACA JUGA : 6 Hal ini lebih kejam dari kata “Putus”

Tenang. Masalah itu bisa diatasi kalau kita tahu penyebab kenapa masalah itu bisa terjadi. Bukankah demikian saudara-saudara sebangsa dan setanah air? Nah, maka dari itu, di bawah ini ada penyebab-penyebab kenapa kamu susah move on.

#1 Lingkungan.

pasangan marahan
Foto : huffingtonpost.com

Wah, ini jelas banget. Gimana kamu mau move on coba, kalau ternyata kamu dan dia ada di lingkungan yang sama. Kayak misalnya, dia itu tetanggamu. Atau misalnya ia satu rumah sama kamu! Wadaw, jelas susah banget tuh mau move on.

Solusinya, pindah tempat tinggal. Bisa antara kamu yang pindah atau dia yang pindah. Kalau kamu tetep ngotot enggak mau pindah, paksalah dia untuk pindah dengan berkata:

Pergi dari desa ini sekarang juga, atau kurebut harta warisanmu!

BACA JUGA : 5 Hal bodoh yang tidak boleh kamu lakukan jika demi cinta

Oke, ini sinetron banget ya! Tapi enggak gitu aslinya. Maksudnya, kalau memang di antara kalian berdua tak memungkinkan untuk merantau ke hutan atau ke gua, maka berdamailah dengan keadaan. Caranya, anggap ia sebagai teman, selayaknya Tsubasa menganggap bola adalah teman. Meski susah, kamu harus terus mencobanya, karena enggak ada cara lain lagi selain dengan bertindak begitu. So, berdamailah dengan keadaan.

#2 Udah Dianggap Keluarga Sendiri.

bertemu calon mertua
Foto : papasemar.com

Wahahahaha. Ini susah banget gengs. Kalau orangtuanya dia udah nganggep kamu sebagai keluarga sendiri, ya apapun alasannya kamu harus bersedia jika suatu hari orangtuanya memintamu untuk datang ke rumahnya. Contoh:

Kamu, nanti malam bisa datang ke rumah tante, enggak? Nanti malam tante ngadain makan-makan di rumah, ngerayain ulang tahun. Nanti kamu datang, ya. Soalnya lagi enggak ada yang disuruh-suruh buat cuci piring.

Sebagai orang yang besar jiwanya, kamu harus bersedia memenuhi undangannya. Ini bukan karena alasan kamu masih sayang sama dia. Tapi memang karena niat tulus kamu ingin tetap menjaga silaturahim dengan keluarganya. Jadi, jangan baper, ya. Kalau disuruh nyuci piring, ya nyuci piring aja. Enggak usah berharap, saat kamu mencuci piring, ia memujimu rajin lalu ngajakin kamu balikan. Ingat ya, demi silaturahim. Bukan yang lain!

#3 Baper.

reading message
Foto : www.theattractiveman.com

Ah, di nge-love postinganku di instagram! Aku harus bagaimana?

Nah, hal-hal kayak begini loh yang bikin kamu beneran susah move on. Orang, nge-love postingan di IG kan macam-macam motivasinya. Bisa jadi emang karena ia masih suka sama kamu. Tapi bisa jadi juga karena emang dia murni menyukai postinganmu. Iya, postinganmu doang. Bukan yang lain.

BACA JUGA : Kamu di-PHP? Biar nggak sakit hati, lakukan hal berikut ini!

Jika kamu berharap dia akan nge-love postinganmu, maka caranya gampang:

‘Cobalah posting foto dia dan pacar barunya di akun IG-mu’

Niscaya, jempolnya akan akan mendarat pada layar smartphone untuk nge-love postinganmu.

Oke, untuk mengatasi hal ini, sarannya adalah: jangan baper!

#4 Masih Menyimpan Barang-Barang Pemberiannya.

boneka
Foto : pelbub.wordpress.com

Hahaha. Gimana mau move on coba, kalau barang-barang darinya aja masih kamu simpen. Terus gimana? Bakar aja udah, bakar! Kenapa lebih disarankan untuk membakarnya ketimbang menguburnya? Karena kalau menguburnya, bisa-bisa, suatu hari, kalau kamu kangen dia lagi, maka untuk membayar rasa kangen tersebut kamu menggali barang-barang darinya yang sudah kamu pendam.

Jadi, bakar. Ya, bakar! Oke? Bakar!

#5 Dia Menghubungimu Kembali.

chatting
Foto : www.xpats.com

Waduh, kalau ini sudah gawat sih. Tapi semestinya kamu enggak usah baper juga kalau dia menghubungimu begini:

Beli beras 3 kilogram ya. Nanti tolong anterin ke rumah sekalian! Mama bilang kehabisan beras. Makasih.

BACA JUGA : Tanda-tanda dia tidak serius dalam menjalin hubungan

Tapi kalau dia menghubungimu dengan nada yang lebih bikin kamu baper, dan seperti ia sedang memberi godaan padamu agar balikan, padahal kamu lagi getol-getolnya mau move on, maka yang seharusnya kamu lakukan adalah menentukan sikap. Bahwa kamu dan dia sudah tak bersatu lagi, sudah sepantasnya menjalani hidup masing-masing dengan damai tanpa mengganggu satu sama lain.

Written by Ahmad Mufid

Profile photo of Ahmad Mufid

Baru rilis buku novel komedi 'Pharmacophobia', lagi bikin podcast 'Teman Becandamu' dan masih berusaha meyakinkan orangtuamu agar beliau jangan menikahiku.