Kalau saat pacaran kamu mulai melakukan hal ini, dia jelas bukan jodohmu

pasangan
Source : janekellykosek.com

Disadari atau tidak, cinta membuat seseorang jadi berubah. Entah ke arah yang baik atau juga sebaliknya. Jangankan sikap, sifatmu pun juga bisa berubah ketika sedang jatuh cinta.

Sayangnya kadang kala cinta yang kamu temukan adalah cinta yang salah, cinta yang membutakan pikiran logismu. Karenanya kamu sering bertingkah bodoh, bahkan melukai orang lain tanpa sadar.

Segera bangun dan sadarlah sebelum kamu jatuh ke jurang cinta buta. Tak mengapa jika cintamu padanya sangat besar, tapi kalau sampai itu membuatmu bertingkah bodoh seperti beberapa hal ini. Maaf, jelas dia bukan jodohmu. …

1. Terlalu fokus padanya sampai lupa dengan sahabat-sahabatmu.

Sebelum ketemu dia, kamu punya banyak teman dan sering menghabiskan waktu dengan mereka, sahabat-sahabatmu. Tapi setelah ketemu dengan dia, kamu jadi jarang muncul bahkan di group chat sekalipun. Seakan waktumu hanya kamu dedikasikan untuk dia saja.

Kamu boleh lagi jatuh cinta banget sama dia, tapi ingat siapa yang selalu ada di waktu sedih dan bahagiamu? Siapa yang selalu rela kamu bangunkan tengah malam atau pagi buta demi mendengarkan curhatanmu yang kadang nggak penting? Yep, sahabat-sahabatmu.

2. Bertengkar dan menjauh dari keluarga.

bertengkar dengan orang tua
Foto : youtube.com

Ada kalanya apa yang diucapkan keluargamulah yang paling benar. Misal, kakakmu mengatakan kalau dia nggak cocok denganmu lalu kamu jadi jengkel. Kamu merasa kakakmu hanya tidak kenal saja dengan pasanganmu ini, kamu berpikir kakakmu pasti salah menilai.

Ketika merasa seperti ini kamu sebenarnya sudah masuk ke level penyangkalan, padahal jauh di dalam lubuk hati kamu tahu itu sebenarnya benar.

Tapi karena cintamu yang terlalu dalam dan buta, kamu malah menjauh dari keluargamu. Kamu lebih percaya bahwa dialah satu-satunya yang membuatmu bahagia. Kamu seakan tidak perlu orang lain lagi.

3. Berubah jadi orang lain demi jadi tipe idealnya.

penampilan cewek
Foto : wallpaperscraft.com

Tiap orang memang boleh memiliki tipe pasangan ideal, tapi cinta mengajarkan kesederhanaan dan menerima apa adanya bukan? Kamu yang sebelumnya tomboy dipaksa untuk berubah jadi lebih feminim. Dia bahkan tidak segan mengejek dan bilang penampilanmu tidak pantas. Yakin dia orangnya?

Berubah dari segi penampilan atau sikap ketika perpacaran dengan seseorang memang wajar, tapi semua itu harusnya datang dari diri kamu sendiri. Bukan karena kamu HANYA ingin menyenangkan dia seorang.

4. Merasa sah-sah saja berbohong ke orang lain demi dia.

Kamu sering ijin kerja kelompok padahal mau nonton ke bioskop bareng dia, melewatkan ngumpul bareng sahabat-sahabatmu demi bisa kencan dengannya. Yang benar saja! Kamu sudah memulai sebuah kebohongan kecil dan percayalah itu akan disusul dengan kebohongan-kebohongan lainnya.

Dan seperti bom waktu, kebohonganmu tidak akan selamanya tertutupi. Ia akan meledak pada waktunya dan ketika itu terjadi kamu hanya bisa menyesal.

5. Selalu minta maaf padahal kamu nggak salah.

minta maaf
Foto : getherbacktips.com

Memang benar meminta maaf dan menyingkirkan ego sangat penting dalam mempertahankan sebuah hubungan. Tapi kalau setiap bertengkar kamu yang selalu minta maaf bahkan menyalahkan dirimu sendiri hanya demi berbaikan dengannya, kamu yakin itu layak disebut sebagai hubungan antar 2 orang? Sadar ya kalau itu artinya kamu sedang berjuang sendirian.

Cinta memang butuh perjuangan, tapi tidak sendirian harus dari kamu dan juga dia. Dan sekali lagi, kalau kamu yang berjuang sendirian dan dia terima enaknya saja itu namanya kerja rodi.

6. Mengorbankan hal yang harusnya kamu jaga baik-baik.

Yang terburuk adalah masa depanmu. Kamu rela melakukan dan memberikan apa saja untuknya demi membuatnya bahagia, padahal batinmu tersiksa. Tapi kamu mengartikan rasa tersiksamu sebagai pengorbanan yang nantinya akan ditebus dengan kebahagiaan di masa depan. Ayolah, kamu sudah mulai delusi!

Cinta itu jelas erat sekali dengan pengorbanan, tapi bukan berarti kemu mengorbankan seluruh hidup bahkan masa depanmu hanya untuk orang yang belum tentu jodohmu. Realistislah sedikit!

Saat membaca ini mungkin ada perasaan tidak terima dan jengkel di dalam dirimu. Tapi di sisi lain kamu mengiyakannya. Tak apa, perjalanan menemukan jodoh memang tidak semudah membalikkan telapak tangan walau juga tidak sesulit menemukan jarum di jerami. Sekarang kamu mungkin sedang bertemu dengan orang yang salah. Tapi kalau kamu menyadari kamu telah melakukan hal-hal di atas, segeralah bangun! Dia bukan orang yang tepat untukmu, yup, dia bukan jodohmu!

Written by Mariam G.P. Aulia

Cewek biasa-biasa aja | Suka menyendiri | Suka makan bakso dan minum coklat anget.