6 Tips Menjaga Hati Biar Kamu Nggak Gampang Baper Sama Cowok

Masih sering dikatain gampang baper? Sebenernya baper itu manusiawi ya, Kawan Muda. Tapi kalau kamu dikit-dikit baper apalagi pekara cinta, waduh itu yang jadi masalah. Kamu harus eman-eman sama hatimu.

Jangan biarkan hatimu baperan gara-gara asmara atau gara-gara perhatian si dia yang nggak pasti. Mending nih, turutin beberapa tips dari Kita Muda biar kamu nggak gampang baper sama cowok 😉

1. Bersikap lebih dewasa dan terbuka

Sikap lebih dewasa dan terbuka akan membuat kamu nggak gampang baper. Bukan berarti orang dewasa dilarang baper lho ya. Namun, dengan kedewasaan kamu bisa meminimalisir atau menetralkan perasaanmu.

Biar nggak terlalu terbawa, nggak terlalu berharap, sehingga nantinya kalau nggak sesuai harapan juga nggak terlalu kecewa. Muehehe, paham nggak sih?

Kamu juga bisa latihan mendewasa dengan memahami apa-apa yang ada di sekitarmu. Berteman dengan teman lelaki, cari tahu pola pikirnya. Banyak-banyak membaca, biar lebih open-minded.

2. Jangan terbuai dengan kata-kata dan jangan mudah percaya

One thing, senjata laki-laki dalam mendekati perempuan memang kata-kata. Yaa ada sih beberapa lelaki yang lebih banyak action daripada gombalan. Tapi kadang, gombalan dia itu yang bikin gemes senyum-senyum sendiri.

Bukan maksud mau ngomporin nih ya. Tapi biar kamu nggak gampang baper, sebaiknya jangan mudah terbuai dengan kata-katanya. Jangan mudah percaya dan jangan mudah menyimpulkan.

Tabayyun alias cari tahu kebenaran perasaanmu dan dia. Bisa lewat perhatian yang dia tunjukkan atau yang lainnya.

3. Bersenang-senang dengan teman dekat

via: salon.com

Tips tidak mudah baper selanjutnya adalah having fun with close friends. Percaya deh, main sama temen itu bisa bikin hidup kamu lebih berwarna. Lebih asyik. Kamu jadi bisa sejenak melupakan atau mungkin menetralkan perasaan yang ada.

Perasaan baper sama cowok yang nggak tau hubungan kalian arahnya bakal kemana. Belum jelas. Kamu juga bisa curhat dengan teman terdekatmu tentang perasaan itu. Siapa tahu, kamu bakal lebih lega setelah bercerita.

4. Cari tahu tentang dia lewat socmed atau teman lain

Cari tahu tentang dia personally. Paling penting nih, kamu harus cari tahu kekurangannya. Bukan, bukan untuk dibanding-bandingkan atau direndahkan. Tapi buat dianalisis, ditandai, biar suatu saat ketika kamu tahu dia melakukan kekurangan A, kamu bisa maklum.

Biasanya proses kepo ini juga akan membuat kamu punya insight-insight baru tentang dia. Entah itu baik atau enggak. Entah cuma kamu yang sedang didekati, atau ada yang lain. Oops! Kalau itu sih, jangan sampai yaaa…

5. Nikmati proses ‘PDKT’

Jangan terburu-buru, PDKT itu butuh proses
via: quickenloans.com

Santai aja. Enjoy the moment. Masa-masa PDKT konon katanya adalah masa paling indah sebelum ke proses statusnya jelas hingga menikah. Kamu boleh baper, boleh merasa ada butterfly on your tummy, ecieee :p

Yaa begitulah, nikmati aja. Nggak usah keburu-buru. Nggak usah baperan apalagi kalau si dia adalah yang kamu idamkan. Eh, tapi lupakan juga laki-laki idaman yang perfect, sebab itu nggak akan kamu temukan di dia. Pasti ada kekurangannya.

Nikmati proses PDKT, netralkan perasaanmu dan jangan gampang baper!

6. Sibukkan diri dengan kegiatan yang positif

via: lovepanky.com

Cara jitu biar nggak gampang baper adalah menyibukkan diri dengan kegiatan yang positif. Entah kamu kerja part time kek, mau garap tugas yang deadline-nya masih bulan depan kek, mau ikut organisasi, atau apapun itu. Bekerja adalah distorsi terbaik pada perasaanmu.

Tuh, sudah siap meredakan ke-baper-anmu yang meluap-luap? Baper itu boleh kok, asal nggak berlebihan. Selamat dan hati-hati buat kamu sedang berada di fase ini. Jalani aja dengan santuy yaa, Kawan Muda!

Tanda-tanda Kekasihmu Serius Dalam Menjalin Hubungan

silhouette couple

Sudah berapa lama pacaran? Sudah seserius apa hubunganmu dengan si dia?

Apa kamunya yang serius tapi dianya enggak? Eits, tanda-tanda kekasih serius dalam menjalin hubungan itu beda-beda lho. Mungkin kamu nggak kerasa, tapi dalam diam dan ketidaktahuanmu, dia sedang berjuang.

Kayak gimana sih tanda-tanda pasangan yang serius sama kamu? Berikut Kita Muda rangkum spesial buat kamu.

1. Menerima kamu dan keluargamu apa adanya

family dinner
via pexels.com

Kamu dan pasanganmu lahir dengan latar belakang keluarga yang berbeda. Who knows, papamu mungkin sedang sakit dan harus kamu rawat intensif, ibumu mungkin seorang wanita karir yang kerjanya di luar kota, dan lain-lain.

Perbedaan suku, bahasa sehari-hari, dan budaya selalu ada dari keluargamu dan keluarga pasangan. Kalau pasanganmu serius denganmu, dia tak lagi menerimamu apa adanya tapi juga menerima keluargamu apa adanya.

Tanda keseriusan ini juga dapat dilihat dari ajakan dia ke kamu untuk kenal lebih dekat dengan keluarganya.  Kalau kamu udah di fase ini, pasti seneng kan? Istilahnya nggak cuma mencintai dia tapi juga mulai belajar mencintai keluarganya.

2. Berusaha menyeimbangkan hidup

Gini gini. Kalau pasanganmu serius, hobinya nggak akan melulu pacaran denganmu. Bukan berarti pacaran dengan orang lain, tapi dia juga fokus untuk menata masa depan. Berusaha settle dalam bekerja. Berusaha memperbaiki diri. Memperdalam ilmu agama mungkin. Makin rajin, pokoknya makin semangat dalam meraih cita-cita gitu lah.

Kalau dia masih loyo dan santai-santai aja, mungkin dia memang cinta denganmu. Tapi untuk ke arah yang lebih serius, rasanya belum kepikiran. Benar begitu, Kawan Muda?

3. Ada omongan tentang pernikahan

melamar
via pexels.com

Coba inget-inget lagi. Pernah nggak dia nyinggung minimal dikiiit aja tentang pernikahan? Misalnya seperti “eh, nanti kamu kalau udah punya rumah pengin designnya kayak apa?”, “sayang, punya bayangan nggak kamu nanti pengin honeymoon ke mana?”

Yaa… something like that. Kalau pasanganmu pernah bahkan mulai sering menyinggung soal pernikahan itu tandanya pasanganmu siap menikah denganmu. Lebih dari itu, dia akan mengumpulkan pundi-pundi rupiah untuk kehidupan kalian berdua nantinya.

4. Saling percaya dan lebih toleran

Pasangan akan lebih percaya ke kamu dan lebih toleran ketika dia sudah mulai menunjukkan tanda keseriusan. Apalagi kalau kamu dan pasanganmu LDR-an. Wah pokoknya percaya banget lah ke kamu. Dan bakal lebih toleran sama ulah-ulah ajaibmu.

Cemburu sih pasti ada, sesekali pasanganmu pasti cemburu. Tapi soal ini itu dan lain-lainnya, dia akan lebih percaya dan menghindari konflik-konflik yang sepele. Soal kamu ketiduran karena nggak balas chat, dia akan lebih toleran dan dewasa.

5. Menyikapi masalah dengan bijaksana

Anti drama drama club. Hubunganmu dan pasangan bukan lagi hubungan yang menye-menye. Yang tiap ada masalah, dunia harus tahu. Kalau dia serius denganmu, dia nggak lagi dikit-dikit curhat di sosmed terlebih pekara masalahnya denganmu.

Konflik, pertikaian, dan perdebatan kecil akan disikapi dengan bijaksana. Yang menjadi pertimbangan juga bukan cuma kamu, tapi juga keluarga dan masa depan kalian. So, hati-hati kalau lagi ada masalah ya. Dieman-eman aja deh, jangan terlalu berapi-api.

 

Nah, Kalau pasanganmu sudah menunjukkan tanda-tanda keseriusannya, itu berarti cintamu  layak diperjuangkan. Godaan itu pasti ada tapi kalau bisa jangan goyah di tengah jalan, ya.

Maju terus sampai ke pelaminan. Semoga cintamu dan dia awet langgeng sampai maut memisahkan~

Tabungan Pernikahan Bisa Dimulai Sejak Umur 20 Lho! Caranya?

pernikahan haykal kamil tantri namirah

Memiliki hubungan percintaan di usia 20-an jangan disepelekan. Kamu, pasanganmu, atau mungkin kalian berdua punya harapan yang lebih dari sekedar pacaran. Saran Kita Muda nih, kalau udah cocok langsung aja. Menatap masa depan. Siap menikah. Siapkan diri dan yang nggak kalah penting: siapkan tabungan pernikahan.

Biaya resepsi pernikahan memang nggak murah. Tapi jangan sampai cuma gara-gara ini kamu jadi ciut. Kalau usiamu masih 20, atau mungkin di usia 22, kamu bisa kok mulai nyicil tabungan buat menikah. Kalau usia 25, biasanya otomatis sudah kepikiran buat nabung menikah.

Ya, usia bukan jadi patokan. Intinya kalau kita siap sejak awal, justru akan lebih bagus, kan? Kuy, Kita Muda mau menyarankan sekaligus bikin simulasi tabungan untuk yang ingin menikah. Caranya adalah…

1. Atur target ingin menikah di usia berapa dan hitung rentang waktu menabung

Menikah idealnya dan umumnya ada di usia 25 tahun. Kalau kamu sekarang berusia 22 tahun, setidaknya kamu punya rentang waktu tiga tahun untuk menabung.

Atur target mau nikah di usia berapa juga bisa banget. Ini memudahkanmu mengatur berapa yang harus kamu simpan per bulannya dengan jangka waktu berapa lama nabungnya.

Bikin kasaran angka kira-kira biaya pernikahanmu butuh berapa. Anggap saja Rp 60.000.000 nah dari situ kamu bisa memperkirakan berapa kamu harus menabung per bulannya.

2. Sisihkan setidaknya 15% dari gajimu

tabungan
Tabungan | via freepik.com

Berdasarkan poin pertama tadi. Kita Muda sarankan menabung setidaknya 15% setiap bulannya. Anggap saja gajimu Rp 3.000.000. Kamu dan pasangan menabung untuk 3 tahun.

15% x 3.000.000 = Rp 450.000 / bulan

Rp 450.000 x 2 orang = Rp 900.000

Rp 900.000 x 36 bulan = Rp 32.400.000

3. Kurangi budget kencan!

Ini penting nih. Sebenernya budget kencan itu yang bikin kamu secara sukarela agak boros lho. Makan di cafe A, B, C. Nonton film. Belum lagi kalau ke mall kepengin barang ini dan itu.

Kalau udah siap nikah, yuk kurang-kurangi yuk. Kalau biasanya kamu tiap bulan kasih budget Rp 400.000, coba aja atur jadi Rp 200.000 per bulan. Sisanya, tabung buat menikah. Nonton film di laptop aja. Hemat, nyaman.

Sisa budget kencan: Rp 200.000 x 36 bulan x 2 orang = Rp 14.400.000

4. Kalau ke kantor, biar hemat bawa bekal dari rumah

bekal makan
Bekal makan | via primarasa.co.id

Bukan cuma buat ngantor sih ini ya. Kalau kamu masih kuliah dan udah punya bayangan buat menikah bisa lho menerapkan cara ini.

Makan siang di luar tanpa disadari mampu menguras kantongmu. Kerasanya sih sedikit, tapi kalau setiap hari lama-lama kerasa banget lho borosnya. Boros, kalau kamu makan makanan mahal ala restoran ya.

Coba deh bikin bekal sendiri. Pakai sayur rumahan. Kalau beli di luar kamu bisa mengeluarkan Rp 15.000 per sekali makan, dengan bawa bekal mungkin pengeluaranmu cuma kira-kira Rp 7.500 per sekali makan. Selain bisa hemat, siapa tahu dengan racikan sendiri kamu bisa jadi lebih sehat kan.

Sisa uang jajan: Rp 7.500 x 365 hari x 3 tahun x 2 orang = Rp 16.425.000

5. Akhir pekan bisa digunakan untuk membuat peluang usaha bersama

Akhir pekan daripada buat mengeluarkan uang mending buat menghasilkan uang.

Little bit tricky. Usaha bareng pasangan itu gampang-gampang susah. Gampangnya, kalian udah tahu di mana kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sehingga bisa tahu kalau pasangan bisa diandalkan untuk meng-handle manajemen, operasional, atau keuangan, dan lainnya.

Susahnya, kadang rekan bisnis itu nggak enak kalau kecampur perasaan cinta. Kalau salah susah ditegur. Kadang juga nggak sevisi. Jangan sampai usaha bersama ini menghancurkan hubungan kalian ya.

Atau ide lain, kamu bisa saling belajar memperbaiki diri. Ikut seminar, ikut lomba, gabung komunitas, ikut kelas memasak, dan lainnya yang bisa meningkatkan kemampuan dirimu.

Anggap saja profit bisnis berdua: Rp 200.000 x 36 bulan = Rp 7.200.000

6. Mengganti kado ulang tahun yang lucu dan mahal dengan barang seserahan

seserahan
Seserahan | via seputarpernikahan.com

Kamu dan pasangan udah pacaran berapa tahun tuh? Gimana kalau tiap doi ulang tahun, kadonya diganti dengan barang seserahan?

Tapi harus ada kesepakatan dulu nih antara kalian berdua dan kedua orang tua masing-masing. Bahayanya kalau udah diniatin gini, nanti pas seserahan minta lagi barang yang sama. Kan sama aja bohong.

Ini bisa diterapkan kalau kalian sudah saling setuju pakai jurus ini ya. Khususnya calon istri nih, dengan nyicil seserahan tiap tahun bisa meringankan beban calon suami lho!

Anggaran seserahan per barang: Rp 200.000 x 3 tahun = Rp 600.000 (sudah lunas)

 

Itu dia simulasi kasar hitungan tabungan pernikahan.

Kalau kamu sudah merencanakan tabungan pernikahan sampai sedemikian rupa, Kita Muda cuma bisa bantu doa nih. Semoga kamu dan pasanganmu memang benar jodohnya ya. Semoga dilancarkan persiapan menikahnya! Semangat!

Itung-itungan Biaya Resepsi Pernikahan, Bisa Semurah Apa Sih?

resepsi pernikahan raisa hamish

Bicara soal pernikahan bukan hanya tentang cinta antara kamu dan dia. Lebih dari itu, ini tentang kesiapan menikah. Ada kesiapan mental, spiritual, fisik, ekonomi, komitmen, dan siap…a calonnya :p

Buat kamu yang lagi sibuk mempersiapkan pernikahan atau yang mungkin belum mau menikah tapi kepengin bayangin tentang pernikahan, Kita Muda mau kasih kamu rencana anggaran nih.

Biaya resepsi pernikahan biasanya membuat para muda-mudi menunda pernikahan. Ehm, apa iya semenakutkan itu? Kita itung-itungan dulu yuk, Kawan Muda.

Biaya nikah itu larinya ke mana aja sih? Dipakai buat apa sih? Dan, seberapa mahal sih? Check it out!

1. Venue

Hal pertama yang harus kamu pikirkan adalah soal venue. Ini penting banget karena biasanya gedung nikah itu harus di-booking setahun sebelumnya lho. Buset!

Tingginya permintaan menikah dan gedung nikah yang terbatas di suatu kota membuat pihak gedung memang menyewakan jauh-jauh hari sebelumnya.

Kamu akan diuntungkan kalau menikahnya di rumah. Nggak perlu sewa gedung. Tapi biasanya tetap sewa terop, kuade, panggung, meja, dan kursi.

Untuk biaya tergantung kota. Biasanya berkisar antara Rp 4-25 juta.

2. Undangan

Jumlah tamu undangan sangat menentukan seberapa besar biaya resepsi pernikahanmu. Kalau kamu hanya mengundang keluarga dan teman dekat, otomatis biaya yang kamu keluarkan nggak banyak-banyak.

Biasanya nih, di sini ini orang tua maunya ngundang banyak tamu sementara kamu maunya ngundang sedikit tamu aja. Saran dari Kita Muda sih, diskusi dulu sampai ketemu kata mufakat ya.

Kalau soal pernikahan, nggak usah banyak-banyak ngelawan orang tua deh!

Tips lagi, biar makin hemat kamu bisa banget pakai undangan online. Buat temen-temen kamu cukup pakai video atau foto aja. Buat temennya orang tua, baru deh pakai undangan cetak. Kalau bisa, yang cuma selembar. Biar hemat.

Biaya cetak per satu undangan berkisar antara Rp 2-10 ribu.
Biaya design ilustrasi pengantin berkisar antara Rp 25-100 ribu.

3. Catering

catering
catering | via verandabahrain.com

Pernikahan di Indonesia rata-rata besar biaya di bagian catering. Catering untuk resepsi pernikahan nggak mungkin cuma satu menu.

Ada menu buffee ada juga menu gubukan. Cara menghitung berapa porsi catering yang kamu pesan adalah:

Jumlah tamu undangan x 2 x 2 menu x 80%

Rumus dasarnya adalah jumlah tamu undangan dikali dua. Ini karena biasanya kalau orang ke kondangan itu bawa +1, nggak dateng sendirian. Meskipun ada juga yang dateng rame-rame segrup.

Dikali dua menu, karena tamu undangan biasanya makan lebih dari sekali.

Dikai 80% karena dari segitu banyak teman yang kamu undang, akan ada setidaknya 20% orang nggak bisa hadir.

Biaya catering buffee berkisar antara Rp 40-200 ribu per porsi.
Biaya catering gubukan berkisar antara Rp 10-50 ribu per porsi.

4. Souvenir

Souvenir pernikahan ini banyak banget macemnya. Dompet, tas, pemotong kuku, kopi, parfum, kue kering beserta toplesnya, cermin, alat dapur, dan lain-lain.

Apapun souvenirnya, biasanya dilihat dari kegunaannya. Nggak masalah kok pilih souvenir yang murah meriah, asalkan berguna.

Biaya souvenir berkisar antara Rp 2-50 ribu per satuan.

5. Fotografi

Ini nih, kamu sebaiknya berinvestasi di fotografi. Momen hari pernikahanmu nggak boleh terlupakan. Oleh karenanya, pilih vendor foto juga nggak boleh asal-asalan.

Biaya fotografi ini tergantung kebutuhanmu. Kamu maunya punya dokumentasi apa. Ada mulai dari prewedding, acara tradisional seperti siraman, pengajian, akad, hingga resepsi. Ada video, foto, hingga tambahan photobooth dan drone.

Kalau lagi survey vendor foto, lihat-lihat dulu aja di galeri Instagram atau website-nya ya. Cocokkan hasil foto dengan harga, sebanding nggak. Rundingan juga berdua dengan pasangan, maunya yang mana.

Kalau bisa juga cari vendor foto yang bisa on time. Referal dari teman atau kerabat yang terpercaya bisa kamu pilih. Pokoknya, buktikan dulu bagaimana cara kerjanya dari beberapa testimoni.

Biaya fotografi berkisar antara Rp 2-25 juta, tergantung kebutuhan.

6. Pakaian

Demi menunjang penampilan, pakaian di hari istimewa pun harus kamu perhatikan. Besarnya biaya untuk outfit ini lagi-lagi tergantung konsepmu mau gimana.

Mau bikin sendiri atau sewa. Seragam keluarga mau disewain atau dikasih kain. Mau ganti dua tiga kali atau pakai satu gaun dan jas saja.

Pokoknya, pastikan sesuai dengan hati nurani dan tema pernikahan secara keseluruhan ya. Pastikan kamu percaya diri saat memakai baju nikah yang sudah kamu pilih.

Biaya pakaian pernikahan berkisar antara Rp 300 ribu – 25 juta.

7. MUA

Sama halnya dengan baju atau outfit nikahan. Make up juga sangat mendukung untuk membuatmu tampil cerah dan segar.

Pengantin wanita nih yang demen ngurusin ginian. Pengantin pria mah, iya-iya aja. Biaya MUA sekarang juga nggak murah-murah amat lho. Kalau lihat standarnya, kamu bisa cek di Go Glam untuk kota-kota tertentu.

Biar hemat, kamu bisa minta tolong ke keluarga yang jago dandanin orang aja. Atau, latihan dulu dengan nonton tutorial make-up pengantin ala beauty vlogger. Dandan sendiri, lebih hemat deh!

Biaya MUA wedding berkisar antara Rp 200 – Rp 10 juta.

8. Dekorasi

pernikahan chelse olivia glenn alinskie
dekorasi pernikahan chelsea olivia | via bridestory.com

Kesan mewah dan sederhana suatu resepsi pernikahan biasanya terpancar lewat dekorasi pernikahan. Ceila, terpancar.

Iya, jadi mau seheboh apa, sedetail apa, atau seminimal apa dekorasimu akan menentukan seberapa besar biaya yang harus kamu keluarkan.

Selain tingkat kerumitan, vendor dekorasi juga memperhitungkan luas gedung. Balik lagi ke tema atau konsep pernikahanmu ya. Sesuaikan dekorasi dengan lokasi, jangan sampai dekorasi pernikahan membuat lokasi resepsimu terlihat sempit.

Biaya dekorasi berkisar antara Rp 1-25 juta.

9. Hiburan

Nggak ketinggalan, hiburan juga butuh biaya. MC, kalau menggunakan jasa MC dari pihak luar (bukan keluarga) juga ada biayanya.

Hiburan mau gambus, band akustik, electone, orchestra, atau solo saxophone juga perlu biaya. Di beberapa daerah juga ada hiburan non-musik seperti pertunjukan tari.

Kalau bisa nih, sesuaikan dengan selera rata-rata tamu yang datang ya. Biasanya yang akan menikmati hiburan di hari resepsi pernikahan itu tamunya. Kalau kamu si pengantin, ya sedikit lah. Paling-paling ke-distract dengan antrian salaman atau antrian foto.

But that’s okay, hiburan ini tujuannya biar acara syukuran pernikahanmu semakin ceria!

Biaya hiburan berkisar antara Rp 2-25 juta.

10. Administrasi KUA

Terakhir, administrasi KUA juga pastinya butuh biaya dongs. Biasanya besarnya Rp 600.000 kalau kamu mau menikah di luar kantor KUA. Biaya operasional ini sudah termasuk jasa penghulu dan administrasi.

Kalau mau hemat, nikahnya di kantor KUA aja pas weekday. Biaya? Gratis!

 

Hmm… apalagi ya kira-kira perintilan pernikahan yang butuh biaya? Any idea? Sharing dong!

Segini dulu aja ya, Kawan Muda. Buruan sekarang buka aplikasi kalkulator dan hitung berapa perkiraan biaya pernikahan yang kamu butuhkan.

Semoga pernikahanmu dilancarkan!

7 Tanda Seseorang Benar-Benar Serius dan Siap Menikah

tanda-siap-menikah

Pernikahan adalah tahap kehidupan di mana dua sejoli mengikat janji untuk setia selamanya dan merupakan prosesi yang sakral. Nggak main-main, ketika kamu mengatakan siap untuk menikah itu artinya kamu siap untuk membina rumah tangga bersama orang pilihanmu seumur hidup. Dan, seumur hidup itu bukan waktu yang singkat lho.

Alasan pernikahan nggak boleh asal, jangan sampai kamu menikah karena terdesak, karena perjodohan yang kamunya sendiri tidak menginginkan, lebih-lebih karena lelah dengan pertanyaan “kapan nikah?”

Terus, alasan menikah harusnya karena apa dong?

Nah, kamu bisa menjawab pertanyaan itu kalau kamu sudah menunjukkan tanda-tanda berikut ini. Simak terus yuk biar tahu seberapa siap kamu dan pasangan untuk menikah!

  1. Keluarga prioritas utama
    tanda-siap-menikah-memprioritaskan-keluarga
    keluarga | via pexels.com

    Memprioritaskan keluarga adalah yang utama. Ingat, ketika nanti kamu menikah keluargamu akan bertambah banyak lho. Bukan cuma orang tua dan saudara kandung, tapi ada anak, mertua, dan saudara ipar.

    Sudah bukan waktunya terlalu banyak nongkrong atau hangout sana-sini. Sebab seperti kata BCL:harta yang paling berharga, adalah keluarga~~
    Ya, intinya kamu harus bertanggung jawab sepenuhnya dalam membangun lembaga paling kuat di muka bumi: keluarga.

  2. Memperbaiki diri baik dari segi akhlak maupun ilmu
    Kalau mungkin kamu dan pasangan kemarin-kemarin sibuk main, sibuk nganggur-nganggur nggak jelas, dan sibuk leha-leha. Sekarang kalau kamu benar siap menikah, nggak ada lagi kayak gitu.
    Kamu akan mulai memperbaiki diri, baik dari segi akhlak maupun ilmu. Entah itu memperdalam ilmu agama, mulai mengasah betul skill yang kamu punya, dan menjadi seseorang yang lebih baik kepada sesama khususnya orang tua.

    Mana mungkin seseorang mengaku siap membina rumah tangga tanpa dibarengi dengan belajar memperbaiki diri?

  3. Saling percaya
    Ketika kamu serius dengan pasangan, hubungan asmaramu bukan hanya soal memberi cinta, nge-date, dan makan bareng. Lebih jauh dari itu, kamu akan saling percaya.
    Percaya tentang hal apa? Ya apapun. Karirnya, kesetiaannya, percaya bahwa dia bisa diandalkan, percaya bahwa dialah jodoh terbaik yang dipilihkan Tuhan untukmu.
  4. Menurunkan ego
    tanda-siap-menikah-suami-istri
    pernikahan suami istri | via pexels.com

    Siap menikah berarti mau nggak mau kamu harus menurunkan ego. Bukan lagi tentang “aku, aku, dan aku” tapi “kita, kita, dan kita”. Ini penting banget, Kawan Muda. Cobaanmu terhadap ego bahkan sering muncul ketika kamu mempersiapkan pernikahan.

    Apa-apa keputusan harus mufakat, kamu sudah nggak boleh lagi egois alias mementingkan diri sendiri. Apalagi kalau nanti sudah menikah, banyak kepentingan yang kamu pikirkan. Balik lagi, keluarga nomor satu.

  5. Berani berkomitmen
    Berani berkomitmen ini akan kamu tunjukkan secara lantang dan mantap di depan keluarga dan publik (khususnya bagi laki-laki). Kamu akan mengucap janji pernikahan. Yang tidak hanya sekedar janji, di dalamnya mengandung banyak keberanian yang harus kamu lakukan.
    Berani mengajari istri, berani mengambil risiko, berani menghadapi permasalahan apapun, berani nurut pada suami, dan ya, berani berkomitmen untuk terus bersama pasangan sehidup semati.
  6. Memperjuangkan masa depan, bukan hanya “menatap” masa depan
    Nah, ini tanda yang biasanya ditanyakan oleh orang tua. Soal bibit, bebet, bobot. Mau dibawa ke mana nantinya keluarga barumu ini? Mau keluarga yang seperti apa?
    Kamu bukan cenayang, memang. Tetapi ketika kamu mulai merencanakan masa depan secara nyata, jelas, bukan hanya mimpi. Dan ketika kamu benar-benar berusaha untuk mewujudkannya dengan usaha dan kerja keras artinya kamu benar-benar siap untuk menikah.
  7. Bahagia diciptakan berdua
    tanda-siap-menikah-bahagia-bersama-pasangan
    bahagia bersama pasangan | via pexels.com

    Menikah bukan happy ending. Menikah adalah the beginning of happiness. Kamu harus punya mindset bahagia itu diciptakan berdua. Mau nantinya di tengah perjalanan kamu akan kesusahan, ada duka, ada tangis, ada marah, dan lainnya kamu harus percaya bahwa asalkan bersama, kamu bahagia.

    Ketika kamu menikah, susah senang akan kamu syukuri. Kalau sekarang kamu masih berpikir “asal aku senang, urusan dia terserah dia” berarti kamu belum serius untuk menikah. Bahagia nggak ada takarannya, bahagia itu sederhana, sesederhana sah dan halal memilikinya. Uhuk.

Yup, itulah 7 dari sekian banyak tanda seseorang serius dan siap untuk melangkah ke jenjang pernikahan. Menikahlah karena ibadah, menikahlah dengan landasan cinta yang kuat, menikahlah……….jika sudah ada calonnya :p

Jadi, sudah seberapa siap kamu?

14 Ilustrasi Kelakuan Sang Istri, Emang Sukanya Bikin Gemes!

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics

Kehidupan rumah tangga tidak terlepas dari kemesraan suami istri. Tidak hanya lewat kata-kata, tapi juga perilaku sehari-hari. Potret inilah yang jarang diekspos ke publik oleh pasangan suami istri, sebab kelakuan unik ini cukup intim dan memang paling enak untuk dinikmati berdua saja.

Penasaran gimana tingkah istri kalau di rumah? Dirangkum dari akun instagram @lovehandlecomics, Rahul Singh, ilustrator asal Bangalore India ini menuangkan geliat istrinya lewat gambar ilustrasi yang keren! Mulai dari iseng sampai romantis, berikut beberapa kelakuan pasangan suami istri yang menggemaskan.

 

1. ‘Exercise’ versi istri tuh begini: renang telentang doang. Suka-suka istri deh ya

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-1
via instagram @lovehandlecomics

2. Memang agak hot, tapi istri emang bisaa banget kalau godain. Bikin suami nggak sibuk melulu sama laptopnya. Kira-kira, apa reaksi suami selanjutnya?

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-2
via instagram @lovehandlecomics

3. Gini nih kalau istri lagi ngambek. Dilihat dari belakang aja, rambutnya kayak monster! Waduuu…

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-3
via instagram @lovehandlecomics

4. Memang istri tuh nggak bisa diromantisin sedikit, bunga mawar mah lewat sama pesona suami itu sendiri. Ulu uluuu~

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-4
via instagram @lovehandlecomics

5. Gagal paham sama selera humornya istri. Tapi yaudah, iyain aja istri udah seneng kok

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-5
via instagram @lovehandlecomics

6. Eummm romantisnyaaa! Kayak judul lagunya The Shires nih: You’re my universe

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-6
via instagram @lovehandlecomics

7. Sengambek-ngambeknya istri, bakal luluh juga kalau digodain kayak gini. Yaa meskipun susah payah sih ngebujuknya. Semangat yaa, para suami yang dingambekin istri!

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-7
via instagram @lovehandlecomics

8. Paling cemburu kalau mau tidur ditinggal hp-an. Emang sih sun keningnya udah dilakuin, tapi….

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-8
via instagram @lovehandlecomics

9. Mungkin udah jadi hobinya istri, diem-diem pengen diperhatiin kayak gini. Uuu, turutin aja deh~

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-9
via instagram @lovehandlecomics

10. Sesibuk apapun kamu, sempatkan menengok istri kalau dia butuh apa-apa ya!

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-10
via instagram @lovehandlecomics

11. Ada-ada aja nih istri. Kok bisa kepikiran masuk perut? Sini sini sini kusuk-kusuk dulu~

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-11
via instagram @lovehandlecomics

12. Ciaaaa, kalau istri lagi sok ngeromantisin gini si suami cuma bisa senyam-senyum aja deh. Eh tapi beneran, istri tuh sayang banget lhoo sama kamu

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-12
via instagram @lovehandlecomics

13. Bisa jadi dalam rumah tangga tuh kerap berantem pada hal-hal nggak penting. Dan yang ngambek duluan, tentu saja biasanya istri. Tapiii… istri juga cepet luluhnya kok sama kelakuan unik suami

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-13
via instagram @lovehandlecomics

14. Suka heran nggak sih kenapa kamu bisa menikahi istri sepertinya? Yah, tapi namanya cinta sejati memang nggak bisa dinalar pakai otak. Aseekk~

ilustrasi-suami-istri-lovehandlecomics-14
via instagram @lovehandlecomics

Yaila, gemes bangett kaan! Pasangan suami istri emang kadang suka konyol gitu ya. Eh tapi justru yang kaya gitu itu momen yang bikin kangen dan bikin hari-hari lebih semangat. Kalau menurutmu gimana, Kawan Muda?