Selain Indonesia, Negara-Negara Ini Juga Jadi Korban Keteledoran Malaysia di Sea Games 2017!

13.409 views
via: liputan6.com

Pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara (SEA Games) ke-29 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, sepertinya menuai banyak kontroversi dan protes. Ya, kesalahan demi kesalahan dilakukan oleh pihak penyelenggara, yang entah sebuah kesengajaan atau bukan. Dan Indonesia menjadi salah satu korbannya.

Mulai dari insiden bendera Merah Putih yang terbalik, timnas U-22 yang kehabisan makan malam di hotel tempat mereka menginap, sopir bus timnas U-22 yang enggak tahu jalan sehingga mereka batal latihan, hingga walk-out-nya tim sepak takraw putri Indonesia karena merasa dicurangi wasit.

Kita memang berhak marah, namun kurang bijak jika kita tersulut emosi dan menyerukan perang terbuka kepada Malaysia di media sosial. Apalagi menuduh ini adalah dendam pribadi Malaysia. Karena tak hanya Indonesia yang mendapat perlakuan buruk seperti ini, beberapa negara peserta lainnya juga mendapat perlakuan serupa!

Enggak percaya? Sebagaimana dilansir dari YuKepo.com, berikut adalah sejumlah perlakuan kurang menyenangkan yang dialami negara peserta lainnya saat SEA Games 2017.

1. Timnas sepak bola wanita Thailand dibuat kecewa oleh panitia karena informasi yang salah terkait tempat latihan.

SEA Games 2017
via: yukepo.com

Timnas Thailand mendapatkan informasi dari  panitia bahwa lokasi latihan hanya berjarak 3 km dari hotel tempat mereka menginap. Ternyata oh ternyata, jaraknya 30 km, guys! 

Gara-gara informasi yang salah tersebut, timnas Thailand enggak mendapat waktu yang cukup untuk latihan. Yup, karena terlambat mereka hanya bisa berlatih 15 menit saja! Spencer Prior, selaku pelatih timnas sepak bola wanita Thailand, mencuitkan kekesalannya pada panitia SEA Games di Twitter.

2. Stasiun TV Myanmar tak mendapatkan akses untuk meliput jalannya pertandingan di stadion UiTM dan timnas sepak bola wanita Myanmar harus terlantar di depan stadion karena bus yang tak kunjung menjemput!

SEA Games 2017
via: yukepo.com

Panitia SEA Games menyatakan, fasilitas stadion tidak memungkinkan untuk diadakannya siaran langsung. Karena itulah, stasiun TV Myanmar enggak diberi izin untuk meliput pertandingan sepak bola di stadion UiTM. Pihak Myanmar merasa aneh, karena negara sekelas Malaysia tidak mungkin dong stadionnya biasa saja!

Tak hanya itu saja yang membuat Myanmar geram. Timnas sepak bola wanita Myanmar juga dibiarkan terlantar di depan stadion karena bus mereka tak kunjung datang. Peristiwa tersebut terjadi setelah Myanmar berhasil memenangkan pertandingan melawan timnas Malaysia. Usut punya usut, supir bus yang harusnya menjemput ditangkap pihak kepolisian Malaysia dan bus pengganti baru datang larut malam.

3. Ternyata, Brunei Darussalam juga mengalami insiden “bendera salah” seperti yang dialami Indonesia.

SEA Games 2017
via: yukepo.com

Di papan skor pertandingan renang indah, pihak panitia salah menggunakan gambar bendera Brunei Darussalam. Bendera yang harusnya dipajang di sisi nama Jacqueline Lim Guan Fan dan Nur Hafizah Ahmad, wakil Brunei di perlombaan tersebut, adalah bendera Brunei Darussalam.

Kenyataannya, pihak panitia malah memajang bendera tentara Kesultanan Brunei yang memiliki garis diagonal berwarna merah di tengah.

Melihat kesalahan fatal yang juga dilakukan Malaysia pada negara-negara peserta lainnya, menjadi bukti bahwa kejadian ini murni keteledoran Malaysia selaku panitia SEA Games 2017.

Kita memang enggak boleh diam saja, tapi kurang bijak juga jika seenak jidat menyerukan perang atau menghina masyarakat Malaysia yang sebenarnya tidak tahu apa-apa.

Semoga ketegangan kedua negara segera berakhir dan bertemu solusi terbaiknya, ya 🙂