Mengenal Eva Ekeblad, ilmuwan asal Swedia yang muncul ilustrasinya di Google Doodle.

Pada senin (10/7/2017), gambar potongan kentang dan talenan menghiasi halaman awal mesin pencari Google. Jika gambar tersebut diklik, akan menunjukkan segala informasi tentang Eva Ekeblad, seorang ilmuwan asal Swedia.

via: sok.riksarkivet.se

Eva Ekeblad, yang lahir di Swedia pada 10 Juli 1724, merayakan hari ulang tahunnya ke-293 dan Google membuat doodle spesial untuk memperingati hari kelahiran ilmuwan tersohor tersebut. Lantas, apa spesialnya Eva Ekeblad sehingga dijadikan doodle oleh Google?

Agronom yang membuat ekstrasi alhokol dan tepung dari kentang.

via: alibaba.com

Eva Ekeblad merupakan seorang bangsawan dan agronom asal Swedia yang menemukan cara mengekstrak pati kentang menjadi alkohol dan tepung gluten free. Penemuan epik Eva Ekeblad pada tahun 1746 tersebut mampu menyelamatkan rakyat Swedia dari bencana kelaparan.

Kentang sebenarnya telah dikenalkan di Swedia sejak tahun 1658, tapi hanya kalangan bangsawan saja yang membudidayakannya. Sebelum penemuan Ekeblad, kentang dianggap tidak dapat dikonsumsi manusia dan hanya diberikan pada hewan.

Ekeblad yang pernah mendengar bahwa orang German mampu membuat minuman berakohol dari kentang pun mulai menanam kentang dan menelitinya. Dia pun berhasil menemukan bahwa kentang bisa dimasak, dihancurkan, dan dikeringkan untuk dijadikan tepung.

Penemuanya mampu mengurangi angka kelaparan di Swedia dan membuat kentang lebih merakyat.

via: byvodka.com

Di usianya ke-24 tahun, Eva Ekeblad menyerahkan hasil temuannya ke Royal Swedish Academy of Sciences—organisasi kaum akademik tingkat tinggi di Swedia. Penemuan ini membantu memecahkan krisis pangan di Swedia, menggantikan gandum dan barley (jelai) sebagai makanan pokok, serta meningkatkan suplai minuman beralkohol di Swedia.

Atas penemuan dan kontribusinya, dia menjadi perempuan pertama yang diterima di sana. Eva Ekeblad tutup usia pada 1786 di usia 61 tahun dan semenjak kepergiannya, tak ada lagi perempuan yang mampu masuk keanggotaan Royal Swedish Academy of Sciences.

Meskipun dikenal sebagai sosok yang temperamental, Eva Ekeblad adalah orang yang ramah, adil, membumi, dan melindungi kaum petani. Oleh karena itu, sosoknya begitu membekas bagi masyarakat Swedia bahkan hingga sekarang.

Sumber: Kompas Tekno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *