Perlu Waspada, Inilah Tanda-Tanda Jika Kamu Dimanfaatkan Oleh Rekan Kerja di Kantor

760 views
Keluh kesah rekan kerja yang suka dimanfaatin temannya | via: bustle.com

“Ehm, ehm, boleh minta tolong (lagi) enggak? Soalnya kamu yang paling jago ini kayaknya…”

Sebenarnya, permintaan tolong semacam itu akan terasa biasa-biasa saja kalau yang meminta bukan orang yang itu-itu lagi! Apalagi kalau dia memasang mimik wajah yang bikin kita mau nolak enggak enak, tapi mau nolongin juga enggak sempat. Kamu pernah enggak mengalamin hal begini di kantor?

Tak bisa dipungkiri bahwa sebagian besar pegawai tentu ingin menjadi rekan kerja yang bersahabat dan bisa diandalkan. Namun terkadang, niatan baik tersebut disalahartikan oleh rekan kerja yang sedikit sadis.

Yup, mentang-mentang image kamu adalah pegawai yang suka menolong sesama dan sangat diandalkan, ada oknum-oknum tertentu yang mencoba memanfaatkanmu di balik kedok wajah melas minta tolong mereka.

Okelah kalau hanya sekali atau dua kali—dan bukan minta tolong yang gimana banget gitu. Kalau sudah sering banget dan naik-naik ke puncak gunung permintaan mereka, mending kamu pasang tameng biar enggak terus-terusan dimanfaatin.

Jangan sampai nih ya, kerjaan punya mereka ternyata kamu yang ngerjain semua! Nah lho, ogah banget kan dimanfaatkan sama oknum magabut ini?! Biar terbebas dari lingkaran setan tersebut, yuk, kenali tanda-tanda atau gerak-gerik rekan kerja yang suka manfaatin orang!

1. Selalu mendekatimu ketika dia sedang membutuhkan bantuan

Pertamanya sok diakrab-akrabin, nanti ujung-ujungnya pasti ada yang diminta | via: synergygbl.com

Ucapannya semanis sebuah donat karamel kalau dia sedang kebakaran jenggot butuh bantuan. Yang biasanya cuek bebek (dan bahkan enggak menganggap kamu eksis di dunia ini!), eh, mendadak sok akrab kayak sudah sering nongkrong bareng pas makan siang.

Pertamanya sok diakrab-akrabin kan, nanti ujung-ujungnya pasti ada yang diminta, entah itu minta tolong dibantuin kerjaannya biar cepat kelar atau bahkan mau ngutang. Hemm, pokoknya ada maunya, deh! Ngeselinnya, saat kamu yang butuh bantuan, mereka malah ngibrit!

2. Tiba-tiba memberi keputusan tanpa tanya dulu ke kamu

Tiba-tiba memberi keputusan tanpa tanya dulu ke kamu | via: thejobnetwork.com

Kamu belum bilang iya dan bahkan belum menyerap apa yang dia katakan, eh, sudah ditinggal begitu saja. Contoh kasusnya bisa saja saat dia minta tolong dibelikan makan siang di warung X. Kamu belum mengiyakan kalau mau beli makan siang ke arah sana, dia sudah nyelonong pergi dan meninggalkan uang tunai sesuai pesanannya. KZL ENGGAK?!?

Atau saat kamu sudah siap-siap mau pulang, dia tiba-tiba minta tolong sesuatu yang berhubungan dengan kerjaan karena kebetulan kalian satu divisi. Belum kamu iyakan, dia sudah ngibrit entah ke mana dan meninggalkanmu yang mematung memandangi kerjaan ‘baru’ darinya. Nasib, padahal mau pulang :”(

3. Hanya memberi perintah dan memperlakukanmu seenak sendiri

Jangan sampai lengah kalau enggak mau disuruh-suruh terus sama dia.| via: themuse.com

Nah, ini hampir mirip dengan sikap oknum yang ada di poin sebelumnya. Hanya saja yang ini udah hilang urat sopan santunnya. Sikapnya bossy dan songong abis, bikin kamu pengin nyakar.  Kalau minta tolong tuh berasa dia lebih tua atau lebih tinggi jabatannya dari kamu—ehm, padahal teman sepermainan!

Teman yang seperti ini memang susah diingatkan, karena kamu udah kalah bersilat lidah duluan. Namun jangan sampai lengah kalau enggak mau disuruh-suruh terus sama dia. Harga diri bisa diinjak-injak nih kalau dibiarin terus sikapnya :”(

4. Selalu mengharapkan pengorbanan

Berkorban demi teman bukanlah hal yang dilarang, kecuali kalau teman kamu itu sedikit enggak tahu diri | via: blog.elitemeetings.com

Berkorban demi teman bukanlah hal yang dilarang, kecuali kalau teman kamu itu sedikit enggak tahu diri, hehe. Kamu pasti pernah atau punya nih rekan kerja yang punya karakter seperti ini. Jadi, orang init tuh enggak mau rugi deh, pokoknya dialah pihak yang harus menerima pengorbanan darimu.

Hari ini, besok, dan seterusnya, kamulah yang terus-terusan ‘mengalah’ demi kesejahteraannya. Misal nih, saat dia harus izin pulang cepat, semua tugasnya diberikan padamu (pas kamu minta tolong dia sering nolak!). Atau saat ada tugas penting di hari itu, dia seenaknya saja ambil cuti. Pokoknya selalu mau merdeka di atas penderitaan orang lain, deh.

5. Tiba-tiba pinjam uang dengan macam-macam alasan dan susah jika ditagih

Rekan kerja yang hobi ngutang ini punya banyak strategi untuk menjadikan kita sebagai pundi-pundi uang mereka| via: businessinsider.com

Wah, yang satu ini adalah rekan kerja super nyebelin sih. Tipe-tipe ditagih nolak, didiemin ngelunjak gitu lah. Kalau orangnya drama abis, bisa-bisa image kita yang jadiburuk di mata rekan kerja lain. Padahal ya dia yang suka utang dan pura-pura amnesia.

Karena rekan kerja yang hobi ngutang ini punya banyak strategi untuk menjadikan kita sebagai pundi-pundi uang mereka, jadilah orang yang tegas saat mereka sudah menunjukkan tanda-tanda mau minjem duit. Biasanya sih saat bayar makan bareng-bareng atau saat nitip beli makanan, mereka akan beraksi. Jadi jangan lengah, ya!

***

Rekan kerja memang unik-unik karakternya. Ada yang baik banget sampe bikin kita terharu, ada juga yang ngeselinnya level akut dan bikin nyebut. Kamu pasti punya beberapa keluh kesah rekan kerja dengan kasus yang berbeda-beda tentunya.

Atau jangan-jangan. kamu malah lebih sering berkeluh kesah terkait profesi yang sedang dijalani sekarang? Seperti si Louis ini, yang menyuarakan keluh kesah editor video, mulai dari menjadi dukun untuk kliennya hingga tuntutan revisi tiada akhir.

Hemm…emang ya, hidup ini enggak mudah buat kaum pekerja seperti kita-kita, hehe. Nah, biar enggak menanggung keluh kesah sendiri,  coba deh intip kanal YouTube UD Samber Rejeki. Di sana kamu bakal nemuin video seputar anak muda dan dunia kerja yang dijamin kamu banget deh.