Kita tentunya menginginkan pelayanan yang baik dan efektif ketika mengurus sesuatu di kantor pemerintahan. Namun, bagaimana jika petugas tidak melayani kita dengan maksimal? Parahnya, mereka malah berbuat kasar di depan kita?

Hal buruk inilah yang dialami oleh seorang wajib pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Lubuk Pakam, Medan, Sumatera Utara. Dalam sebuah video yang diunggah oleh pengguna Facebook  Husein Siregar pada 4 Juli lalu, tampak petugas perempuan sedang bersitegang dengan seorang lelaki yang membayar pajak.

Petugas perempuan tersebut tampak sangat marah terhadap wajib pajak. Bahkan, dia juga melemparkan sesuatu ke arah si wajib pajak. Tidak diketahui apa penyebab pertengkaran keduanya karena yang diunggah hanya potongan video yang menunjukkan bagian pertengkaran keduanya saja.

Menurut klarifikasi Kepala Seksi Kerja Sama dan Humas Kanwill DJP Sumatera Utara I, Rebhina Sukmasari, perselisihan dimulai ketika wajib pajak meminta nomor seri faktur pajak. Petugas pun meminta password untuk memprosesnya, namun saat dimasukkan dalam aplikasi, passwordnya ditolak. Si wajib pajak tetap kukuh bahwa password-nya benar dan akhirnya salah komunikasi terjadi.

via: keepo.me

Video yang langsung viral di media sosial ini mengundang banyak pro kontra dari netizen. Ada yang menyalahkan tindakan petugas pelayan pajak yang sama sekali tidak menunjukkan sikap seharusnya sebagai “abdi negara”. Tak sedikit juga yang menyarankan netizen lain untuk bijak dan melihat dari dua sisi.

Ya, itu hanyalah potongan video yang sudah mencapai klimaks. Kita semua tidak tahu apa akar masalahnya dan men-judge begitu saja adalah tindakan yang kurang tepat. Namun memang cukup disayangkan sikap petugas yang tidak bisa menahan diri.

via: keepo.me

Kesabaran memang ada batasnya, tapi dia bekerja di bidang pelayanan publik. Membentak apalagi melempari customer sepertinya bukan cara yang dianjurkan.  Namun kabar baiknya, perselisihan di antara kedua belah pihak berhasil diselesaikan dan keduanya pun sudah saling memanfaatkan.

Wah, jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali, ya. Kawan Muda sebagai customer juga jangan semena-mena memperlakukan pihak yang melayani agar tidak terjadi kesalahpahaman seperti ini. Kalau menurut pendapatmu bagaimana?

Sumber: Keepo.me