Dari SD belajar EYD, yakin sudah tahu ejaaan Bahasa Indonesia yang benar?

Berapa lama kamu belajar Bahasa Indonesia? Dari SD hingga perguruan tinggi, pelajaran Bahasa Indonesia selalu ada. Materi seperti EYD dan kalimat baku atau tidak baku menjadi subjek yang tidak bosan-bosannya diajarkan. Namun, sadar enggak sih kalau kita masih belum melek EYD meskipun telah mempelajarinya bertahun-tahun?

Ya, faktanya sih banyak  kata dalam bahasa Indonesia yang ternyata salah kita gunakan, entah saat melafalkannya atau saat menuliskannya. Parahnya lagi, kata-kata yang kurang tepat tersebut “diamini” sebagai yang benar dan digunakan oleh sebagian besar orang Indonesia selama bertahun-tahun. Waduh, kalau diibaratkan penyakit nih, bisa makin kronis kalau enggak diperbaiki.


BACA JUGA:


Nah, kira-kira kata apa saja sih yang biasanya salah diucapkan atau ditulis? Yuk simak daftarnya di bawah ini, seperti yang dilansir dari Idntimes.com.

1. “Ramadhan” adalah kata dalam bahasa Inggris sehingga penggunaannya tidak baku.

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

2. Oh, ternyata yang benar itu frustrasi. Di bahasa Inggris saja frustration, kok diterjemahin malah jadi “frustasi”! Jangan dikorupsi ah huruf “r”-nya…

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

3. Enggak usah gaya-gayaan pakai “alumnus” kalau lagi tanya ke orang mereka lulusan mana atau mau nulis di profil media sosial kamu lulusan mana, hehe.

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

4. Ternyata yang benar tetap pakai “bus” bukan diganti “bis”. Jangan lupa-lupa lagi, ya….

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

5. CO-KE-LAT, ditulis sama seperti saat kita melafalkannya, ya, hihi…

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

6. Waini yang sering keliru. Kata-kata semacam diagnosis, hipotesis, dan analisis sering diplesetkan jadi diagnosa, hipotesa, dan analisa!

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

7. Siapa yang hari ini masih suka bilang “hembusan napas”?

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

8. Banyak destinasi wisata ditulis dengan nama “goa”, ternyata menurut KBBI yang benar itu “gua”.

9. Aduh, kalau tadi korupsi huruf “r” sekarang malah ditambahin huruf lain. Yang benar harfiah ya, harfiah. Titik.

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

10. Ternyata yang benar “mengimbau” saudara-saudara….

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

11. Hayoloh, pasti kamu seringnya bilang “kaos” kan? Hehe, pakai “kaus” mulai dari sekarang.

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

12. Enggak usah dibikin berakhiran “b” deh. Dilafalkannya saja seperti “p”, kok seringnya ditulis pakai “b” ya?!

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

13. Wah, ternyata yang benar “narkotik” saja, guys. Sering dengar di berita disebutnya “narkotika”. Jadi latah deh….

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

14. Bukan “politisi” juga ternyata, tapi “politikus”. Baru tahu nih!

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

15. Nah, petik di atasnya dihilangkan saja, ya! Nulis “Jumat” juga jangan “Jum’at”, hehe…

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

16. Ternyata kalau enggak disingkat, nulisnya tuh “sentimeter”. Tapi kalau disingkat ya pakai “cm” saja jangan “sm”!

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

17. “Perhatikan dengan “saksama”, ya…”

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

18. Nah lho, ternyata yang benar begini!

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

19. Siapa yang suka makan terung? Jangan salah tulis lagi, ya.

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

20. Adanya juga utang piutang. Sejak kapan jadi hutang pihutang? Hihi…

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

21. Pakai “z” ya….

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

22. Kalau yang ini juga pakai “z”, bukan “dz”, hehe.

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

23. Sila bukan silah

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

24. Ohhh, ternyata respons yang benar, bukan respon. Iya sih, kan responsif, bukan responif!

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

25. Pasti mengira tulisan yang benar itu kurang baku kan selama ini?!

via: Francisca Christy Rosana/IDNtimes

Wah, ternyata banyak juga ya kata dalam bahasa Indonesia yang sering salah digunakan. Hemm, di atas saja masih 25 kata, belum lagi yang lainnya! Kira-kira ada lagi enggak kata yang sering salah cara nulis atau bacanya? Share yuk di kolom komentar biar semua pada tahu.

Semoga artikel ini bermanfaat ya, Kawan Muda 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *