Percaya atau tidak, sekitar 46% orang di dunia ini belum pernah melihat salju sama sekali. Apalagi orang yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia, melihat salju adalah hal yang mustahil.

via: marketwatch.com

Ya, kecuali Kawan Muda merencanakan liburan ke luar negeri, khusus untuk melihat salju—ini sih sudah beda cerita. Sebenarnya di Indonesia ada salju, tapi kamu harus ke Puncak Cartensz yang ada di Pegunungan Jayawijaya terlebih dahulu.

via: lensajelajah.com

Salju memang relatif sukar terjadi di Indonesia, kecuali ada faktor-faktor lain yang mempengaruhinya. Misalnya saja ketinggian lokasi yang memungkinkan salju terjadi (seperti di Puncak Cartenz) atau ada anomali lain yang menyebabkan temperatur mengalami penurunan sangat ekstrem.

Namun anehnya, baru-baru ini beredar video singkat di Instagram yang menunjukkan bahwa di Indonesia ada hujan salju. Video tersebut diambil di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah.

Saat dingin sdh tiba dan bunga es pun hadir di pagi hari…..

A post shared by Kelik Alamsyah (@kelikalamsyah) on


Video “hujan salju di Dieng”  pertama kali diunggah oleh Kelik Alamsyah di Instagram. Dalam video tersebut, rerumputan tampak membeku di pagi hari.

Dan setelah di-repost akun @mountnesia pada Rabu (26/7/2017), video tersebut sukses membuat netizen heboh dan bertanya-tanya. Apakah benar di Dieng turun hujan salju?

via: tribunnews.com

Agaknya banyak yang salah kaprah dengan video ini. Pasalnya, fenomena mirip hujan salju itu ternyata sudah biasa terjadi di Dieng saat musim kemarau. Warga lokal menyebut fenomena tersebut dengan istilah “embun upas“.

via: kompasiana.com/saifuniam

Embun upas adalah embun pagi yang membeku, lantaran suhu udara minus sehingga berubah menjadi kristal es. Embun ini umumnya terjadi di pagi hari pada musim kemarau, yaitu saat suhu berada di bawah 0 derajat celcius.

Meskipun tampak cantik dan menarik minat banyak wisatawan untuk berkunjung, embun upas ternyata merusak sayuran dan bisa mengakibatkan petani gagal panen.

Sumber: TribunTravel.com