Selalu Jijik Saat Lihat Lubang? Mungkin Kamu Menderita Trypophobia

Masing-masing orang pasti memiliki ketakutan pada hal-hal tertentu. Ada yang takut binatang tertentu, takut ketinggian, atau bahkan takut dengan hantu.

Ketika rasa takut yang kita alami dalam kondisi wajar, sebenarnya tidak menjadi masalah. Namun, jika kamu memiliki rasa takut berlebihan terhadap suatu hal bahkan sampai keringat dingin atau melukai diri sendiri saat melihatnya, ini tandanya kamu menderita fobia.

via: fearsphobiashypnosisnewyork.org

Fobia ada macam-macam jenisnya. Mungkin Kawan Muda familiar dengan fobia ketinggian, gelap, atau fobia berada di ruang sempit. Pernahkah kamu mendengar tentang fobia melihat lubang atau hal yang berbentuk menyerupai gelembung?

Kondisi yang dinamakan trypophobia ini menyebabkan seseorang merasa jijik yang ekstrem saat melihat gambar lubang atau gelembung.

via: iflscience.com

Menurut penelitian Tom Kupfer yang dimuat dalam jurnal Cognition and Emotion, seperti yang Kita Muda kutip dari Kompas.com , pengidap trypophobia akan merasa terkontaminasi saat melihat lubang. Mereka merasa gatal seperti ada sesuatu yang berjalan-jalan pada kulit.

Dalam penelitiannya, Tom Kupfer melakukan eksperimen terhadap 300 orang pengidap trypophobia dan 300 mahasiswa yang tidak memiliki trypophobia. Kedua kelompok tersebut diberi 32 foto yang berhubungan dengan penyakit seperti ruam, bekas luak cacar, dan kumpulan kutu darah yang membesar; dan foto lubang bor di dinding serta biji bunga teratai.

via: thesun.co.uk

Hasilnya, mahasiswa yang tidak memiliki trypophobia hanya jijik saat melihat lubang bekas penyakit. Sedangkan pengidap trypophobia tak hanya merasa jijik saat melihat lubang akibat penyakit saja.

Mereka bahkan cemas dan jijik saat melihat foto lubang bor di dinding dan biji bunga teratai. Bahkan salah satu peserta yang menderita trypophobia mengatakan, dirinya merasa lubang yang dilihatnya berada di lengan, kaki, dan seluruh tubuh. Dia pun menggaruk kulitnya sampai berdarah.

via: wikihow.com

Meskipun penderita sangat mungkin melukai tubuhnya, trypophobia belum dianggap sebagai gangguan mental di dunia psikiatri. Kupfer pun masih berusaha menyelidiki lebih jauh tentang jenis fobia ini dan kemungkinan mengobatinya.

Setelah membaca penjelasan di atas, apakah Kawan Muda salah satu penderita trypophobia?