7 Hal yang akan terjadi jika kamu berhenti menggunakan media sosial

bahagia
Foto : www.huffingtonpost.com

Sebelum Mark Zuckerberg menciptakan Facebook, kita masih “berhubungan” dengan keluarga dan teman-teman. Sebelum era media sosial, kehidupan berasa lebih hidup, masih bisa merasakan birunya langit, dan kita bisa merasakan matahari terasa lebih panas karena seringnya bersosialisasi dengan dunia luar.

Jika kamu memutuskan berhenti dari media sosial, bayangin aja nggak hanya kumpul keluarga dan tingkat sosialisasi aja yang meningkat tapi ada 7 hal lain yang akan terjadi  jika kamu benar-benar putus dengan media sosial.

1. Kamu akan jauh lebih bahagia dan lebih puas dengan kehidupan.

sahabat
Foto : www.understood.org

Dalam realitas virtual media sosial, sangat mudah untuk membandingkan hidupmu dengan orang lain. Hal itu bisa berakibat pada meremehkan diri sendiri karena kamu ingin menjadi seperti mereka. Kamu jadi mencintai hal-hal yang mereka miliki, hidup tampaknya begitu menyenangkan bagi mereka sementara hidup kamu gitu-gitu aja dan terasa membosankan.

Mereka mendapat pekerjaan sesuai impian sementara kamu masih pengangguran. Mereka berlibur mengunjungi negara yang satu dengan yang lain sedangkan kamu tetep di rumah. Mereka menikah dan memiliki bayi yang unyu, kamu jadi apa sekarang? Pacar aja nggak punya. Hmmm…

Di media sosial, semua orang posting gambar terbaik mereka dan momen-momen terbaik. Kamu nggak pernah tau apa yang terjadi sesungguhnya di balik layar smartphone miliknya, bisa jadi dia sekarang mendapat pekerjaan tapi dibalik pekerjaan itu dia selalu dimarahi bosnya, dia bekerja dengan sangat membosankan. Banyak hal yang terjadi dan kamu nggak mengetahuinya.

Jadi, kenapa harus sibuk membandingkan kehidupanmu dengan kehidupan virtual di media sosial dan merasa sengsara? Sepertinya itu adalah hal terbodoh yang dilakukan ketika kamu lebih percaya gambar dan tulisan dibandingkan dengan kehidupan nyata. Tutup media sosialmu sekarang dan berbahagialah.

2. Tanpa media sosial akan jauh lebih produktif.

produktif
Foto : www.huffingtonpost.com

Sadarlah bahwa banyak hal yang bisa dilakukan tanpa media sosial. Kamu bisa menemukan cara untuk membuat impianmu lebih nyata.

Entah itu mulai membuka bisnis, belajar skill baru atau menciptakan suatu kegiatan yang berguna untuk wawasanmu.  Daripada membuang-buang waktu di media sosial, lebih baik menginvestasikan waktu pada hal yang membuatmu lebih produktif.

Cobalah untuk membatasi penggunaan media sosial dengan konsisten, bilangnya main 15 menit tapi kebablasan sampai 2 jam. Yah sama aja dong.

3. Kamu akan menjadi orang yang mudah bersyukur.

sendiri
Foto : www.goodhousekeeping.com

Berhenti menggunakan media sosial sama saja dengan mengurangi resiko kecemburuan sosial, seperti pada poin pertama. Kamu jadi lebih bahagia dan mampu mensyukuri dengan nikmat yang ada. Kehidupanmu ya cuma kamu  yang tahu tanpa membandingkan dengan orang lain.

Masa bodoh dengan kekayaan orang lain yang dipamerkan di media sosial yang terpenting adalah segera log out dan mulai hitung berapa jumlah nikmat dan berkah yang kamu dapat sekarang agar lebih bersyukur.

BACA JUGA : 20 Tips sederhana agar hidupmu lebih bahagia

4. Lebih memiliki hubungan yang baik dengan keluarga dan teman-teman.

boros jajan
Foto : www.rd.com

Media sosial mengklaim akan mendekatkan kamu dengan keluarga dan teman-teman, apa itu benar?

Kalau masalah jarak sih emang bener, dengan media sosial, yang jauh akan terasa dekat. Tapi kalau masalah hubungan?

Seberapa sering sih kamu memilih untuk bermain HP daripada ngobrol dengan teman sebelahmu? Seberapa sering sih kamu wifi-an dari pada melakukan aktivitas di luar rumah? Seberapa sering kamu lebih memilih chatting dibanding dengan mengunjungi rumah saudaramu?

Media sosial dapat mengklaim untuk menghubungkanmu dengan keluarga dan teman-teman, namun pada kenyataannya memutuskan hubunganmu dengan mereka. Ketika kamu putus dengan media sosial, kamu akan menyadari bahwa memiliki ruang untuk bicara tanpa gangguan media sosial adalah cara yang bagus untuk ikatan agar tetap terhubung dengan keluarga dan teman-teman.

Mungkin harus kembali ke 90an, yang bisa bahagia meski tanpa media sosial atau gadget sekalipun.

5. Kamu akan melihat betapai indahnya dunia ini.

sukabumi
Foto : Instagram @felgra_photography

Apa enaknya menikmati pemandangan melalui gambar tanpa pergi ke sana sendiri? Apa sih nikmatnya kamu cuma bisa membaca artikel Lia tentang pariwisata di Belitung tanpa benar-benar mengunjunginya?

Kekuatan media sosial justu membuat kita semakin malas dan mempercayai bahwa realita sebenarnya sudah terwakilkan dalam realita virtual.

Ayolah bergerak! Daripada menghabiskan sebagian besar waktumu di media sosial, kamu bisa menghabiskannya dengan mengunjungi pantai, hutan, dan menghargai alam. Kamu bisa melihat betapa indahnya negeri ini jika BENAR-BENAR menjelajahinya.

6. Kamu semakin inovatif.

berinteraksi di kantor
Foto : www.layawellness.ie

Ketika kamu terus-menerus terganggu oleh media sosial, otakmu jadi tertutup untuk masalah kehidupan nyata dan menjadi kurang inovatif.  Sebaliknya, ketika kamu putus dengan media sosial, kamu akan menjadi lebih inovatif dan dapat meningkatkan kehidupan.

Mungkin akan perlu lebih banyak uang, tetapi kalau nggak dilakukan sekarang dan hanya berangan melalui media sosial nggak akan jalan juga men. So, letakkan HP mu sekarang dan buat sebuah ide tentang bagaimanacara untuk mendapatkan uang.

7. Kamu akan lebih smart dan bijaksana.

bekerja
Foto : www.fastcompany.com

Ketika kamu memutuskan untuk log out dari media sosial dan masuk ke kehidupan nyata, kamu akan menghabiskan waktu dengan bijaksana padahal-hal yang bermanfaat, seperti membaca buku atau pergi olahraga. Bukankah itu membuatmu menjadi orang yang lebih baik dan smart? Daripada mengeluh soal si A yang pamer tas, si B yang upload foto sama pasangannya kan mending olahraga, beres-beres rumah atau ngapain gitu.

Written by Lia Sylvia

Apa ya ???