Ragam Peringatan Tahun Baru Islam di Indonesia

355 views
tabligh akbar tahun baru islam
tabligh akbar tahun baru islam | via wartabahari.com

Tahun Baru Islam 1441 H di tahun 2019 jatuh pada tanggal 1 September 2019. Seperti biasa, banyak daerah atau kota-kota di Indonesia yang memperingatinya dengan cara yang beraneka ragam.

Beberapa contohnya adalah seperti berikut ini.

1. Festival Meriam Bambu di Jambi

Setiap tahunnya, warga selalu menyambut Tahun Baru Islam dengan menggelar tabligh akbar dan festival meriam bambu. Kalau tabligh akbar nggak kaget ya, Kawan Muda. Hampir semua daerah melaksanakan tabligh akbar untuk memperbarui semangat keislaman.

Nah kalau festival meriam bambu ini bisa jadi cuma bisa kamu temui di Jambi setiap malam Tahun Baru Hijriyah. Tahun ini diselenggarakan di halaman kantor Gubernur Jambi.

Dilansir dari liputan6, Gubernur Jambi Fachrori Umar melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah, menyatakan “Yang paling menarik dari perayaan menyambut 1 Muharram ini yakni festival bedil yang saat ini mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Festival meriam bambu atau bedil ini akan kembali mengingatkan masyarakat akan permainan tempo dulu.”

2. Kirab Pusaka di Keraton Surakarta

kirab pusaka surakarta
kirab pusaka surakarta | via liputan6.com

Malam 1 sura atau malam awal pergantian tahun baru Islam sering dirayakan dengan hal-hal unik selain pawai obor dan tabligh akbar. Kita meluncur ke Surakarta, kota dengan sejuta budaya ini memperingati dengan kirab pusaka.

Kirab pusaka digelar oleh Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Puro Mangkunegaran Solo.

Kirab dimulai setelah pukul 23.00 dengan mengelilingi daerah sekitar keraton, lalu berjalan ke Jl. Kapten Mulyadi, Veteran, Yos Sudarso, Slamet Riyadi, hingga kembali ke keraton.

Uniknya, di antara beberapa kirab benda pusaka adalah kirab kebo bule. Kebo bule adalah kerbatu keturunan Kyai Slamet yang dipercaya sebagai adat dan budaya khas Surakarta.

3. Pembagian Ribuan Ekor Ayam di Garut

1 Muharram 1441 H kali ini juga diramaikan dengan tradisi yang unik dari Garut. Ada pembagian ribuan ekor ayam di malam pergantian tahun baru.

Serangkaian acara seperti pawai obor, tabligh akbar, dan kado istimewa berupa pembagian ribuan ekor ayam kampung pada warga secara gratis.

Di samping itu, pihak penyelennggara juga membagikan sekitar 6.000 paket sembako. Tujuannya agar memotivasi warga untuk beribadah dan meningkatkan potensi diri agar menjadi lebih baik dan mandiri di tahun baru ini.

4. Tradisi Tabut di Bengkulu

tradisi tabut
tradisi tabut | via tirto.id

Tradisi bertajuk Tabut yang ada di Bengkulu ini berlangsung selama sepuluh hari di awal Bulan Muharram, dimulai sejak malam awal pergantian Tahun Baru Hijriyah.

Ada dua rangkaian kegiatan yang diselenggarakan bersamaan. Pemerintah yang menggelar festival tahunan Tabut Bengkulu dan 17 keluarga pewaris tradisi Tabut yang tergabung dalam Kerukunan Keluarga Tabut (KKT) Bengkulu akan melakukannya secara budaya dan adat.

Prosesi ini juga dilengkapi dengan acara kajian dan dzikir berjamaah di Musala dekat komplek pemakaman Syeh Burhandudin atau Imam Senggolo di TPU Karabela Kota Bengkulu.

Acara ini sangat sakral. Melibatkan prosesi ambik tanah di malam hari dari 17 keluarga pewaris tradisi tabut. Keluarga Tabut Imam yang melakukan prosesi ambik tanah di kawasan Pantai Nala. Sementara keluarga Tabut Bangsal melakukan ambik tanah di bawah Benteng Marlborough.

Sebelum berangkat menuju lokasi ambik tanah, para pewaris tradisi ini akan berpamitan dengan Raja Agung atau Gubernur Bengkulu sebagai pemimpin daerah ini di Balai Raya Semarak Bengkulu.

5. Grebeg Suro di Ponorogo

Grebeg Suro adalah cara umat muslim di Ponorogo untuk menyambut Tahun Baru Islam. Wujudnya adalah pesta rakyat dengan berbagai prosesi adat. Mulai dari penampilan reog ponorogo, pawai lintas sejarah, kirab pusaka, larungan risalah doa, dan tabligh akbar.

Banyak orang Ponorogo yang semangat melaksanakan acara tahunan ini. Semarak Grebeg Suro dipercaya akan membawa keberkahan bagi yang merayakan.

 

Itulah beberapa cara orang Indonesia merayakan malam pergantian Tahun Baru Islam. Kalau di daerahmu, seperti apa Kawan Muda?

Selamat Tahun Baru Hijriyah 1441 ya. Semoga kita selalu menjadi pribadi yang lebih baik dan diberkahi olehNya. Aamiinn!