Gili Lawa Terbakar, Indonesia Juara Trip Buka Suara

3.579 views
kebakaran gili lawa
Foto : Wartakota - Tribunnews.com

Rabu (1/8) malam kemarin, sekitar pukul 20.00 WIB, Gili Lawa di Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kebakaran dan diperkirakan sebanyak 10 hektare lahan hutan hangus terbakar.

Gili Lawa Darat merupakan salah satu spot wisata favorit di Taman Nasional Komodo yang biasa dikunjungi wisatawan baik domestik dan mancanegara. Di kawasan ini, setelah menyelam para wisatawan bisa menikmati sunset atau sunrise di Gili Lawa Darat.

Berdasarkan informasi yang Kitamuda.id peroleh dari situs detikCom, kru kapal dan wisatawan diperiksa polisi terkait kebakaran yang menghanguskan Gili Lawa, Taman Nasional Komodo, NTT. Salah satunya adalah dari agen tur Indonesia Juara Trip.

Saat ini penyelidikan kasus kebakaran lahan di Gili Lawa ini sudah ditangani Polres Manggarai Barat. “Ada beberapa saksi yang diperiksa terkait peristiwa kebakaran tersebut. Informasinya ada beberapa kru kapal dan wisatawan yang saat itu sedang berlabuh di Gili Lawa. Barangkali salah satunya Indonesia Juara,” kata kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Jules A Abast, Jumat (3/8/2018).

Sementara itu, akun Instagram @indonesiajuaratrip diserbu netizen sejak kebakaran Gili Lawa. Pihak Indonesia Juara Trip mengakui bahwa salah satu tour leader mereka ikut diperiksa polisi terkait kebakaran di kawasan Gili Lawa. Melalui Instagram story, public relation Indonesia Juara Trip lalu memberi penjelasan bahwa pihak perusahaan siap memberi sanksi apabila dalam kasus ini tour leader tersebut terbukti bersalah.

“Menindaklanjuti kabar yang beredar terkait salah satu trip kami yang diduga tour leader yang bertugas lalai dalam menjaga aktifitas tamu dalam berwisata yang menyebabkan kebakaran di Gili Lawa, saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan polisi,” tulis Public Relation Indonesia Juara, Jumat (3/8/2018). “Bila terbukti benar berdasarkan pemeriksaan dan terbukti bersalah, kami selaku pihak perusahaan akan melakukan tindakan keras sampai ke tahap pemecatan.”

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih memeriksa saksi dan belum menetapkan tersangka. Perusahaan Indonesia Juara siap bertanggung jawab memulihkan Gili Lawa apabila terbukti bersalah. “Jika hasil investigasi menyatakan bersalah, kami pihak perusahaan siap bertanggung jawab dalam pemulihan alam dengan pihak Taman Nasional Komodo,” tutup pihak Indonesia Juara.

Sebelumnya diberitakan, penyebab kebakaran di Gili Lawa Taman Nasional Komodo, NTT masih diselidiki. Lebih dari delapan orang yang diperiksa terkait kebakaran tersebut.

“Jadi tadi pagi untuk penyelidikan lebih lanjut Polres Mabar dan PPNS. Tapi yang pasti tadi ada guide, kemudian pengunjung yang diduga rombongan terakhir dan itu Indonesia semua, sama pemilik kapal. Mungkin lebih dari 8 orang, sekitar 10 atau 11 orang,” kata Kepala Balai Taman Nasional Komodo Budhy Kurniawan ketika dihubungi, Kamis (2/8/2018).

Tragedi yang terjadi di Gili Lawa inipun menjadi trending di Twitter. Seperti yang kami kutip dari Liputan6, warganet banyak mengungkapkan kekesalan di situs microblogging tersebut. Kebanyakan menyayangkan kejadian ini terjadi karena para pelancong yang menghampiri pulau tersebut lebih memilih untuk memenuhi kepuasan liburan, ketimbang menjaga ekosistem alam di pulau. Kata Gili Lawa juga menjadi trending topic di Twitter Indonesia. Dan berikut ini beberapa cuitan warganet di Twitter :

Semoga saja pelaku pembakaran Gililawa segera terungkap dan dihukum setimpal dengan perbuatannya. Semua alam di muka bumi ini wajib kita jaga, setuju gak guys?