Desa Pinggan Kintamani, salah satu tempat menarik untuk menikmati sunrise di Bali

desa pinggan
Image Credit : Instagram @oza_asmara

Bagi kamu yang jatuh cinta untuk melihat keindahan pemandangan alam serta wisata petualangan di pulau Bali, maka pemandangan kabut desa Pinggan Kintamani, jangan sampai kamu lewatin gitu aja saat liburan di pulau ini.

Seperti yang kita tahu pulau Bali ini memang memiliki banyak pesona alam yang indah, tentang pantainya, wisata budaya maupun tempat-tempat di ketinggian untuk menikmati sunrise yang menarik sambil ngopi-ngopi. Nah, kalau kamu bosan main di pantainya, kamu bisa melipir ke Desa Pinggan Kintamani.

BACA JUGA : Menginap di hotel nggak selalu mahal. Buktinya 11 hotel di Bali ini murah meriah dengan view yang nggak kalah berkelas

Desa Pinggan Kintamani sendiri merupakan tempat wisata di Bali yang merupakan Desa yang letaknya berada di lembah Gunung Batur. Untuk mencapai tempat ini, kamu bisa berangkat dari objek wisata Kuta Bali.

desa pinggan bali
Foto : Instagram @dailynabeso

Di mulai dari Desa Pinggan Kintamani yang memerlukan waktu sekitar 2 jam 15 menit untuk mencapai tujuan. Terdapat 2 pilihan waktu untuk mencapai tempat ini. Pertama, jika kamu bermalam dikawasan objek wisata Bali selatan, untuk dapat melihat pemandangan kabut desa Pinggan Kintamani, kamu diharuskan untuk bangun sekitar jam 3 pagi. Tetapi jika kamu bermalam/berdiam di dikawasan objek wisata Kintamani, kamu tak perlu menyiapkan waktu lebih untuk menikmati sunrise di pagi hari.

desa pinggan bali kintamani
Foto : Instagram @christianleonard0

Di objek wisata Kintamani, banyak hal yang bisa kamu lakukan, seperti melihat keindahan kabut dari atas bukit/pegunungan, melihat pure milik masyarakat setempat, melihat pemandangan Gunung Batur, menyaksikan matahari terbit atau sunrise serta pemandangan danau, air terjun dan menikmati aktivitas wisata berendam di pemandian air panas alami yang bernama Pemandian air panas Toya Bungkah Kintamani.

Aktivitas wisata melihat pemandangan kabut desa Pinggan Kintamani pun gratis lho. Karena kamu tidak akan dikenakan biaya tiket masuk. Waktu terbaik untuk melihat pemandangan pegunungan di daerah Kintamani adalah saat matahari terbit. Dari tempat ini, kamu akan menyaksikan kabut tipis menyelimuti bagian bawah areal pedesaan dengan latar belakang gunung Batur, dengan pancaran sinar merah dari matahari terbit yang akan menambah keindahannya.

pinggan kintamani
Foto : Instagram @mikevisuals

Bagi kamu yang tidak kuat hawa dingin, jangan lupa untuk memakai pakaian tebal dan membawa beberapa jaket, karena udara diatas sini sangat dingin, sekitar 16-18 derajat celcius. Waktu matahari terbit di desa Pinggan Kintamani rata-rata di mulai sekitar jam 06:00 pagi. Jadi kamu sudah harus berada di lokasi kira-kira jam 05:30 pagi.

desa pinggan
Foto : Instagram @kattvaldez

Lokasi ini sangat cocok bagi kamu penggemar fotografi, tempat terbaik untuk mengambil gambar yang kece adalah di air terjun Gitgit Buleleng Bali yang masih berada dikawasan desa ini. Desa Pinggan ini memiliki jumlah penduduk sekitar 430 KK. Di desa ini terdapat pura jagat yaitu Pura Dalem Balingkang.

Itu tadi ulasan tempat wisata alam yang berada di Desa Pinggan Kintamani Bali. Yuk, tentukan waktumu untuk datang dan menikmati keindahan tempat ini secara langsung.