Alasan “Kenapa kamu harus banget liburan.” Ya supaya bisa begini ini!

jogja
Image Credit : mainmania.com

Sibuk itu bagus, menjadi produktif pun juga baik. Tetapi seperti pada hal apapun, yang namanya berlebih-lebihan itu enggak baik. Bener enggak? Ya seperti berlebih-lebihan ngarepin dia, ngehabisin waktu berjam-jam tiap hari buat stalking dia, padahal jelas-jelas dia udah ada yang ngelamar. Ngawur banget lah!

Ngomong-ngomong soal berlebih-lebihan, kembali lagi yang ‘Kita Muda’ mau bahas di sini adalah berlebih-lebihan dalam hal bekerja. Emang sih, sibuk bekerja, apalagi kalau proyeknya banyak, bisa numpuk tuh duit. Tapi buat apa coba, punya banyak duit dan enggak bisa menikmatinya? Daripada gitu, kan mending bisa menikmati hidup dan kaya raya!

Salah satu cara menikmati hidup, selain bersyukur, adalah dengan liburan. Dengan liburan, hari kamu enggak cuma jadi bervariasi, tetapi juga lebih plong. Kalau kamu penasaran gimana rasanya plong, ya kayak orang habis boker gitu, lah. Selain itu, kamu juga bisa jadi lebih sehat. Kalau kamu enggak percaya, fakta-fakta di bawah ini kayak-kayaknya mau memaksa kamu supaya jadi percaya.

Merutinkan liburan adalah melanggengkan apresiasi diri

cinta diri sendiri
Foto : www.oprah.com

Siapa bilang kalau hanya orang lain aja yang bisa ngasih apresiasi ke kamu? Kamu sendiri juga bisa loh. Liburan adalah salah satu caranya. ‘Kita Muda’ yakin banget setiap hari itu seharusnya bergeraknya bertumbuh. Tumbuhnya ke atas. Bukan ke samping. Ini malah kayak iklan susu.

Eh, tapi bener kan?

Setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun, setiap berapa tahun, kan pasti orang punya target capaian sendiri-sendiri. Iya enggak? Nah, untuk mendongkrak semangat, diperlukan apresiasi ke diri sendiri setiap setelah berhasil mencapai target. Kalau setiap setelah mencapai enggak pernah ada apresiasi ke diri sendiri, cuma gitu-gitu aja, ya bisa ditebak deh kalau besok-besok pasti bakal males ngejar pencapaian atau target lainnya.

Bahkan sebuah fakta ada yang bilang kalau orang yang rutin berlibur, kecil kemungkinan bakal punya penyakit jantung. Selain itu, berlibur juga dapat meningkatkan darah serta sistem kekebalan tubuh. Mantep kan?

Menambahnya hormon pada otak

Otak
Foto : brainhq.com

Itu bukan hormon yang lain-lain ya! Tetapi hormon berburu. Bukan hormon meramu. Waduh. Hormon yang bisa bikin tampilan dunia jadi baru. Dilansir dari The Chicago Tribune, seorang neuropsikolog, Paul Nussbaum bilang kalau saat otak mengekspos lingkungan baru, maka otak secara harafiah akan bereaksi. Rasa-rasanya kayak jatuh cinta gitu lah. Kenapa orang yang lagi jatuh cinta semangatnya menggebu-gebu, sedangkan orang yang telah lama menjalin hubungan seringkali dilanda rasa bosan? Jawabannya ya ada pada faktor baru atau kebaruan itu tadi.

“Berarti selingkuh itu baik dong? Kan, termasuk faktor ke-baru-an?”

“Gundulmu!”

Ya enggak gitu. Kalau urusan cinta, itu seharusnya dijadikan tantangan: bagaimana membuat berkali-kali jatuh cinta kepada orang yang sama?

Memperkaya ide

ide
Foto : www.lls.org

Kalau lima hari kerja itu ibarat waktu untuk pol-polan praktik, maka akhir pekan adalah waktu untuk mengisi energi. Entah bentuk energinya itu endorphin, atau mengisi otak dengan membaca buku serta mencoba hal-hal baru. Boleh lah kalau semisal sabtu buat ngisi pikiran dan relaksasi, lalu minggunya piknik ke tempat-tempat yang belum pernah kamu kunjungi. Kenapa harus tempat yang belum pernah kamu kunjungi? Ya kalau tempat yang udah pernah kamu kunjungi, piknik aja ke kantor. Pasang tenda di sana dan bekal makanan.

Jadi, carilah tempat baru, hadirkan suasana baru, lakukan dengan orang yang sama – kalau itu pasangan – dan bikin dia kembali jatuh cinta. Coba deh, rasakan, setelah liburan kamu pasti bakal berangkat ke kantor dengan segudang ide segar dalam pikiran!

Memberi makan emosi

yoga
Foto : anandamarga.org.sg

Studi yang diterbitkan dalam Journal of Consumer Psychology menyebutkan tingkat tertinggi kebahagiaan berhubungan dengan waktu berkualitas yang dihabiskan dengan beberapa orang tercinta di sekitar kita. Jadi kamu bisa tuh, sering-sering liburan bareng keluarga atau orang-orang tercinta kamu lainnya. Kalau jomblo, ya, coba-coba ajak sahabat. Yang cakep tapi. Jadi, setelah jadi sahabat, siapa tahu, besok-besok, bisa tetap jadi sahabat lagi.

Memperbaiki kualitas tidur

tidur
Foto : www.huffingtonpost.com

Kok bisa? Ya bisa. Liburan itu sudah pasti jalan-jalan dan keliling ke tempat-tempat wisata tertentu, mengurus ini dan itu, yang pastinya sayang kalau waktu selama liburan yang cuma sehari malah dipakai buat tidur.

Nah, pulang liburan kan pasti capek banget kan ya. Itulah saat di mana kamu bisa tidur selelap-lelapnya, senikmat-nikmatnya, kemudian bangun dengan sesegar-segarnya badan.

Biar kamu enggak rugi-rugi banget baca ini, baiknya sih setelah baca langsung dipraktekin. Ya kalau biasanya tiap akhir minggu enggak pernah ngeluangin buat liburan, ya besok-besok diluangin, lah. Kalau biasanya tiap gajian enggak pernah bikin anggaran liburan, besok-besok, bikin, lah. Selamat mencoba!