11 filosofi hidup yang bisa kamu teladani dari para pendaki gunung


Belakangan ini, mendaki gunung menjadi hobi yang diminati anak-anak muda. Ya, jiwa muda yang haus akan petualangan dan keinginan untuk melihat mahakarya indah dari atas ketinggian, menjadi alasan anak muda rela melewati beratnya medan.

Selain melatih fisik dan mental bertahan hidup di alam luar, mendaki gunung juga mengajarkan kita tentang lika-liku kehidupan. Mendaki gunung itu ibarat mengarungi kehidupan di dunia ini; gunung adalah kehidupan dan kita sedang berjuang mengarungi pendakian panjang untuk sampai di  puncak kehidupan.

 

BACA JUGA: 10 Gunung di Indonesia dengan puncak terindah ini wajib banget kamu singgahi. Minimal seumur hidup sekali

 

Nah, di artikel kali ini Kita Muda akan membahas pelajaran hidup yang bisa kamu teladani dari para pendaki gunung atau hal-hal yang akan kamu rasakan setelah mendaki gunung. Tentunya, hal-hal ini memiliki dampak positif yang akan mengubah cara pandangmu tentang hidup.

1. Sebelum mendaki, kamu harus menentukan titik yang ingin kamu tuju dan menjadi akhir dari pendakianmu. Dalam hidup, kamu juga harus tahu apa tujuanmu dan apa yang ingin kamu capai, agar bisa menentukan langkah-langkah selanjutnya.

via: Instagram @vidijhp

2. Perencanaan dan perbekalan yang baik adalah hal yang harus diperhatikan sebelum mendaki gunung. Hidup pun begitu, kamu harus memiliki perencanaan yang matang; jika plan A nggak berhasil kamu masih punya plan lainnya.

via: Instagram @themokadiaries

3. Mendaki gunung akan terasa ringan saat kamu meminta orang lain mendampingimu. Di kehidupan sehari-hari, bersosialisasi dengan orang lain adalah hal yang penting. Jangan melakukan semuanya sendiri, sesekali mintalah bantuan orang lain.

via: Instagram @ftasya

4. Mendaki gunung itu bukan menaklukkan alam, tapi menaklukkan diri sendiri agar nggak mudah menyerah saat menemui tantangan yang berat. Dalam hidup, kamu juga harus menaklukkan ego dan menguasai diri.

Instagram: @dwichyoo

5. Mencapai puncak itu nggak mudah dan nggak ada yang instan. Semuanya butuh perjuangan dan pengorbanan. Bukankah perjalanan hidup juga begitu?

via: Instagram @ftasya

6. Mencapai puncak juga bukan sebuah kompetisi karena setiap orang punya tujuan masing-masing. Sama halnya dengan hidup, kamu harus menikmati setiap fase dalam perjalanan hidupmu.

via: Instagram @nandakokoalla

7. Pendaki gunung itu berani mengambil risiko dan tantangan demi menikmati pemandangan indah di puncak. Nah, kalau kamu ingin mendapatkan hal yang berkesan dalam hidup, maka keluarlah dari zona nyaman dan ambil semua tantangan.

via: Instagram @isdianasoemardi

8. Ketika mendaki, kamu tahu kapan harus berhenti untuk beristirahat dan menenangkan pikiran sejenak. Dalam hidup, sesibuk apa pun dirimu, jangan lupa untuk memberi jeda pada kegiatanmu agar kamu nggak stress.

via: Instagram @yulianadi_p

9. Naik gunung dan berpapasan (serta saling menyapa) dengan banyak orang yang nggak kamu kenal akan membuatmu sadar bahwa masih banyak orang di dunia ini yang mau peduli dan nggak segan menolong.

via: Instagram @putraab14

10. Ketika sampai di puncak, kamu akan sadar bahwa dirimu itu sangat kecil dan nggak berdaya. Kamu jadi lebih mensyukuri apa yang kamu miliki. Selain itu, saat menyadari bahwa dirimu adalah bagian kecil dari dunia yang luas, kamu akan pikir-pikir kembali ketika ingin menyombongkan diri.

via: Instagram @aadeviwulandari

11. Kerasnya alam pegunungan akan membuatmu sadar bahwa tempat paling hangat untuk berlindung adalah rumah dan keluarga. Naik gunung akan mengajarkan padamu arti keluarga sesunggunya dan membuatmu makin rindu pulang ke rumah.

via: Instagram @ogoy_

***

Ada yang bilang bahwa semakin banyak pengalaman yang didapatkan seseorang dalam pendakian, semakin bijak pula perkataannya.

 

BACA JUGA: Biar gak ke situ-situ aja, 10 destinasi wisata baru di Yogya ini wajib kamu coba!

 

Hmm, apakah kamu setuju, Kawan Muda?