Secuil pesan untukmu, berikut ini 5 pemikiran negatif yang membuat hidupmu terasa sulit

pemikiran-negatif
Image Credit : motivaksi.blogspot.com

Hidup berkah adalah hidup yang tenang yang di dalamnya banyak kebaikan-kebaikan. Satu kebaikan muncul maka kebaikan yang lainnya bermunculan.

Namun ada hidup yang berat sekali dan menyesakkan. Keburukan satu muncul maka bermunculan keburukan yang lain. Jika hidup harus distandarkan dengan standar tren. Ketika lagi ngetren diikuti dan ketika ada yang lebih ngtren lagi ikut-ikutan yang lain. Kalo hidupmu begitu tentu melelahkan.

BACA JUGA : Kalau kamu sudah dewasa, harusnya 6 tanda ini ada pada dirimu

Pemikiran negatif kitalah yang membuat diri kita hidup dengan sulit, bukan karena orang lain yang menghina, menyindir, mencaci dan lain-lain. Berikut pemikiran negatif yang banyak berkembang di pikiran kita.

1. Berpikir hidup ini hanya seperti air mengalir.

Kebanyakan orang bilang ‘let it flow’, biar hidup mengalir aja. Ketika mengikuti air yang bersih dan menuju tempat yang bersih tentu baik tetapi jika yang diikuti menuju tempat yang kotor tentu buruk.

Semua orang adalah pemimpin dan pasti akan bertanggung jawab akan kepemimpinannya. Kepemimpinan bukan hanya bagaimana mengorganisasi orang lain tetapi bagaimana mengendalikan diri sendiri. Tentu saja pemimpin yang kita lihat menginspirasi kita adalah para pemimpin yang bisa mengendalikan diri sendiri.

Jadi kendalikan dirimu pelajari kebenaran maka pasti kamu akan mengenalinya. Milikilah keyakinanmu akan hidup.

2. Berprasangka hidup ini tidak ada yang berkuasa.

Kebanyakan orang bilang ‘Dunia ini yang penting usaha’. Memang hasil yang kita dapat adalah dari usaha kita. Tetapi apa benar tidak ada yang berkuasa atas kita? Apakah diri kita sendiri yang mengatur paru-paru saat bernafas, jantung saat berdetak, dilahirkan dari keluarga yang mana, diberi rezeki oleh siapa, tinggal di bumi siapa?

Begitu pula Jika di dunia ini tidak ada yang berkuasa tentu alam semesta ini akan kacau. Binatang tidak bisa makan, planet-planet bertubrukan. Sadarilah ada yang mengatur ini semua. Maka hidupmu tidak akan menghalalkan cara yang salah dalam menjemput rezekimu.

3. Berprasangka hidup ini hanya untuk diri sendiri.

Kebanyakan orang bilang ’jangan urusi urusan gue, urusin aja diri sendiri’. Memang betul manusia memang makhluk individu yang memiliki kebutuhannya yang harus dipenuhi, tetapi manusia juga makhluk sosial yang juga butuh orang lain.

Justru jika ada orang yang menasehatimu ataupun mengkritikmu jangan jadikan itu  adalah kebencian justru itu adalah kasih sayangnya. Bisa jadi mereka ingin dirimu lebih baik. Orang yang dewasa pasti bisa memilih mana yang benar dan mana yang salah.

4. Berprasangka masalah adalah bencana.

Kebanyakan orang bilang ’rumput tetangga lebih hijau’. Hidup ini kenyataannya saling tonton-menonton hanya orang yang menjadi pemainlah yang bisa mengetahui apa itu hidup. Masalah saya besar banget dan rasanya jadi dia itu enak, begini dan begitu. Justru hidup yang dikeluhkanmu bisa jadi hidup yang diinginkan orang lain. Efek negatifnya persangkaan seperti ini bisa tidak pernah bersyukur, membuat rasa dengki dan permusuhan.

BACA JUGA : Meski kaya raya, namun hidup haruslah tetap sederhana

5. Merasa menjadi orang yang paling sial.

Kebanyakan orang bilang ‘aduh sial!’. Apakah hadirnya dirimu di dunia ini adalah kesialan? Tidak ada di dunia ini yang sial, semua pasti ada hikmahnya. Justru banyak orang yang jatuh lalu bangkit kembali dalam keadaan lebih kuat. Semua orang berhak sukses, tidak ada orang sial di dunia. Kecuali orang yang tidak mau berjuang dan tidak memiliki tekad yang kuat.