Sukses di usia 20-an bukan lagi impian. Dengan tips ini, kamu akan lebih mudah menggapai kesuksesan

Yasa Singgih
Image Credit : Wovgo

Masa muda masanya bersenang-senang. Belum saatnya memikirkan masa depan. Masa depan masih jauhhhh, terlalu serius jika dipikirkan sekarang.

Hmmm… Gitu ya?

Menurut Kita Muda nggak gitu sih. Justru mumpung masih muda, pengalaman belajar dan membangun tangga menuju masa depan harus dimulai dari sekarang. Ada seorang pepatah yang bilang, kalau masa muda foya-foya dan masa tua kaya-raya itu nggak akan pernah terjadi dalam kehidupan nyata. Kecuali jika kamu anak seorang pengusaha yang kaya raya, yang hartanya nggak habis dimakan sampai tujuh turunan.

Tapi nggak perlu khawatir, karena melalui tips-tips berikut ini, Kawan Muda bisa mencapai sukses di usia 20an loh.

Pikirkan pengalaman bukan uang. Uang dapat dicari namun pengalaman nilainya lebih berharga daripada uang.

persahabatan
Foto : www.spectator.co.uk

Benarkah pengalaman lebih berharga daripada uang? Seberapa berhargakah pengalaman yang kita dapatkan? Jawabannya sangat berharga.

Contoh sederhana bisa kamu lihat dari sebuah perusahaan. Hampir semua perusahaan, rela menukarkan uang yang dimilikinya dengan keahlian karyawannya. Seringkali mereka bersedia membayar mahal untuk posisi tertentu yang membutuhkan keahlian yang cukup tinggi.

Investasi yang terbesar sebenarnya bukan pada tanah atau saham. Investasi terbesar adalah pada diri sendiri melalui pendidikan, keahlian, dan pengalaman.

menabung
Foto : tweakyourbiz.com

Robert Kiyosaki, salah satu jajaran orang kaya di dunia, mengemukakan hal yang cukup mengejutkan pada dunia. Dia bilang kekayaan yang sebenarnya bukan terletak pada seberapa besar harta yang dimiliki, tapi seberapa besar pengetahuan dan keahlian yang dimiliki.

Sebelum buru-buru berinvestasi, lebih baik kembangkan keahlian diri sendiri. kamu bisa belajar apapaun yang kamu suka. Kursus bahasa asing, olahraga, traveling, les musik dan vocal, dan lain sebagainya. Traveling juga termasuk investasi loh. [BACA : Alasan Harus Traveling Sebelum Menikah] Mengunjungi tempat-tempat baru, berinteraksi dengan orang-orang baru, dan mendapatkan hal-hal baru.

Jika kamu memang ingin membeli sesuatu, pikirkan ulang, gunakan uang untuk membeli barang-barang produktif.

emas
Foto : www.teropongbisnis.com

Kawan Muda pasti ingin segera membalanjakan uang ketika mendapatkannya. Kawan Muda juga pasti sudah ada beberapa daftar barang yang akan dibeli setelah gajian atau setelah mendapat uang kiriman dari orang tua – buat yang masih kuliah.

Sebelum terjadi, ada baiknya Kawan Muda pikirkan ulang mengenai barang-barang yang akan dibeli. Kurangi pengeluaran untuk membeli barang-barang konsumtif, alihkan untuk membeli barang-barang produktif.

Barang-barang konsumtif ialah barang yang akan habis nilainya setelah kita membelinya. Misalnya makanan, baju, dan tas. Barang-barang tersebut lama-kelamaan rusak dan nilai jualnya semakin lama semakin menurun. Barang-barang produktif ialah barang-barang yang tidak akan habis nilainya dan justru semakin bertambah. Misalnya emas. Nilai emas semakin bertambah dari waktu ke waktu dan tetap memiliki nilai jual yang tinggi seandainya kita menjualnya kembali.

Meskipun penghasilan berubah, usahakan agar gaya hidup tidak ikut berubah. Tetap pada gaya hidup mahasiswa yang superhemat.

uang
Foto : pendoasion.wordpress.com

Cobalah sekuat mungkin untuk nggak belanja atau beli barang yang aneh-aneh alias nggak begitu perlu. Meskipun penghasilan kamu bertambah, usahakan untuk mempertahankan gaya hidup mahasiswa yang hemat. Biasakan untuk masak sendiri dan nggak beli makanan di restoran. Sekali-sekali sih boleh. Tapi kalau keseringan? Jangan. Pertahankan diri untuk selalu bawa botol minum sendiri kemanapun kamu pergi.

Nongkrong boleh tapi jangan sering-sering. Kalau biasanya kamu sering bilang ‘Katakan tidak pada korupsi’, sekarang saatnya untuk ‘Katakan tidak pada nongkrong terus-terusan’.

nongkrong bareng teman
Foto : www.huffingtonpost.com

Kita Muda bisa memahami perasaanmu ketika menolak ajakan teman buat nongkrong. Nggak ada yang salah jika Kawan Muda pengen bersenang-senang melepas penat setelah seharian kerja. Boleh kok menghabiskan waktu nongkrong bareng temen-temen. Tapi sebaiknya jangan keseringan sih. Boleh sering, asal ada sesuatu yang dihasilkan dari nongkrong tersebut, nggak cuma sekedar melepas penat doang. Kayak wawancara kerja, meeting bisnis atau ketemuan sama mantan, misalnya.

Kita semua pernah gagal tapi jangan biarkan kegagalan masa lalu terus menghantuimu.

sendiri
Foto ; Wovgo.com

Kegagalan masa lalu tidak ada hubungannya dengan kesuksesan masa depan. Kamu tidak akan pernah sukses jika belum pernah gagal. Namun kegagalan bukan untuk disesali terus-terusan. Ia terjadi untuk dipelajari dan diambil hikmahnya. Jangan biarkan kegagalan yang sudah terjadi menggerogoti impian masa depanmu.

Gunakan kesempatan yang ada dengan banyak-banyak belajar mengambil risiko.

percaya diri
Foto : mashable.com

Mumpung masih muda, gunakan kesempatan sebaik-baiknya dengan belajar mengambil risiko. Kamu belum punya beban keluarga seperti istri dan anak yang harus dihadapi. Mumpung masih muda, cobalah untuk memanfaatkan apa yang kamu punya. Misal kamu punya tabungan yang oke, gunakan buat berbisnis. Misal kamu dapat tawaran kerja ke pulau terpencil, ambil saja, itung-itung buat tambah pengalaman dan mencari hal baru disana.

Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar bisa sukses di usia 20-an. Nah, kalau Kawan Muda punya tips lainnya, silakan share di komentar.

Mark Twain pernah bilang: “Di usia tua nanti, kamu nggak akan menyesali hal-hal yang sudah kamu lakukan. Tetapi kamu akan menyesali hal-hal yang dulu ingin dilakukan, namun tidak kamu lakukan. Maka dari itu, selagi muda, yuk lakukan apapun yang bisa dilakukan.