Setelah mengetahui 4 fakta menyeramkan ini, dijamin kamu bakal langsung mengganti seprei kasur

tidur

Berapa kali dalam sebulan kamu mengganti seprai dan membersihkan tempat tidur? Kalau jawabannya kurang dari 2 kali bahkan NGGAK sama sekali, kayaknya kamu harus merubah kebiasaan buruk itu deh, gaes.

Tau nggak sih, dibalik kasurmu yang nyaman dan sleep-able itu ternyata menyimpan banyak banget rahasia, seperti berikut ini :

#1. Tempat bersarangnya puluhan jenis BAKTERI

tidur berkualitas
Foto : Hswstatic.Co

Euuww… mendengar kata bakteri kayaknya menjijikkan. Tapi bentuknya yang super duper kecil inilah yang bikin kamu nggak sadar, kalau ternyata mereka suka nyelip di bagian ternyaman kamarmu.

BACA JUGA : 20 Ide desain kreatif untuk interior rumah kamu. Agar lebih nyaman dan enak dipandang

Jangan salah loh, di perabotan kamar, terutama kasur dan dibalik seprei justru merupakan sarang bakteri paling banyak dan beragam. Parahnya lagi bakteri ini adalah bakteri yang biasa hidup di jejak kotoran seperti jenis Escherichia coli.

Kamu bisa bayangin deh, dalam sehari kamu menumpuk keringat, debu dan kotoran setelah beraktivitas. Terus, kamu menghenyakkan badan di kasur dan menyedot semua bakteri secara nggak sadar melalui pernapasan. Jadi, nggak heran kalau penyakit asma bisa disebabkan oleh kebiasaan ini.

#2. Seprei juga jadi target tempat tinggal KUTU

main_bed-bug-walking

Foto : rentokil.co.id

Kamu pasti nggak heran mendengat kata ‘kutu kasur’, orang tua kita sering banget bercerita tentang banyaknya kutu kasur di tempat tidur pada jaman lampau. Tapi sekarang kan jaman modern, emangnya masih ada?

Ternyata monster bawah kasur ini tetap eksis meskipun udah modern, gaes. Kutu kasur tetap hidup dan berkembang biak mengikuti gaya hidup orang-orang. Semakin orang tersebut jorok, jarang mengganti seprei, berkeringat dan setiap hari mengeluarkan serpihan kulit mati, kutu kasur bisa menyelinap di seprei.

Kalau ini belum bisa mengubah kebiasaanmu, kamu bisa bayangkan dalam satu kasur, rata-rata ada 10 juta kutu kasur yang nggak terlihat. Dan selama 8 jam kamu tidur nyenyak, kutu ini merambat dan makan. Bahkan ikut terhidup masuk ke hidungmu. Jijik!

#3. Jadi tempat berkembang biak JAMUR

s

Foto : gomumu.blogspot.com

Nggak cuma mengganti dan membiarkan seprei tetap ‘kelimbrukkan’ di pojok kamar. Tapi kamu juga perlu mencucinya beserta sarung bantal dan guling. Berdasarkan penelitian oleh Tech Insider, bantal dan guling yang berumur lama minimal 1,5 tahun (bantal/guling favorit biasanya lebih dari 10 tahun :D)  berpotensi mengandung 4 hingga 17 jenis jamur.

Solusinya, kamu bisa mencuci bantal dan guling minimal 6 bulan sekali. Apalagi kalau kamu yang tidur nggak pakai AC, akan rawan keringatan dan sisa keringat menjadi lahan subur tumbuhnya jamur. Hiyyy, nggak kebayang deh…

#4. Seprei yang jarang dicuci menjadi endapan KULIT MATI

naradanews

Foto : avoskinbeauty.com

Dibandingkan dengan ruang tamu, ruang keluarga atau dapur, sadar atau nggak kasur adalah tempat paling lama buat ditongkrongin. Paling tidak ada 7 sampai 8 jam buat kita menghabiskan waktu di atas kasur. Belum lagi kalau di depan kasur disediakan TV, wah bisa seharian di kamar.

Jadi nggak heran sih kalau pada akhirnya, kasur jadi ‘tempat sampah’ bagi sel-sel kulit mati yang terlepas dari tubuh. Kulit mati itu sifatnya nggak kepakai jadi sama kayak keringat dan kotoran. Kebayangkan kita bergumul tiap hari sama kotoran?

Sedikit info juga nih, kulit mati itu makanan favorit kutu kasur sekaligus tempat paling nyaman buat bakteri bertahan hidup. Hiiiyy…

***

Nah, kalau udah kayak gini, masih malas untuk membersihkan kasur?