Cuti haid bagi pekerja wanita itu penting nggak sih?

datang bulan
Image Credit : www.wisegeekhealth.com

Hallo, guys… Ngomongin soal wanita itu nggak semata Cuma ngertiin perasaan dan perilaku aja tapi juga detail-detail kecil dari segi kewanitaannya juga penting untuk dimengerti. What? Kewanitaan apa dulu nih?

Jangan mikir aneh-aneh, yang dimaksud itu semacam masa-masa menstruasi yang bikin mereka bad mood abis dan mempengaruhi kinerja mereka. Itu kenapa adanya undang-undang Ketenagakerjaan Nomor 13 yang mengatur bahwa karyawan wanita yang sedang haid atau datang bulan berhak mendapatkan cuti penuh.

Tapi yang jadi pertanyaan adalah alasan kenapa sampai muncul cuti haid, penting nggak sih? Yuk simak terus ya..

#1 Cuti haid itu penting karena emosi dari wanita haid cenderung tidak stabil.

Kamu terutama yang cowok-cowok pasti pernah merasakan kena ‘semprot’ cewek yang lagi haid atau pernah tau kalau cewek haid itu suka marah dan tiba tiba sedih mendadak. Itulah salah satu contoh emosi yang nggak stabil. Hal ini diakibatkan oleh perubahan hormon dari tubuh wanita pada saat datang bulan.

Baca Juga : Dengan berbagi senyuman, 7 hal positif berikut bisa kamu dapatkan

Kenapa cuti haid jadi penting? Ketidak stabilan emosinya inilah yang mempengaruhi kinerja mereka dan bisa menggangu rekan kerja yang lain. Jadi sebaiknya wanita yang sedang datang bulan ambil cuti saja.

#2 Saat haid itu seluruh badan rasanya seperti habis lari marathon 100km. Pegal linu sakit minta ampun.

Tentu bagi kaum pria nggak akan merasakan penderitaan ini, dan bahkan ada juga beberapa wanita yang beruntung nggak merasakan sakit yang luar biasa karena haid. Tapi sayangnya, nggak sedikit wanita bisa lepas dari kesakitan akibat haid. Perut kram, sendi-sendi seperti habis dipukuli akan terasa selama beberapa hari ke depan sampai haid tuntas. Lebih parah lagi, ada pula yang pada akhirnya pingsan dan berakhir di kasur selama seminggu penuh karena tak tahan rasa sakit selama datang bulan.

#3 Ketika datang bulan konsentrasi bekerja menurun dari biasanya.

Selama bekerja kamu dituntut untuk berkonsentrasi penuh agar pekerjaan maksimal. Namun hal ini menjadi pengecualian bagi karyawan wanita ketika datang bulan. Konsentrasi mereka cenderung menurun dan kerja jadi nggak maksimal ketika haid. Hal ini diakibatkan oleh rasa sakit yang ditimbulkan serta harus menahan emosi yang nggak stabil. Jadi bisa dibayangkan gimana sumpeknya bekerja dalam kondisi demikian. Yang ada, bekerja jadi makin buang-buang energy.

Baca Juga : Kamu di-PHP? Biar nggak sakit hati, lakukan hal berikut ini!

#4 Bekerja jadi nggak nyaman.

Alasan lain kenapa cuti haid diperlukan adalah menyangkut kenyamanan dalam bekerja. Kamu bisa bayangin gimana risihnya kemana-mana menggunakan pembalut yang penuh darah dan harus ganti minimal 3 kali sehari.

Di samping itu kondisi tubuh yang kurang prima membuat wanita gampang salah tanggap. Tentunya bekerja jadi nggak maksimal dan akan terganggu. Nah, jika kamu udah tau peraturannya, disarankan karyawan wanita mengambil cuti ketika haid.