Jika kamu hidup tanpa media sosial, maka 7 hal inilah yang akan terjadi padamu!


Kecintaan masyarakat pada media sosial makin tumbuh dengan pesat akhir-akhir ini. Berbagai tipe media sosial bermunculan, menawarkan pengalaman yang berbeda untuk memanjakan penggunanya. Mungkin, saat ini setiap orang punya lebih dari satu tipe media sosial di smartphone-nya.

Tapi, Kawan Muda tahu nggak sih kalau ternyata banyak pengguna media sosial mulai beralih ke aplikasi chat yang lebih personal seperti WhatsApp? Menurut penelitian, mereka (yang kebanyakan remaja ini) mengaku lebih bahagia saat nggak lagi ketergantungan pada media sosial.

 

BACA JUGA: 10 orang yang WAJIB kamu ‘block’ di sosial media mulai sekarang!

 

Media sosial emang luar biasa menyenangkan, tapi juga menyita banyak waktu kita. Hmm… kira-kira nih, apa ya yang akan terjadi saat kamu break sejenak nggak main media sosial? Nah, kali ini Kita Muda bakal share apa yang akan terjadi saat kamu menarik diri dari media sosial. Yuk, disimak!

1. Pada awalnya, kamu akan merasa cemas

via: medscape.com

Saat  Kawan Muda memutuskan nggak buka media sosial sama sekali, kamu akan merasa cemas dan stres. Kamu bertanya-tanya apa yang tengah terjadi di dunia dan apa yang sedang ramai diperbincangkan teman-temanmu. Hal ini wajar terjadi ketika kamu sangat aktif menggunakan media sosial sebelumnya.

Menurut David Greenfield, pendiri Center for Internet and Technology Addiction, saat kamu merasa bahagia menggunakan media sosial, maka hormon dopamine di otak (yang berkaitan dengan rasa senang) akan meningkat. Ketika kamu berhenti, keadaan dopamine juga menurun. Tapi tenang, rasa cemas ini nggak bertahan lebih dari beberapa hari kok, Kawan Muda.

2. Tapi stres yang kamu rasakan perlahan-lahan akan berkurang

via: beliefnet.com

Karena media sosial mudah diakses di mana saja dan kapan saja, nggak terasa kamu memperhatikan media sosialmu setiap hari bahkan setiap detiknya. Kamu akan penasaran untuk mengecek apa yang ada di media sosial-mu.

 

BACA JUGA: Ini dia 7 pekerjaan di sosial media dengan bayaran tinggi

 

Menurut Greenfield, rasa penasaran dan takut ketinggalan info tadi membuat hormon stres (kortisol) dalam tubuhmu meningkat. Saat tingkat stres-mu tinggi akan berpengaruh pada ingatan dan bisa berujung pada depresi, lho!

Nah, supaya kamu lebih tenang dan fokus, biarkanlah otakmu beristirahat dengan menjauh sejenak dari media sosial.

3. Dan membangkitkan energi kreatif dalam dirimu

via: Freelancer.com

Berkutat dengan media sosial setiap saat membuat pikiran penuh dan menghambat kreativitas lho. Saat sibuk mengakses media sosial, pikiranmu hanya berputar di itu-itu saja dan pikiranmu dibentuk dengan hal-hal yang ada di dalamnya.

Kamu akan kesulitan untuk mengasah kreativitas, yang sebenarnya lebih mudah kamu dapatkan saat berada dalam kondisi tenang. Misalnya, dengan merenung (tanpa gangguan dari notifikasi media sosialmu) atau jalan-jalan sejenak tanpa sibuk sendiri dengan smartphone-mu.

4. Kamu pun dapat melakukan banyak pekerjaan dalam waktu yang singkat

via: jobspotting.com

Menurut American Psychological Association, mengecek notifikasi media sosial ternyata memakan 40% dari waktu produktif yang kita miliki, lho!

 

BACA JUGA: Tutorial pencitraan di media sosial biar kamu terlihat udah kerja, meski aslinya masih nganggur!

 

Notifikasi yang nggak berhenti berbunyi membuatmu mau nggak mau ingin melihat apa yang terjadi. Akhirnya, kamu rutin mengecek notifikasi, larut di dalamnya, dan waktumu berkurang karenanya. Kamu yang sebenarnya bisa melakukan beberapa hal sekaligus malah nggak bisa melakukannya.

Wah, sudah berapa banyak waktu yang kamu buang nih?!

5. Selain itu, kamu akan memiliki banyak waktu tidur

via: upi.com

Hayo, Kawan Muda pasti masih mengecek media sosial kan sebelum tidur? Eh, saking asyiknya nggak kerasa banget sudah beberapa jam kamu online. Bahkan, di antara kamu ada yang terjaga semalaman untuk menjawab notifikasi atau membuka berita terbaru yang muncul di media sosialmu.

Waktu yang harusnya kamu manfaatkan untuk istirahat menjadi berkurang. Nah, saat berhenti dari media sosial, kamu akan memberikan ruang lebih bagi dirimu dan tubuhmu agar mendapatkan istirahat malam yang lebih baik. Saat bangun,  kamu jadi lebih fresh deh!

6. Kamu juga akan merasa lebih percaya diri

via: metro.us

Saat posting di media sosial, kebanyakan orang suka “memamerkan” hal  yang indah-indah saja. Nah, ini bisa menyebabkan seseorang  nggak percaya diri  setelah melihat orang lain yang lebih baik darinya.

 

BACA JUGA: Pasangan yang bahagia adalah pasangan yang nggak suka pamer kemesraan di Media Sosial

 

Misalnya, saat teman-temanmu sibuk posting foto di kantor baru padahal kamu belum mendapatkan pekerjaan, atau saat temanmu sudah menikah tapi kamu nggak kunjung dilamar. Melihat hal-hal seperti ini, malah membuat kamu nggak percaya diri dan stres.

Dengan menjauh dari media sosial, kamu akan berhenti membandingkan dirimu dengan orang lain. Kamu jauh lebih bahagia dan percaya diri akhirnya.

7. Yang terpenting, interaksi tatap muka dengan orang-orang di sekitar mempererat hubungan kalian

via: bgmedia.rs

Memang sih media sosial membantumu dekat dengan keluarga atau teman-teman yang tinggal berjauhan. Tapi, kamu akhirnya nggak memiliki keinginan untuk mengunjungi atau bertemu dengan mereka karena semua bisa dilakukan online.

Padahal, hubunganmu dengan mereka akan lebih erat saat kalian bertemu langsung. Hubungan persahabatan yang lebih sehat juga akan terjalin saat kamu menyapa temanmu langsung daripada mengajaknya bercanda di media sosial.