4 kisah pengorbanan cinta penuh haru yang bikin kamu merasa bahwa perjuanganmu untuk cinta belum ada apa-apanya!


Mencintai seseorang tak hanya menunjukkan rasa suka dan sayang, atau mengucapkan cinta setiap hari. Ada kalanya, mencintai seseorang juga menunjukkan seberapa besar pengorbanan kita untuknya, Kawan Muda.

Bukan pengorbanan gila atau nekat yang membuat orang-orang memandang kita buta karena cinta. Tapi tindakan-tindakan nyata, kesetiaan, dan kepercayaan yang tak akan pudar oleh waktu dan keadaan. Tak ada hal yang sia-sia saat kita melakukan pengorbanan yang tulus untuk cinta.

Nah Kawan Muda, di artikel ini Kita Muda bakal share nih pengorbanan cinta yang mungkin terlihat “berat” tapi mampu menunjukkan kekuatan dan kesederhanaan cinta. Tak ada kata letih untuk menunggu dan tak akan ada kata menyesal untuk mencintai.

1. Liao Mingpei dan Jiang Pengfei – Saat kita telah memutuskan bersama, berarti kita akan saling menyayangi untuk selamanya.

via: brilio.net

Pertemuan pertama di tahun 2009 membuat keduanya jatuh cinta dan memutuskan menikah. Sayang, karena belum cukup umur untuk menikah sesuai UU Perkawinan di Tiongkok, mereka batal menikah dan hanya bertunangan.

 

BACA JUGA: Ganti kebiasaan bertanya “Lagi apa?” ke pacar dengan pertanyaan yang lebih up to date

 

Tak disangka-sangka, bahkan sebelum pesta pernikahan keduanya terwujud, Pengfei mengalami kecelakaan di tempat kerja yang membuatnya lumpuh. Hal tersebut tidak membuat Mingpei berpaling dari Pengfei. Dengan tulus Mingpei merawat tunangannya sambil menanti dengan sabar saat-saat Pengfei akan sembuh dari sakitnya.

2. Swift Myers dan Abbi Myers – Sebelum maut menjemput, kuberanikan diriku untuk melamarmu.

via: abcnews.com

Swift Myers menderita tumor ganas yang jarang selama tujuh tahun lamanya. Setiap kali penyakitnya kambuh, dia selalu bergurau untuk melamar pacarnya. Rasa cinta pada sang pacar yang kemudian membuat Swift Myers memberanikan diri menelepon ayah pacarnya, Abbi, untuk meminta izin menikahi Abbi diumur mereka yang baru 18 tahun!

Keberanian Swift membuatnya kini mampu menghabiskan waktu bersama orang yang dicintainya. Begitu juga kebesaran hati dan kesabaran Abbi, yang mau menerima Swift di usianya yang masih muda dan kenyataan bahwa maut akan datang kapan saja untuk memisahkan mereka berdua.

3. Fatima dan Ahmad – Keterbatasan fisik bukanlah penghalang bagiku untuk menunjukkan bahwa aku mencintaimu dengan tulus.

via: thebeautyofislam.tumblr.com

Saling melengkapi dalam keterbatasan, begitulah kisah cinta Fatima dan Ahmad. Ahmad yang tak memiliki tangan namun punya kaki yang sempurna;  dan Fatima terlahir memiliki tangan namun tak memiliki kaki. Keterbatasan fisik tak menjadi hambatan; kalau cinta tulus datang dari hati, segala sesuatu dapat diatasi bersama.

 

BACA JUGA: Dibalik senyum manis seorang cewek, tersimpan 5 perasaan yang cowok tak tahu

 

Mereka hidup penuh cinta dalam kesederhanaan, dan hidup layaknya orang-orang pada umumnya. Ahmad bekerja sebagai penerjemah bahasa dan fatima mencari kerja sampingan sebagai penjahit yang menerima order jahitan dari para tetangga.

4. Seorang kakek tua menggendong istrinya – Tubuhku memang tak sekuat dulu, tapi akan kukerahkan segalanya untuk melindungimu.

via: cekposting.com

Cinta itu tak lekang oleh waktu dan harusnya makin menguat setiap harinya. Begitu juga pengorbanan yang dilakukan untuk cinta, jangan hanya manis di depan saja. Seperti kisah kakek tua di Beijing yang menggendong istrinya untuk menyeberang jalan ini.

Usianya tak lagi muda dan tubuhnya juga tak sekuat dulu. Tapi demi istri tercinta, kakek tua itu mengerahkan tenaga. Hmm, sungguh sederhana tapi romantis bukan? Begini saja, sang kakek sudah mampu menunjukkan bahwa cintanya yang dulu masih sama seperti sekarang.

**

Saat kita mencintai seseorang dengan tulus, kita tak akan menuntut banyak hal. Hmm, mungkin kita akan berusaha melakukan yang terbaik bagi orang yang kita cintai.

Kalau kisah cinta kamu gimana, Kawan Muda?