Bertengkar hebat dengan pasangan? Lakukan 7 hal ini agar hubunganmu gak tambah runyam!


Bertengkar dengan pasangan adalah hal yang wajar. Mungkin beberapa dari kamu berpikir bahwa bertengkar dengan pacar malah akan memperburuk hubungan. Padahal, sebuah pertengkaran yang baik bisa membuat hubunganmu dengannya menjadi lebih hangat dan nggak hambar (atau membosankan).

Agar pertengkaran kecil nggak berubah jadi petaka, jangan pernah melakukan hal-hal yang dapat menyakiti hati pasanganmu. Memang, nggak mudah mengendalikan ego apalagi kalau  kamu tipe yang meledak-ledak saat marah.

Namun, kamu nggak mau kan hubungan yang dibangun dengan penuh pengorbanan hancur dalam sekejap gara-gara nggak ada yang mau bersikap dewasa dan mengalah?

 

BACA JUGA: Patutnya kamu bersyukur! Ada 7 kebahagiaan yang bisa kamu rasakan punya pasangan pegawai bank

 

Nah, Kawan Muda, saat kamu bertengkar hebat dengan pacar coba lakukan hal-hal di bawah ini agar pertengkaran diakhiri dan hubunganmu dengannya kembali hangat.

1. Tenangkan dirimu dan jangan terlalu agresif

via: lifehack.org

Saat pertengkaran berlangsung, ada baiknya kedua pihak nggak sama-sama marah. Jika menyadari emosimu telah memuncak, pejamkan mata dan diamlah sejenak. Coba bernapas dengan teratur dan saat kamu merasa lebih baik,  mulailah bicara kembali dengan nada tenang.  Jangan pernah menaikkan nada suaramu saat marah agar nggak berujung pada terucapnya kata-kata kasar.

2. Jangan pernah mengungkit masalah yang telah berlalu

via: womansday.com

Kebiasaan banget nih kalau lagi berantem kita nggak sengaja melebar-lebarkan masalah, entah itu untuk ngeles atau ingin menyudutkan pacar. Kalau kamu bertengkar tentang satu masalah tapi kamu membahas yang sudah-sudah, yang ada malah muncul masalah yang baru lagi.

 

BACA JUGA: Blak-blakan dengan pasangan sebelum menikah itu perlu. Paling tidak 9 hal ini yang wajib kamu utarakan

 

Hindari hal ini kalau kamu nggak mau petengkaran semakin hebat dan nggak ada jalan keluar.

3. Cobalah untuk lebih banyak mendengarkan daripada berbicara tanpa arah

via: huffpost.com

Meski rasanya susah untuk menahan emosi yang siap meledak dan mulut ingin mengeluarkan semua uneg-uneg di kepala, kamu harus tetap sabar dan menahannya. Oke, mungkin kamu merasa nggak adil, kenapa hanya kamu yang harus diam? Hey, bertengkar dengan pacar bukan kompetisi yang memberikanmu kepuasan saat kamu “menang”. So, untuk apa saling bersahutan kalau hanya membuat semuanya semakin runyam?

4. No drama! Jangan main fisik, please

via: cheatsheet.com

Aduh, serem banget ya kalau sampai main fisik! Kalau tangan kamu mulai gatal atau dari gerak-gerik pacar memungkinkan adanya kekerasan, lebih baik kamu menyingkir dahulu.

 

BACA JUGA: Pasangan yang bahagia adalah pasangan yang nggak suka pamer kemesraan di Media Sosial

 

Kekerasan fisik itu nggak menyelesaikan masalah, yang ada kamu bisa dilaporin pacar ke polisi kayak di sinetron-sinetron. Hemm, jangan sampai yaa…..

5. Pikirkan tentang cinta, ingat kembali kebaikan-kebaikan pasangan

via: cheatsheet.com

Ketika bertengkar, jangan berpikir bahwa pacarmu selalu salah atau berusaha mengingat-ingat keburukannya. Kamu harus mengubah pola pikir itu dari sekarang. Coba ingat kebaikan-kebaikannya, bagaimana pengorbanannya, dan jangan mengingkari fakta bahwa kamu mencintainya.

6. Minta maaf dan saling memaafkan

via: huffpost.com

Ada baiknya saat situasi sudah pelik, salah satu pihak mengakhiri dengan minta maaf duluan. Minta maaf  duluan memang susah, apalagi kalau pacar yang memicu pertengkaran.

 

BACA JUGA: Alasan mengapa kamu tak perlu membandingkan hubungan asmaramu dengan pasangan lain

 

Tapi, kalau keduanya nggak mau menghadapi dengan kepala dingin, mau cek cok sampai kapan? Kalau ternyata pacar yang mengucapkan maaf duluan, sekesal apa pun kamu padanya, terimalah dengan ikhlas permintaan maafnya.

7. Jangan mengumbar masalahmu denganya di depan umum

via: shutterstock.com

Orang-orang nggak perlu tahu apa yang sedang kamu hadapi dengan pacar, kecuali orang-orang yang benar-benar dekat denganmu. Jadi, kamu nggak perlu mempublikasikannya atau mencari dukungan di sosial media. Saat curhat dengan teman terdekat, kamu juga nggak boleh menyudutkan pacar atau membuatnya tampak jahat ya!