6 Alasan kenapa kamu susah jatuh cinta

cinta
Image Credit : Liputan6.com

Fitrah manusia ialah merasakan cinta. Memang, cinta itu universal. Luas makna serta penerapannya. Tapi yang lagi mau Kita Muda bahas di sini ialah cinta antara 2 manusia: pria dan wanita. Bukan pria dan pria atau wanita dan wanita.

Namun tahukah Kawan Muda, meski sejatinya Tuhan menciptakan manusia itu berpasang-pasangan, tetapi masih ada saja manusia-manusia yang masih betah menyendiri. Termasuk yang nulis ini. Itu kenapa hafal banget kalau disuruh nulis beginian. Udah di luar kepala, lah. Makanya, semoga poin-poin dalam artikel berjudul “Alasan kenapa kamu susah jatuh cinta” ini banyak nyambungnya.

1. Malu ngomong. Belum apa-apa udah pesimis.

via: Engagedly.com
via: Engagedly.com

Banyak orang yang kalau ngomong di depan umum itu pedenya minta ampun. Tapi giliran ngomong sama lawan jenis, keder. Goyah. Apa yang otak konstruksikan dan mulut ucapkan, berbeda. Tapi dari itu semua, yang paling parah adalah yang ngomong di depan umum, malu. Ngomong ke lawan jenis juga malu. Apes se-apes-apesnya-apes.

Orang-orang macam di atas, mesti mikir ribuan kali kalau mau ngomong ke lawan jenis. Apalagi sampai mengungkapkan isi hati dan perasaan. Itu kayak level paling tinggi yang susah banget dicapainya. Kebanyakan dari orang macam ini, biasanya udah pesimis duluan sih sebelum ngomong. Endingnya, mending enggak jadi ngomong ketimbang ngomong terbata-bata.

Menganggap kalau cinta sejati itu cuma ada di dongeng-dongeng.

Kalau kamu mengalaminya, mungkin kamu adalah orang yang sukanya (atau mungkin biasa aja) kalau nonton film-film romantis. Dan, kamu juga orang yang kurang banget rasa kasih sayangnya. Sehingga enggak percaya kalau romantisme dalam menjalin hubungan itu ada. Bahwa romantisme dan kelanggengan itu adalah hal yang layak untuk diperjuangkan.

2. Takut berkompromi dengan orang lain.

via: Pixabay.com
via: Pixabay.com

Saat kamu masih sendiri, kompromi-kompromi dalam pengambilan keputusan hanyalah antara pikiran dengan nuranimu saja. Namun ketika kamu sudah menjalin hubungan asmara dengan seseorang, pemenuhan kebutuhan bukan lagi bertumpu hanya pada dirimu saja. Namun kamu juga harus memikirkan perasaan orang lain, yang kadang, untuk pemenuhannya, tak jarang kalau kamu harus mengalah. Dan untuk situasi tertentu, dia yang mengalah.

Yah, begitulah hikmah dari menjalani cinta. Perlahan-lahan cinta akan mengajarimu untuk membunuh ego yang mendekam dalam diri.

3. Sering ngeseks tanpa cinta, membuat kabur akan kesungguhan makna cinta.

via: LibertyFirstNews.com
via: LibertyFirstNews.com

Ini adalah dampak buruk dari nonton bokep dan free seks. Hal-hal itu mengajarimu untuk memuaskan diri (bahkan mungkin sampai orgasme) tanpa harus menjalani serangkaian proses dalam menjalin asmara.

Jangan salah. Kegiatan seks itu justru terasa nikmat karena keduanya telah sama-sama nyaman terlebih dahulu. Nyaman itu bisa datang dari komunikasi yang terjalin satu sama lain, dan bisa juga karena pasangan yang kamu ajak bergumul adalah orang yang telah sah serta resmi. Kalau urusan-urusan yang begitu sudah beres, baru kemudian seks itu mengikuti, yang terkadang terjadinya (saat berhasrat melakukan) tanpa direncanakan.

4. Tak sabar dengan proses mendapatkan cinta.

via: CaraSumber.com
via: CaraSumber.com

Orang bisa saja dalam beberapa dekade mengalami kejombloan, yang penyebabnya ialah karena ketidaksabaran dalam menjalani proses. Seperti yang Kita Muda tulis pada poin nomor 3 di atas, bahwa merekatkan asmara itu butuh proses.

Cowok-cowok yang gemar nonton bokep atau melakukan kegiatan seks bebas, mereka seringkali berpikiran pendek. Bagi mereka, cewek ialah alat yang bertugas memuaskan mereka. Makanya, cowok bisa tuh menikmati senggama (kalau tujuannya cuma seks) tanpa cinta. Tapi kalau cewek, tidak. Cewek mungkin bisa, diajak untuk bergumul. Namun ia tak bisa menikmati.

5. Saat kesepian melanda, malah pelampiasannya negatif.

via: YouTube.com
via: YouTube.com

Kesepian itu wajar sih. Semua manusia pernah punya kebahagiaan, kesedihan, dan apalagi kesepian. Lalu kalau kedatangan ‘sepi’ itu pasti, lantas mengapa harus menghadapinya dengan cara-cara yang merusak diri?

Jangan pernah menyerahkan penyembuhan sepi kepada minuman, obat-obatan, maupun perempuan – dalam arti negatif, ya seks bebas itu tadi. Ketika kesepian merundungmu, segeralah pergi ke lingkungan dengan kebiasaan-kebiasaan positif. Agar keinginanmu untuk menyembuhkan melalui cara-cara negatif bisa tereduksi.

6. Trauma, gara-gara pengalaman cinta yang dulu.

via: Blog.Tokopedia.com
via: Blog.Tokopedia.com

Yah, inilah salah satu penyebab paling pedih kenapa seseorang menjadi susah untuk jatuh cinta kembali. Mungkin, kekasihnya yang dahulu ialah seseorang yang ia cintai setulus hati. Namun pada saat yang sama, ia juga melukai sepenuh hati. Menyelingkuhi, mungkin. Atau melukai menggunakan bentuk-bentuk luka lainnya. Sehingga, baginya sangat sulit untuk kembali merasakan asmara. Karena ia khawatir kalau suatu hari nanti pedih yang pernah terasa akan terulang kembali.