Untuk cowok, 5 sikapmu ini bisa bikin cewek ilfil loh

kelakuan
Image Credit : lipstickandpolitics.com

Pedekate ialah masa dimana bagi seorang cewek dan cowok bisa mengenal satu sama lain. Pedekate itu ialah katalis, apakah si cowok akan melancarkan tembakan, ataukah si cewek akan membiarkan dirinya jatuh lebih dalam pada kubangan asmara yang sudah si cowok gali.

Namun tahukah kamu Kawan Muda yang cowok-cowok, karena pedekate itu ibarat jembatan, maka apabila kamu salah ketika melewatinya, maka jangan heran kalau kemudian cewek yang ingin kamu dekati menjadi ilfil. Sehingga, ia tak mau lagi melanjutkan pendekatan denganmu. Imbasnya, ia mulai menjaga jarak denganmu, dan kamu kembali menjadi jomblo seperti dahulu kala, seperti sejak pertama lahir ke dunia.

Pernah mengalami?


BACA JUGA :


Kalau sudah, ya jangan sampai itu terulang. Coba deteksi, apa hal-hal yang bikin dia kemudian menjauh darimu. Kalau sejauh yang Kita Muda tahu sih 5 ini. Coba yuk dibaca, siapa tahu kamu juga fail di 5 bagian ini:

1. Baru kenal, udah pegang-pegang.

via: TwentyDollarDate.com
via: TwentyDollarDate.com

Ini biasanya kelakuan cowok, sih. Sebrengsek-brengseknya cewek, Kita Muda yakin, urusan begini-beginian, mereka enggak berani memulai. Cuma, kalau cowok udah memulainya secara cantik, biasanya ceweklah yang kemudian akan menguasai permainan. Dan disitulah baru terbukti, bahwa cowok yang tampaknya perkasa itu, tak ada apa-apanya ketimbang cewek.

Di sini Kita Muda sangat sangat sangat menghimbau kepada Kawan Muda sekalian, kalau mau pegang-pegangan, apalagi berlanjut sampai begitu-begituan, mending kalau udah sah dan resmi aja. Beneran deh. Jangan pernah melakukannya pas belum sah dan belum resmi. Apalagi melakukannya pas baru aja pedekate. Wah, kalau sampai kamu berani melakukannya, jangan harap ia akan bersedia melanjutkan untuk menjalin hubungan denganmu. Percaya deh, sesaat itu dan sampai seterusnya, ia akan langsung ilfil. Tahu kan, kalau cewek itu paling enggak bisa melupakan kesalahan cowok sampai kapan pun? Mengapa? Karena yang paling langsung bisa ia lupakan ialah kesalahannya sendiri.

2. Jorok!

via: Kesehatan96.blogspot.com
via: Kesehatan96.blogspot.com

Boleh dibilang, se-enggak rajin-enggak rajin-nya anak cewek, adalah se-rajin-rajin-nya anak cowok. Boleh dibilang loh ya, boleh dibilang. Karena memang dari kecil para cewek sudah dididik tentang kerapihan. Itulah yang kemudian membentuk habit mereka sampai dewasa. Mereka tumbuh dengan mencintai kerapihan, dan membenci kejorokan.

Buat Kawan Muda yang cowok-cowok, belajarlah menjadi orang yang mencintai kerapihan. Jadikan itu sebagai kebiasaan hidupmu. Mengapa? Karena kalau tujuanmu menjadi rapi hanyalah untuk membuat agar dia tertarik, itu cuma kesemuan belaka. Besok, setelah mendapatkannya, kamu hanya akan menjadi manusia yang kembali kepada kebiasaan lamamu.

Jadi, rapilah! Baju dan celana disetrika. Sepatu disemir. Rambut diminyakin. Lalu wangilah! Berapa sih beli parfum? Toh ini sebagai bentuk kalau kamu mencintai diri sendiri. Dan bersihlah. Jangan jadi orang yang kalau di jalan, sukanya ngorek-ngorek telinga. Jangan jadi orang yang kalau lagi pilek, buang ingusnya sembarangan, lalu bekas yang nempel di tangan, diusap-usapin ke mana gitu. Jangan jadi orang, kalau di jalan, tangannya dimasukin ke baju, kemudian ngorek-ngorek daki. Tolong, jangan jadi orang yang kayak gitu. Tolonglah!

3. Padahal lagi pedekate, tapi udah ngatur-ngatur aja. Situ siapa?

via: Mindtalk.com
via: Mindtalk.com

“Dek, aku enggak suka kamu pakai baju yang warna hitam kayak kemarin!”

“Itu merah, Mas!”

“Hah? Yang bener?”

“Iya.”

“Oh, maaf. Aku buta warna. Baru keinget!”

Contoh kalimat larangan awal atau bagian paling atas itu merupakan salah satu contoh yang dilakukan oleh cowok yang gemar mengatur-ngatur. Kepada Kawan Muda yang cowok-cowok, ketahuilah bahwa para cewek tak suka diperlakukan demikian kalau status kamu dan dia saja masih pedekate. Kalau kamu dan dia memang sudah sah dan resmi, maka cewek malah justru akan suka. Karena dia menganggap itu sebagai bentuk perhatianmu kepadanya. Tapi kalau masih pedekate dan sudah berani sok-sok ngatur gitu, jangan harap ia akan melabuhkan hatinya padamu. Jangan harap!

4. Matanya jelalatan!

via: youtube.com
via: youtube.com

Kawan Muda sekalian yang terhormat, jangan pernah mengira kalau jelalatan itu hanya kelakuan para cowok. Jangan salah! Cewek pun juga jelalatan. Bedanya, kalau cewek lebih rapi. Karena memang jangkauan mata cewek itu lebih luas. Beda dengan cowok, yang kalau mau meluaskan jangkauan pandangannya, ia harus sambil noleh. Makanya tak heran kalau cowok sering banget ketahuan pas lagi jelalatan.

Ini adalah sebuah sikap yang jangan sampai kamu lakukan pas lagi jalan dengannya. Apalagi pas masa-masa pedekate pula. Itu akan membuatnya ilfil. Kalau lagi pedekate aja kamu sudah menunjukkan tabiat tak baik macam tu, jangan pernah berharap ia akan bersedia melanjutkan hubungan denganmu.

5. Saat cewek bercerita, kamu tak memperhatikan dan tak mendengarkan.

via: FeatheringTheEmptyNest.com
via: FeatheringTheEmptyNest.com

Cara cewek menyelesaikan masalah ialah dengan menceritakannya. Iya, menceritakannya. Itu saja. Bagi kamu Kawan Muda yang cowok-cowok, pasti itu terdengar konyol. Namun memang begitulah faktanya. Saat ia menceritakan masalahnya sampai berbusa-busa, ia sama sekali tak butuh solusi. Sama sekali tidak! Ia hanya butuh untuk didengarkan. Ya, hanya didengarkan. Eh, dan diperhatikan juga deng. Maka jangan heran kalau cewek suka sekali berbicara. Ya memang itu, cara mereka mengatasi masalah.

Cewek akan tahu, apakah si cowok itu mendengarkan atau tidak. Cewek akan tahu, apakah si cowok itu memperhatikan atau tidak. Cewek juga akan tahu, apakah saat mendengarkan dan memperhatikan, si cowok itu sungguh-sungguh atau tidak. Mereka tahu. MEREKA TAHU! Jadi, jangan pernah mencoba untuk berpura-pura mendengarkan dan memperhatikan. Tetapi, dengarkan dan perhatikan secara tulus. Karena kalau sampai kamu tak mendengarkan dan memperhatikan, apalagi pas masih masa pedekate, jangan harap ia akan terus mendekat padamu. Dengan itu, justru dia akan ilfil dan semakin menjauh darimu.