Pasangan yang bahagia adalah pasangan yang nggak suka pamer kemesraan di Media Sosial

couple
Image Credit : www.dailymail.co.uk

Kita sekarang hidup dijaman modern yang serba digital, dimana dunia internet sudah sangat canggih. Kita menjadi semakin dimanjakan dengan segala fasilitas dunia maya yang ada saat ini. Dan pastinya kita pun udah nggak asing lagi sama yang namanya Media Sosial. Media sosial adalah sebuah media online, yang dapat memudahkan penggunanya untuk bisa berbagi, berpartisipasi, menciptakan, serta mengikuti jejaring sosial yang terhubung ke seluruh dunia. Contoh-contoh media sosial yang ada saat ini : Facebook, Instagram, Twitter, Path, Snapchat, Blog, dan masih banyak lagi.

Sebagai manusia yang kekinian, kamu pasti dong punya beberapa akun media sosial? Soalnya jaman sekarang nih media sosial digunakan bukan hanya sekadar untuk senang-senang saja, melainkan bisa untuk dijadikan mata pencaharian juga. Karena mudahnya terhubung dengan media sosial, kita pun bisa dengan bebasnya membagi atau menyebarkan info tentang diri kita di akun medsos milik kita. Banyak banget yang bisa dibagikan, mulai dari hobi, kegiatan sehari-hari, curhat, sampai dengan soal hubungan asmara.

Ngomong-ngomong soal hubungan asmara nih, nggak jarang ya sekarang banyak banget pasangan-pasangan baik yang udah halal ataupun belum pamer kemesraan di medsos. Tapi tahu nggak kalau sebenarnya pasangan yang betul-betul bahagia adalah pasangan yang nggak pernah pamer kemesraan di medsos? Tapi memang ini tergantung pasangannya sih. Tapi faktanya kebanyakan pasangan lebih bahagia bila mereka nggak ‘diganggu’ dengan urusan medsos lho. Ini dia alasan-alasannya :

Bahagia yang sesungguhnya itu dirasakan, bukan dipamerkan untuk dapat gelar “Relationship Goals”.

couple
Foto : www.gettyimages.co.uk

Sering nggak sih nemu akun-akun medsos yang pamer foto kemesraan dan melihat orang-orang ramai mencetuskan kalau mereka adalah pasangan ‘relationship goals’ masa kini. Yakin banget tuh yang dilihatin di dunia maya sama dengan di dunia nyatanya?

Balik lagi ke soal bahagia yang dirasakan, sebenarnya yang dirasain ini ingin dapat pengakuan dari orang banyak, atau lebih ke bahagia punya pasangan sih? Jangan sampai salah kaprah, bahagia yang sesungguhnya adalah ketika keseharian kita lebih disibukkan dengan melakukan hal-hal yang menyenangkan dengan pasangan di dunia nyata. Bukan hanya ngurusin medsos buat pencitraan.

Tiap orang bahagia dengan caranya sendiri.

pendaki cantik
Foto : www.genmuda.com

Tiap orang punya cara membahagiakan dirinya sendiri serta pasangannya. Salah satunya seperti bahagia tidak mempublikasikan kemesraan dengan pasangan di medsos. Pasangan yang paham mengenai ini, mereka tidak akan berlebihan untuk menunjukkan kalau mereka bahagia, karena yang menurut kita bahagia belum tentu bisa membuat orang lain ikut berbahagia. Jadi stop nge-judge negatif ke pasangan yang nggak pernah publish kemesraannya di medsos ya, bisa jadi kehidupan nyata mereka lebih bahagia daripada kamu lho.

Kebahagiaan itu bukan untuk disombongkan.

Foto : whattheghanta.com
Foto : whattheghanta.com

Hidup itu berputar kadang diatas kadang dibawah. Tidak usah terlalu berlebihan dengan kebahagiaan yang kamu dapatkan, kebahagiaan itu sifatnya sementara, karena bukan nggak mungkin suatu hari kebahagiaan itu berubah menjadi kesedihan. Berbahagia mempunyai pasangan sih boleh-boleh aja, tapi yang wajar. Karena kita nggak tahu diluar sana beberapa orang sedang merasakan kesedihan; belum punya pasangan, ditinggal pasangan, dll. Karena bahagia yang sesungguhnya bukan yang mengantarkan kamu pada kesombongan. Yang ada bukannya malah berbagi kebahagiaan, melainkan pamer yang tidak ada gunanya.

Bahagia itu sifatnya pribadi.

cinta
Foto : www.browngirlmagazine.com

Pasangan yang berbahagia, mereka tidak akan membuang energinya untuk membuktikan kalau mereka bahagia pada orang lain. Mereka akan lebih nyaman bila kebahagiaan tersebut hanya mereka berdua pribadi yang merasakannya. Jadi kalau ada istilah dunia milik berdua yang lain ngontrak itu cocok sih untuk yang ini. Karena bahagia itu sifatnya intim, pribadi, nggak ada urusan sama pengakuan orang lain.

Berbahagialah dengan wajar.

couple
Foto : www.isaaclanekoval.com

Sebetulnya mau dipublish atau nggak kemesraan kamu dengan pasangan di medsos itu adalah hak masing-masing pasangan, nggak ada yang larang kok. Tapi, kita sebagai manusia nggak ada salahnya juga untuk punya kontrol diri agar bersikap wajar untuk setiap apapun yang terjadi di hidup kita. Karena kita nggak akan tahu nasib kita ke depannya.

+++

Memang, sudah banyak pendapat yang menyebutkan bahwa justru orang-orang yang nggak suka pamer kemesraan di medsos adalah mereka yang dikehidupan nyatanya lebih bahagia. Mereka lebih mementingkan menjaga kualitas di kehidupan nyata ketimbang membandingkan diri mereka dengan orang lain di dunia medsos yang penuh dengan sandiwara. Tapi balik lagi, hidup itu pilihan. Kamu yang menentukan, berarti sudah siap dengan segala konsekuensinya. So, gimana menurutmu? Setujukah dengan pendapat ini?