5 Orang yang paling berhak mendapatkan kasih sayangmu

sahabat
Image Credit : www.huffingtonpost.com

Kadang kita melihat apa-apa yang diinginkan saja tanpa sadar apa yang dimiliki saat ini. Begitu pula orang yang terdekat kita yang kadang terlupakan. Kenali orang-orang yang paling berhak mendapat kasih sayangmu. Jangan salah antara pengen dan cinta. Jangan sampai baper menghambatmu untuk move on. Justru yang harusnya disayangi dilupakan, yang tidak berhak disayangi diingat-ingat sampai lupa makan, lupa tidur, lupa diri sendiri, lupa orang-orang sekitar, lupa masa depan. Nggak banget kan?

Nah, berikut 5 orang yang paling berhak mendapatkan kasih sayangmu.

1. Ibu

bunga-untuk-ibu
Foto : forum.vncnus.net

Kasih ibu sepanjang masa kasih anak sepanjang galah. Ya, begitulah cinta ibu. Naluri seorang ibu adalah menyayangi dan melindungi anaknya.

Flashback ke masa lalu, seorang anak dilahirkan oleh seorang ibu lalu disusui dan dirawat hingga dewasa. Dialah orang yang mengingatkanmu jangan lupa makan ya nak, nak pulang jangan terlalu malam berbahaya, nak jangan lupa bawa pensil 2b besok ujian. Itulah ibu, mungkin terlihat bawel padahal itu bukti perhatiannya padamu, mungkin kita akan mengerti setelah menjadi orang tua. Bukankah ibumu yang berjaga hingga malam untuk menemanimu ketika kamu sedang sakit. Namun sayang sekali, orang yang berhak disayangi ini kadang terlupakan.

2. Ayah

ayah ibu anak
Foto : naturallypeaceful.com

Ayah mungkin terlihat cuek tetapi kasih sayangnya adalah memberikan perlindungan terhadap anaknya. Itulah naluri seorang ayah. Jika dia tegas dan mungkin beberapa kali marah-marah padamu itu adalah bukti kasih sayangnya. Dia tidak ingin anaknya terjerumus dalam hal-hal yang salah. Dia yang bolak-balik kepusingan ketika ada masalah, mencari solusi tanpa ingin membebani orang lain, banting tulang kesana-kesini untuk menghidupimu. Sebagai anak mungkin kita belum mengerti, namun setelah menjadi orang tua pasti mengerti. Namun sayang sekali, orang yang berhak disayangi ini kadang terlupakan.

3. Suami/istri

menikah
Foto : trivia.id

Suami/istri adalah yang dulunya orang asing bagi kita tapi setelah menikah berhak mendapatkan kasih sayangmu. Jika dua orang telah berkomitmen maka itu berarti masing-masing siap memikul tanggung jawabnya. Cinta sebelum pernikahan adalah tanpa komitmen, jadi jangan marah-marah jika disakiti karena nggak ada pertanggung-jawaban antara keduanya. Saat menikah dua orang berbeda karakter saling mengisi dengan satu visi yang sama dan untuk saling menemani sisa hidup. Namun sayang sekali, orang yang berhak disayangi ini kadang terlupakan.

4. Kerabat terdekat

happy students giving high five at school
Foto : www.giosef.it

Mungkin bisa keluarga terdekatmu, sahabatmu, tetanggamu. Mereka adalah orang-orang terdekatmu. Bukan soal yang tabu, bahwa manusia adalah makhluk sosial. Pasti membutuhkan orang lain, tidak mungkin bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Saat meninggal pun tentu kerabatmu yang mengurusimu bukan diri sendiri. Saat engkau lagi susah mereka yang paling dekat sebagai perantara untuk membantumu. Namun sayang sekali, orang yang berhak disayangi ini kadang terlupakan.

5. Dirimu sendiri

cintai-dirimu-sendiri
Foto : www.botcommunications.com

Tidak banyak orang yang menyayangi dirinya sendiri. Karena terjebak cinta buta, logika pun tidak jalan. Akhirnya merugikan diri sendiri tapi baru sadar. Padahal perasaan itu dinamis, sekarang bisa suka nanti bisa tidak. Kalo udah begini perasaan diri sendiri yang tersakiti. Selagi masih muda, padahal kamu bisa mempersiapkan diri untuk masa depanmu. Jika kamu menginginkan pasangan yang baik maka baikan dulu diri sendiri. Karena kamu hidup dengan jodohmu, jemput dia dengan cara yang indah. Dirimu juga amanah yang harus dijaga. Jika menjaga amanah diri sendiri saja tidak bisa bagaimana bisa menjaga amanah yang lebih besar. Namun sayang sekali, orang yang berhak disayangi ini kadang terlupakan.