Berdebat dengan pasangan adalah cara terunik untuk saling mencintai

berdebat
Image Credit : www.growingyourbaby.com

Menjalin cinta memang menyenangkan, tapi pahamilah disetiap proses mencintai pasti ada fase sedih dan kesal terhadap pasangan. Salah satunya adalah menghadapi perdebatan atau berargumen antara kamu dan dia.

Namun menurut Gail Salitz, seorang psikiater dan penulis buku ternama menyatakan bahwa pasangan yang sering beradu argument justru mendapat manfaat yang lebih daripada hubungan cinta yang lempeng-lempeng aja. Dengan berdebat, mereka dapat mengekspresikan pandangan, perasaan dan sifat individu mereka masing-masing.

BACA JUGA : 6 Hal wajib yang harus kamu lakukan sebelum menikah. Jangan sampai nggak, atau kamu akan menyesal!

Dr. Pam Spurr, seorang ahli hubungan antar manusia, juga menjelaskan bahwa pasangan yang berargumen justru memiliki perasaan yang sangat kuat. Mengapa?

Karena cara pasangan berargumen memberikan petunjuk tentang hubungan itu sendiri.

Meski berdebat dengan pasangan menuai manfaat, kamu juga harus menguasai beberapa aspek memulai perdebatan secara sehat tanpa saling menyakiti.

#1. Hindari kalimat yang membuat kamu menyesal setelah mengucapkannya saat berdebat.

pasangan marahan
Foto : huffingtonpost.com

Ketika emosi pikiran sering tidak terkontrol, hingga berpengaruh  pada apa yang akan kita ucapkan. Kalimat menyakitkan bisa jadi keluar begitu saja saat berdebat. Selain belajar mengontrol emosi, kamu juga harus belajar memikirkan kalimat apa yang pantas kamu ucapkan saat berargumen.

#2. Pastikan kamu mendengarkan terlebih dahulu hingga pasangan selesai bicara dan tetaplah berkata jujur meski kamu merasa marah dan kesal padanya.

memberi pujian ke cewek
Foto : lovemybrit.com

Meskipun berdebat, hendaklah kamu menunjukkan sikap menghargai terhadap pasangan dengan menjadi pendengar yang baik. Setelah selesai, kamu bisa memberi feedback dengan mengeluarkan unek-unekmu secara jujur tanpa memendam. Cara itu dapat mengkondisikan perdebatan yang sehat tanpa harus saling memotong pembicaraan.

BACA JUGA : 3 Komponen yang harus kamu miliki untuk membuktikkan bahwa cintamu dengan pasangan adalah cinta ideal

3. Kamu nggak perlu menjadi pihak yang selalu benar.

pasangan bicara
Foto : withintheheartofme.blogspot.com

Ingat gaes, masalah itu harus dicari solusinya bukan saling tuduh menyalahkan. Saat berdebat kamu nggak harus selalu benar, ketika kamu salah mengakui kesalahan juga penting dilakukan. Dengan begitu kalian bisa segera akur kembali. Hubungan cinta kalian makin kuat.

4. Kamu harus belajar memahami sudut pandang pasangan.

pasangan bicara
Foto : www.huffingtonpost.ca

Belajar memahami apa yang dipikirkannya adalah salah satu bentuk saling mencintai. Ketika ada masalah kamu nggak harus egois, kamu perlu merasakan berada di posisinya seperti apa, apa perasaannya, apa yang dia harapkan untuk mencapai kebahagiaan berdua. Dengan begitu kamu bisa jadi lebih peka.

BACA JUGA : Karena hanya dengan cinta tak bisa bikin kenyang, jadi 9 hal ini harus kamu lakukan agar hubungan bahagia!

5. Mengingat tujuan dari perdebatan yang kalian lakukan.

baper
Foto : www.tayloroliviaphotography.com

Tujuan dari berdebat atau berargumen adalah demi mendapat solusi bukan menambah masalah. Itu yang harus kalian pelajari. Jadi, ketika obrolan kalian sudah di luar konteks maka segera akhiri perdebatan daripada timbul pertengkaran yang lebih panas.

***

Ingat, pasangan yang bijaksana adalah pasangan yang menyadari bahwa dengan berargumen sama halnya dengan belajar memahami karakter pasangan dan belajar menghargai perbedaan masing-masing.

‘Cinta itu bukan sibuk menyatukan tapi belajar untuk berjalan beriringan.’ – Indah Hardinoto, Penulis Cantik.