6 Reaksi lelaki ketika diajak menikah sama pacar

pria takut
Image Credit : www.shminhe.com

Sebuah hubungan tak akan menjadi apa-apa tanpa adanya ikatan pernikahan. Sebuah hubungan juga tak bisa menjadi resmi tanpa adanya ikatan dinas. Nah, yang terakhir itu adalah hubungan antara instansi pendidikan dengan jaminan pekerjaan mapan dari Negara. Jadi karena Kita Muda sedang tak membahas soal ini, mari kita kembali ke bahasan menikah.

BACA JUGA : Menikah itu perkara mudah, tapi membuat hubungan rumah tangga harmonis butuh kerja nyata

Usia kehamilan wanita itu ada batasnya, tak seperti lelaki yang kapan pun bisa diajak untuk memproduksi generasi. Berangkat dari keterbatasan itulah yang mungkin membuat wanita yang sudah berada pada usia pantas menikah, menagih kepada si lelakiagar segera dilamar. Sementara, lelaki yang sehari-hari tengah mengupayakan kemapanan itu, sudah pasti bergidik tatkala mendengar ajakan menikah tersebut. Lewat artikel ini, Kita Muda merangkum ekspresi-ekspresi para lelaki kala diajak menikah:

1. Alih-alih merasa bahagia dengan ajakan serius itu, si cowok malah memilih cuek saja menanggapinya.

sibuk sendiri
Foto : www.youtube.com

Bagi cowok-cowok yang memang sejak awal mendekati cewek dengan tujuan ingin memacari, sudah pasti malas mendengar pertanyaan ajakan menikah. Kalau si cewek tetap ngotot ingin dinikahi, cowok semacam ini akan lebih memilih untuk meninggalkannya, lalu mencari cewek lain yang bersedia dipacari. Sekalipun si cewek ngotonya sampai bilang:

Lalu, anak kita yang ada di dalam perut aku ini, bagaimana?

Cowok tipe ini mungkin akan menjawab dengan enteng:

Soal membuat anak, itu urusanku. Soal mengasuh anak, itu urusan pria yang menikahimu.

Girls, kalau ketemu cowok yang sudah ada tanda-tanda macam begini, sebelum dilanjutkan dan menyesal pada nantinya, sebaiknya jauhi saja dia sejak sekarang. Iya, sekarang. Kalau tidak sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kamu, siapa lagi? Nasib bangsa ada di tanganmu!

2. Bagi beberapa cowok, menikah itu menakutkan. Karena bersamanya, ada sekumpulan tanggung jawab yang harus diemban.

takut
Foto : gizmodo.com

Menikah itu tak hanya tentang beradu di ranjang. Lebih dari itu. Bersama janji suci yang telah terucap, ada sekumpulan tanggung jawab yang sudah menaiki pundak, dan berharap agar ia segera dilaksanakan nantinya. Maka tak heran, apabila menikah, bagi sebagian atau beberapa pria, sungguh menakutkan!

3. Kalau sudah akut, dan ajakan itu menjadi beban pikiran, cowok juga bisa sampai stres dibuatnya.

suka di kamar
Foto: anglianhome.co.uk

“Menikah? Apa, aku akan menikah? I can’t believe it!” begitulah ucapan seorang cowok di depan cermin kamar mandi, sembari mengunyah-ngunyah sabun yang terdapat pada wastafel.

Banyak yang bilang kalau: tontonan, bacaan dan mainan cowok itu, dari kecil sampai besar, begitu-begitu saja. Berbeda dengan cewek, yang tontonan, bacaan dan mainan ceweknya selalu berubah-ubah, menyesuaikan usia. Ini juga yang menyebabkan mengapa cewek lebih cepat dewasa, sementara cowok tidak. Ini mengapa yang menyebabkan cowok bisa stres andaikata diajak menikah, sementara kalau semisal cowok yang mengajak duluan, si cewek justru akan riang gembira. Itulah, Kawan Muda. Itulah!

4. Kalau melepas sayang, tapi kalau dipertahankan kok tuntutannya menikah. Ya sudah, mengulur waktu saja.

susah move on
Foto : markmanson.net

Pernah nonton sepak bola, tim unggulan versus tim gurem, lalu ketika tim gurem berhasil melesakkan sebuah gol ke gawang tim unggulan, para pemain dari mereka selanjutnya tidak bermain secara serius, tapi malah membuang-buang bola dan berkali-kali ganti pemain? Nah, mereka itu sedang mengulur-ulur waktu, sebetulnya. Lumayan, tiga poin. Yang dikalahkan bukan tim sembarangan, pula. Tentu, kalau tim gurem sampai terbukti menang, harkat dan martabatnya akan meningkat di mata masyarakat.

Kurang lebih, begitulah yang akan cowok-cowok lakukan apabila diajak menikah oleh cewek yang sungguh-sungguh ia cintai. Perasaannya pasti berdebar, antara: kalau dilepas sayang, tapi kalau dipertahankan kok tuntutannya menikah. Maka solusi yang dipilih: ya sudah, mengulur waktu saja.

5. Ekonomi yang belum mapan, memengaruhi keputusan cowok untuk kemudian memilih mengakhiri hubungan.

putus
Foto : ottmag.com

Sering terjadi: pacaran bertahun-tahun, menikahnya kepada yang ketemu baru tiga bulan. Mungkin, ada sebagian dari Kawan Muda yang berkomentar:

“Ya iyalah, kan, yang tiga bulan, mengajak menikah karena terlanjur ‘jadi’, sementara yang bertahun-tahun malah enggak ‘jadi-jadi’. Coba kalau yang bertahun-tahun dulu itu ‘jadi’, menikahnya sama siapa, heh?”

Tapi, wahai Kawan Muda yang baik hatinya dan positif pikirannya, bukan itu maksud sebenarnya. Tapi lebih kepada pemikiran pria yang tak ingin kelak membuat ceweknya menderita, sementara pekerjaan yang ada sekarang masih serabutan. Jadi, cowok yang menjalin hubungan bertahun-tahun itu dengan berbesar hati, mungkin berkata dalam hati:

“Tinggalkan saja aku, Sayang. Aku yakin, di luar sana, akan ada pria yang lebih bisa membuatmu aman.”

Dengan mengharu biru, cewek juga mungkin akan menjawab:

“Maafkan aku, Sayang. Jujur, berat bagiku meninggalkanmu. Tapi, mau bagaimana lagi?”

“Tenang, Sayang. Kelak saat kau sudah punya keamanan, datanglah padaku apabila kau membutuhkan kenyamanan,” jawab pria brengsek itu dengan senyum licik.

6. Pria dewasa, tak gentar diajak menikah. Dia justru bersedia untuk bersama-sama menyusun rencana.

cinta
Foto : www.browngirlmagazine.com

Dari sekian ekspresi yang telah Kita Muda paparkan di atas, hanya ekspresi inilah yang didambakan para wanita. Sungguh membahagiakan memang, andaikata dalam hidup ini engkau dapat bersatu dengan orang yang engkau sayangi. Semoga, engkau segera dipertemukan dengan pria yang demikian. Aamiin.