Buat kamu para lelaki, ini lho alasan kenapa wanita lebih memilih menikah muda

nikah-muda
Image Credit : www.pengentahu.net

Menikah muda ya? Hmmmm….. Mimin udah kebelet banget nih :v

Tanpa perlu dijelasin apa arti dari nikah muda itu sendiri. Justru yang harus dikepo itu kenapa kamu memilih nikah muda?

Kamunya ini coba tanya ke cewek, nggak sedikit kok cewek jaman sekarang yang pingin nikah muda. Dari pada kamu survey 1000 orang cewek, mimin kasih tau aja nih sebagai perwakilan para cewek, kenapa sih cewek itu memilih untuk nikah muda dan apa alasannya?

Ini dia alasannya …

Baca Juga : Girls,… Sebelum berlanjut ke pernikahan, pastikan tanda-tanda ini ada pada calon suamimu

#1. Kalo sama-sama cinta dan serius, kenapa enggak?

Calon udah ada, udah srek dihati, menghindari pacaran menahun, menghindari zina, dan materi bisa dicari bareng-bareng. Ya udah sih nikah aja, jangan ribet. Kamu cinta dan kamu serius? Ya udah lamar gih!

*Sebenernya ini kode lhooo bang… kode …

#2. Usia 20an itu  masa sempurna untuk organ tubuh wanita bereproduksi.

Catet! Umur 20an itu masa sempurna tubuh wanita bereproduksi. Ini alasan yang paling imliah. Semakin tua umur wanita, semakin menurun kemampuan reporduksinya. Mau anak kualitas baik, ya nikah muda.

Yukkk bang,…

#3. Alasan nikah muda ya biar jadi mahmud dong, alias mamah muda cantik.

sophia latjuba sophia muller
Foto : Wovgo

Bayangin kalau nikah muda tuh, jarak umur anak dan ibu nggak berbeda jauh. Nikah umur 20, 15 tahun kemudian umurmu 35 dan anakmu udah beranjak remaja. Pasti nyenengin abis, masih bisa bergaul sama temen-temen dan kelihatan muda pastinya. Laki seneng juga nggak?

Baca Juga : Cewek bakal leleh kalau cowok melakukan hal-hal ini padanya. Dijamin deh …

#4. Perhitungan usia dan kemampuan finansial.

Ini juga bisa dipertimbangkan kalau nikah muda. Anggap aja si cewek bekerja, kalau dipikir-pikir ketika anakmu udah kuliah, usiamu itu masih tergolong usia produktif jadi bisa membantu suami mengumpulkan uang dengan bekerja. Pemikiran yang logis.

#5. Menyempurnakan ibadah.

Alasan klise tapi masuk akal. Sebagai manusia menyempurnakan ibadah untuk meningkatkan keimanan adalah hal wajib untuk dilakukan. Dan kebetulan, menikah adalah salah satu poin penting untuk menyempurnakan ibadah. Jadi tunggu apa lagi? Lamar adek sekarang bang… lamar, terus nikah …

#6. Calon suami udah pada usia matang.

Cek media sosial
Foto : www.pexels.com

Sebagai cewek, wajar untuk memilih cowok yang usianya lebih tua. Hal ini dianggap sebagai tolak ukur kematangan pasangan. Nah, kalau kamu udah dapet yang umurnya matang, segerakanlah menikah. Paling tidak pemikiran ke arah situ sudah ada. Dengan modal kepercayaan pada kematangan si calon suami niscaya rumah tanggamu akan kokoh dipimpin pria yang matang pemikirannya.

Baca Juga : Untuk kamu, wanita yang gemar merusak hubungan orang lain

#7. Rasa saling mendukung akan tercipta dengan sangat kuat.

Ketika statusmu jomblo atau masih pacaran masih ada sifat individualisme dalam diri. Ingin menggapai sesuatu seorang diri. Entah itu karir, bergaul dengan banyak teman, menjelajah ke berbagai belahan dunia—yang menyebabkan kalian berdua akhirnya lupa dalam hubungan ini mau diarahkan kemana? Cewek benci hal yang nggak pasti!

Dari pada ngambang, persatukan dalam kata SAH. Itu membuat kalian lebih bisa mikir keberadaan satu sama lain dari pada bertindak secara egois.

#8. Jangan takut, semua yang bisa dilakukan sebelum menikah nyatanya juga bisa dilakukan setelah menikah.

Apa sih yang pingin kamu raih?

Karir yang tinggi, sekolah S2, Jalan-jalan keliling dunia?

Hal itu akan menjadi momen yang paling indah jika ada suami yang turut mendampingi.

#9. Karena kita sebagai cewek udah mampu dan merasa siap.

Lagi-lagi alasan klise. Hal ini soal kemampuan dalam membina biduk rumah tangga. Kalau alasan takut nggak bisa masaklah, takut nggak bisa ngurus anak lah? Mau sampai kapan?

Kamu loh belum menjalani? Pikiranmu jangan sotoy deh, kemampuan orang beda-beda. Nikah itu simpel, cuma masalah proses dan kemauan aja.

#10. Supaya bisa merasakan sendiri gimana perjuangan jadi Ibu rumah tangga di usia muda.

Biasanya, setelah menikah program berikutnya adalah memiliki momongan. Di usiamu yang tergolong muda untuk memiliki anak, otomatis akan membuatmu memilih pekerjaan setengah hari dan sisanya di rumah.

Justru ini adalah tantangan bagi sebagian wanita untuk merasakan perjuangan mengurus anak dan suami di usia muda. Hasilnya kamu akan jadi wanita yang lebih cepat dewasa dari sebelumnya.

#11. Suka duka dihadapi bersama.

pasangan
Foto : pictures.4ever.eu

Tentunya ketika kalian pacaran akan merasakan kecocokan, mengalami pengalaman susah sedih bersama dan belajar menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing. Hal ini bukankah makin indah kalau dijadikan dalam satu ikatan pernikahan? Sasling merintis kehidupan bersama dengan landasan kecocokan dan saling menerima apa adanya?

Baca Juga : Jadi ibu rumah tangga sekaligus bantu suami bekerja atau jadi wanita karir? Kenapa tidak?

#12. Ingin membahagian orang tua.

Tuh kan, nikah itu nggak perlu alasan ruwet, yang simpel-simpel aja. Contohnya ingin membahagiakan orang tua. Tentunya orang tua bakalan seneng kalau anaknya nikah, kemudian nggak lama muncul kehadiran sang cucu. Duh, cepetan deh pokoknya…

#13. Menghindari maksiat.

Seperti penjelasan poin pertama, alasan ini juga jadi faktor penting.

Semakin lama pacaran semakin kamu dihadapkan dengan godaan-godaan tak tertahankan. Duh jangan sampai terjerumus deh ya. Udah segera nikah aja.

Baca Juga : Untuk kamu pria atau wanita single di luar sana, bersabarlah, Tuhan sedang menyiapkan jodoh yang baik untukmu