Girls,… Sebelum berlanjut ke pernikahan, pastikan tanda-tanda ini ada pada calon suamimu

menikah
Image Credit : trivia.id

Jodoh hanya ada di tangan Tuhan. Dialah yang menentukan siapa jodoh kita kelak. Tugas kita hanya memantaskan diri dan berusaha mengambilnya dari tangan-Nya. Meski sudah ditentukan, nggak ada salahnya dong kita mengharapkan yang baik-baik dari jodoh kita supaya rumah tangga bisa berjalan dengan baik.

Sebagai kaum Hawa yang nantinya dipimpin kaum Adam, kita harus teliti memilih seperti apa sosok pemimpin itu. [Baca Juga : Pria kaya menyenangkan. Tapi pria pekerja keras jauh lebih menentramkan] Dari hasil riset kecil-kecilan Kita Muda tentang kriteria calon suami yang baik, tertujulah pada kesimpulan di bawah ini...

#1. Saat menikah nanti, yang terpenting bukanlah mereka yang bisa mendampingimu selama 24 jam penuh tapi mereka yang bisa mengerti.

on time
Foto : www.themuse.com

Siapa bilang dengan menikah kamu bisa berdampingan dengannya selama 24 jam? Belum tentu. Ini bukan Indomaret yang buka 24 jam. Ada saat-saat dimana kalian tidak bisa bersama. Misalnya, saat kamu atau dia bekerja. Ya kali barengan terus 24 jam penuh 7 hari seminggu.

Waktu kalian tidak bersama, dibutuhkan rasa pengertian yang besar agar tidak timbul hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA : Girls, untuk pelan-pelan putusin kamu, Biasanya cowok akan melakukan hal-hal seperti ini

#2. Carilah pria yang apa adanya, bukan ada apanya.

pria suka menggoda
Foto : www.pexels.com

Yep, harta itu penting. Nggak punya harta manusia jadi sengsara. Kalau kata Om Mario Teguh sih, “Uang memang tidak di bawa mati, tapi tanpa uang, kehidupan akan susah.

Namun patokan ini sebaiknya tidak dijadikan patokan utama saat mencari calon suami. Bolehlah cari calon suami yang sudah mapan, sudah mapan tidur… *dikeplak. Tapi ya jangan kebangetan standarnya. Harus udah punya rumah mewah lah, punya mobil lah, punya deposito banyak lah, punya perusahaan banyak lah, punya istri banyak lah, nah lho… *dikeplak.

Semakin tinggi standar kemapananmu, semakin kecil peranmu dalam perjuangannya mencari nafkah.

#3. Saat menikah nanti, jangan halangi ia menjalani kesibukannya. Selama ia masih menyisihkan waktu untukmu, maka tidak menjadi masalah besar.

pasangan liburan
Foto : romancetravelexpert.wordpress.com

Pria mana yang bisa hidup tanpa hobi atau mainan? Nggak masalah kalau dia menjalani hobinya. Asalkan ia meluangkan waktu untukmu, maka selesailah urusan. Ingat ya, semua pria itu adalah “anak kecil.”

BACA JUGA : Kalau wanita ingin dimengerti, ketahuilah bahwa pria juga butuh dipahami

#4. Masa-masa pacaran terasa nggak lengkap jika tidak disertai dengan rayuan dan pujian yang manis. Namun alangkah lebih baik jika kamu mencari yang tuturnya katanya baik dan tidak menyakitkan hati.

pasangan bicara
Foto : withintheheartofme.blogspot.com

“Yank, kamu cantik banget, mirip bidadari yang turun dari khayangan.”

“Oh,cooooo ccccwwiiittttt …”

Kriteria calon suami yang bisa merayu dan menggombal itu penting banget tapi lebih penting lagi ialah calon suami yang tutur katanya enak didengar. Jarang marah-marah, nggak bicara kasar, yang diucapin selalu pujian, pokoknya yang baik-baik deh. Kenapa harus cari yang tutur katanya baik? Soalnya pas berumah tangga, kemungkinan berantemnya lebih besar dibandingkan masa-masa pacaran.

#5. Carilah pria yang bisa memberikan kepercayaannya padamu.

pasangan
Foto : pictures.4ever.eu

Mencari pasangan yang bisa dipercaya saja nggak cukup. Kriteria lain yang harus ada adalah ia juga harus percaya padamu. Hubungan dibangun di atas pondasi saling percaya. Jadi sebelum melanjutkan ke jenjang yang lebih serius, pastikan pondasi itu sudah kamu miliki.

#6. Sebagai kepala keluarga, dia harus bisa menuntunmu menjadi manusia yang lebih baik.

kencan
Foto : papasemar.com

Udah bukan saatnya lagi nakal-nakalan. Sekarang saatnya berbenah diri agar menjadi pasangan sekaligus calon orangtua yang baik. Carilah ia yang bisa membuatmu jadi pribadi yang bertambah baik dari hari ke hari. Jangan cuma yang bisa ngajak kamu jalan sana sini tanpa tujuan yang pasti dan bikin rugi diri sendiri.

BACA JUGA : Kamu terlalu “muda” untuk menikah jika 9 tanda ini masih saja ada pada dirimu

#7. Menerapkan aturan dalam rumah tangga boleh saja, namun sebaiknya carilah mereka yang tidak terlalu banyak membatasi.

pasangan
Foto : hdimagesnew.com

Gimana rasanya kalau semua-muanya serba dibatasi? Apa-apa nggak boleh, dikit-dikit dilarang. Mau beli baju nggak boleh, mau nyalon nggak boleh, mau jalan-jalan sama ibu muda lainnya nggak boleh, bolehnya di rumah terus ngurus rumah sama anak. Mau punya suami kayak gitu? Nggak kan …

#8. Akan ada perbedaan-perbedaan yang muncul di antara kalian. Kalian harus bisa menghargai satu sama lain.

pasangan serasi
Foto : digitalresult.com

Pernikahan berarti penyatuan dua insan yang berbeda. Hendaklah perbedaan ini disikapi dengan bijaksana. Apalagi kalau sudah menyangkut soal hobi dan kesukaan, sebagai wujud sikap toleransi yang tinggi, bolehlah sesekali kalian saling menemani menjalani hobi masing-masing.

BACA JUGA : Kalau kamu dan dia sudah cocok, berarti tanda-tanda ini ada dalam hubungan kalian

#9. Carilah mereka yang bisa memberikanmu cinta tanpa syarat.

pasangan tepat
Foto : www.pexels.com

Pada akhirnya, saat menikah adalah saat dimana cinta kalian benar-benar diuji. Perilaku-perilaku yang nggak kelihatan semasa sebelum menikah sedikit demi sedikit mulai terbuka. Watak baik dan buruk mulai terungkap hingga terbukalah jati diri kalian yang sebenarnya.

Dari sembilan tanda di atas, sudahkah pasanganmu memiliki kesemuanya? Sudahkah ia layak dijadikan pasangan hidup? Share di kolom komentar dong