Girls, untuk pelan-pelan putusin kamu, Biasanya cowok akan melakukan hal-hal seperti ini

marah
Image Credit : www.whitsundayprofessionalcounselling.com

Dewasa ini banyak sekali dikenal yang namanya ghosting. Itu semacam sikap menggantungkan pasangan tanpa kejelasan. Kalau sudah bahasannya soal kejelasan, sudah pasti yang menjadi titik fokus di sini cowok dong ya. Karena sejatinya, candunya cowok untuk mikir kotor itu sama kayak candunya cewek akan kejelasan status dan apa-apa selalu dikabarin.

Cowok bisa, hidup berhari-hari tanpa kabar dari cewek, tapi cewek enggak bisa. Itu kenapa cewek itu mendambakan kejelasan. Bagi cowok, enggak ngabarin itu sama dengan memukul genderang perang. Makanya, kalau sudah berpasangan, sering-seringlah berkabar pada pasangan, wahai cowok. Kalau sampai tak berkabar, liarnya pikiran cewek akan mengarah kepada prasangka-prasangka. Bahkan, ia akan berpikir bahwa kamu sudah tak cinta lagi dengannya. Girls, menelaah bahwa cowok itu akan meninggalkanmu atau tidak itu tak cukup hanya dengan 1 hal tersebut, tapi masih ada hal-hal lain yang perlu kamu telaah lagi.

BACA JUGA : Kalau wanita ingin dimengerti, ketahuilah bahwa pria juga butuh dipahami

Nah, pada artikel kali ini, Kita Muda bakal membedah ciri-ciri atau apa-apa saja yang bisa kamu jadikan patokan untuk mendeteksi apakah dia bernafsu meninggalkanmu. Ini dia.

Cewek yang menghubungi duluan.

sibuk
Foto : www.askmen.com

Kalau cewek udah menghubungi duluan, itu tanda bahwa dia udah cinta mati banget sama cowok tersebut. Seyogianya, cowoklah yang seharusnya berkabar dan menghubungi duluan. Kalau sudah cewek yang menghubungi duluan, apalagi frekuensinya sering sekali, bisa jadi itu indikasi bahwa cowokmu mulai bosan denganmu. Dan sebentar lagi mungkin ia akan berpikir untuk meninggalkanmu.

Enggak betah jalan lama-lama.

bosan
Foto : www.creativedigest.co.uk

Kalau hanya sekali-dua kali itu enggak apa-apa. Misalnya dia beralasan sibuk, rapat, atau semacamnya. Tapi kalau sudah sering, kamu patut curiga. Bisa jadi, ia telah bosan kepadamu. Ia tak nyaman lagi jalan denganmu.

Dia beralasan sibuk dan membatalkan pertemuan denganmu.

smartphone
Foto : www.umts-stick.org

Kalau sibuknya itu hanya sekali atau dua kali itu enggak apa-apa, beneran. Apalagi kalau alasannya kerja. Itu bisa banget dimaklumi. Tapi kalau sudah sering, bahkan sampai berani membatalkan pertemuan yang jauh-jauh hari sudah direncanakan, dan yang kayak begini sudah sering pula, wah hati-hati. Bisa-bisa ia mulai bosan padamu.

Tak tampak lagi semangatnya saat jalan denganmu.

sibuk sendiri
Foto : www.youtube.com

Mungkin, dulu pertama-tama ia bergitu bergairah sekali. Penuh semangat. Tapi lama-lama bosan. Bisa jadi itu wajar, karena setiap hubungan ada siklusnya. Namun jika ini berkepanjangan, waspadalah, jangan-jangan ia mulai bosan pada hubungannya denganmu.

Kalau chat, singkat.

sedang chatting
Foto : blogs.adobe.com

“Lagi apa sayang?”

“Makan.”

“Sama siapa, Sayang?”

“Sumanto.”

Itu adalah contoh percakapan yang nanyainnya udah semangat banget, ceria banget, eh yang jawab melempem. Nah, kalau cowok udah melempem gitu, bisa jadi, lagi-lagi, ia bosan pada hubungan kalian. Namun jika sudah berkepanjangan, ini merupakan gejala kalau ia ingin segera meninggalkanmu.

Ada aja alasannya.

tidak serius dalam hubungan
Foto : www.huffingtonpost.com

“Kamu ke mana aja sih seharian, kok enggak ngabarin?!”

“Maaf Sayang, paketan aku habis.”

“Ya, kan, bisa beli.”

“Maaf Sayang, uang aku habis.”

“Ya, kan, bisa kerja.”

“Maaf Sayang, aku udah berkali-kali masukin lamaran pekerjaan, tapi ditolak semuanya. Sekalinya diterima, pekerjaan yang harus aku kerjakan enggak sesuai dengan minatku. Contohnya kemarin, aku diterima di sebuah perusahaan spare part motor. Nah, waktu itu …”

#MalahCurhat

Inti dari itu semua adalah: A-L-A-S-A-N!

Cowok itu, kalau memang dia cinta, apapun akan diupayakan. Termasuk komunikasi dan berkabar kepada pasangan. Tapi kalau emang udah bosan, udah pengen berpisah dari hubungan, ada fasilitias aja dipikir-pikir: gimana caranya biar fasilitas itu hilang. Kalau lagi punya paketan, misalnya. Ngakunya enggak punya paketan, atau paketan habis, atau hp rusak, dan banyak lagi lah alasan-alasannya.