Untuk kamu, wanita yang gemar merusak hubungan orang lain

cewek perusak
Image Credit : cintasejati.co.id

Dalam beragamnya asmara, mengandung cerita yang rupa-rupa. Ada cinta yang berbahagia, ada yang berjodoh dengan orang yang tidak dicintai, ada yang cinta tak direstui, ada juga cinta tak terpisahkan. Nah, yang terakhir itu judul lagu.

BACA JUGA : Kamu harus semangat meski telah berusaha dan ternyata jodohmu bukan dia

Sebetulnya, yang di atas itu belum apa-apa. Masih ada banyak lagi. Salah satunya: datangnya orang ketiga dalam suatu hubungan. Dalam konteks ini, pada bahasan artikel ini, yang sedang digambarkan ialah wanita-wanita yang memilih masuk pada sebuah hubungan dan berujung pada rusaknya hubungan tersebut. Hey kalian, wanita-wanita perebut kekasih orang, ini ada pesan dari wanita-wanita yang merasa hatinya tersakiti karena kekasihnya engkau rebut:

#1 Hargai kehidupan masing-masing.

Tidak sepantasnya kamu merusak hubungan mereka yang telah berbahagia dan sedang merajut mimpi-mimpi indah untuk dicapai bersama. Apakah kamu tidak membayangkan, bagaimana jika kamu berada di pihak wanita yang kau rebut kekasihnya itu? Cobalah untuk menanyakan itu sebelum atau saat menjalin hubungan terlarang dengan orang lain.

#2 Ya, memang, si pria juga salah. Tetapi wanita yang diajak selingkuh tak seharusnya menerima.

cemburu
Foto : lifextyle.com

Salah di sini ada 2 pihak. Pertama, salah dari pihak penebar pesona. Kedua, salah dari pihak penerima pesona. Selingkuh tak akan terjadi jika tak ada pikiran untuk menebarkan pesona. Selingkuh juga tak akan terjadi bila pihak yang ditebari pesona, memilih merespons dengan baik tawaran pesona tersebut. Jika menebar pesona dalam hubungan terlarang itu salah, lalu menerima pesona terlarang juga salah, lalu mengapa masih saja dilakukan kalau tahu itu salah?

BACA JUGA : 5 Hal yang harus kamu lakukan agar dia jatuh hati padamu

#3 Apakah kamu bangga, menjadi wanita dengan predikat: perebut kekasih orang?

Isi pikiran siapa yang tahu. Tetapi, apalagi sih hal yang ada dalam isi pikiran seorang wanita yang telah berhasil merebut kekasih orang? Was-was? Iya, tapi mungkin sedikit. Banyak senengnya. Bukankah yang sembunyi-sembunyi, bagimu begitu seru? Tapi coba pikirkan kembali: apakah kamu bangga, menjadi wanita dengan predikat perebut kekasih orang?

#4 Karma itu ada.

Setiap yang menanam, maka ia akan menuai. Termasuk soal asmara. Siapa yang merebut atau merusak kebahagian orang lain yang tengah memadu asmara, pada saatnya nanti keadaan akan berbalik. Entah yang menerima balasan ialah dirinya, atau anaknya, cucunya, atau kalau tak terbalaskan, maka pembalasan tak terampunkan akan terjadi di alam selanjutnya!

#5 Pertemuan dua orang baik yang memilih bersama dengan cara tidak baik.

pasangan bertemu
Foto : healthland.time.com

Wanita yang merusak hubungan orang lain, kamu adalah pribadi yang baik. Begitu pula ia, lelaki yang telah bersama wanita lain tetapi malah memilih menjalin hubungan terlarang denganmu. Kalian adalah dua manusia baik, yang entah mengapa, malah memilih jalur hubungan dengan cara yang tidak baik. Sungguh menyedihkan. Seperti poin empat: karma itu ada!

#6 Kebahagiaan kalian wahai peselingkuh, sesungguhnya adalah pelajaran baik bagi pihak yang perasaannya terkorbankan.

Wahai pihak yang sedang menikmati manisnya perselingkuhan, hari ini mungkin engkau dengannya tengah berbahagia. Namun ketahuilah bahwa sesungguhnya, apa yang kalian lakukan memberi pelajaran terhebat bagi wanita yang terkorbankan perasaannya. Ia justru dijauhkan dari ketidakbaikan kalian. Sudah sepantasnya ia bersyukur.

#7 Baiknya, dianggap sebagai masa lalu yang sepatutnya ditinggalkan.

Tak ada gunanya lagi mengharapkan orang yang memilih jalur tidak baik dalam menjalin hubungan. Menangis, sedih, itu wajar. Manusiawi. Namun ketika itu semua sudah selesai, maka selanjutnya ialah saat yang tepat untuk bangkit, menyongsong hari esok yang lebih cerah. Semoga dipertemukan dengan orang baik di luar sana. Aamiin.

Bersatulah wahai hati-hati yang disakiti dan ditinggalkan pas lagi sayang-sayangnya. Sesuatu yang baik sedang menunggu kalian. Percayalah!