Tipe-tipe pria yang harus kamu buang ke laut, tinggalkan, dan lupakan!

cowok yang harus kamu tinggalkan
Image Credit : www.brilio.net

Sebaiknya, menjalin hubungan asmara, penjajakannya dimulai ketika keduanya sudah mulai dewasa. Baik itu dewasa secara pikiran maupun perilaku. Kalau keduanya sudah dewasa, maka sudah tidak ada lagi yang namanya ‘main-main’ dalam menjalin hubungan. Fokusnya sudah lebih ke pola pikir: apakah si dia merupakan pasangan sejatimu? Kalau iya, adakan lamaran. Atau kalau masing-masing belum siap menikah, bisa dimulai dengan saling membaikkan diri, menabung untuk biaya pernikahan, menabung untuk masa depan, dan banyak lagi.

BACA JUGA : 5 Hal yang bikin kamu susah move on dari dia

Sebelum beranjak lebih jauh, kita balik dulu ke titik memutuskan apakah orang tersebut layak diperjuangkan, atau tinggalkan saja. Karena artikel ini dibuat khusus untuk cewek, maka yang dipaparkan dalam artikel ini pun ditujukan untuk lebih membantu cewek. Girls, ini dia tipe-tipe pria yang harus banget kamu buang ke laut, tinggalkan, lalu lupakan!

#1 Enggak punya komitmen

pasangan bicara
Foto : wallpaperscraft.com

Laki-laki yang mendatangimu dengan komitmen, adalah ia yang serius menjalin hubungan denganmu demi merajut masa depan bersama. Wujud komitmen itu seperti jantan mendatangi orangtuamu, bekerja dengan gigih demi bisa menabung untuk persiapan pernikahan, mengupayakan diri menjadi pribadi yang lebih baik, dan banyak lagi. Jadi, buat para cewek, mulai sekarang, jangan lagi-lagi tertarik kepada pria-pria yang doyan mengobral bualan-bualan janji manis. Mending yang tutur katanya biasa aja, tapi gerakannya nyata. Ya kan? Ya kan? Syukur-syukur kalau bisa dapat yang pekerja keras dan pandai beromantisme tulus dengan kata-kata. Wah, surga dunia itu!

Maka dari itu, laki-laki yang harus banget segera kamu tinggalkan adalah ia yang enggak punya komitmen. Enggak tahu hubungannya mau dibawa ke mana. Maunya disenengin melulu, giliran minta disenengin balik, eh mundur teratur. Dih, cowok macam apaan itu. Tinggalin, udah, tinggalin!

#2 Labil.

Angry Couple
Foto : www.thestar.com

Hari ini berbahagia denganmu, lalu setelah ganti hari, kebahagiaan itu sudah tak ada lagi. Sudah pindah ke orang lain, mungkin. Labil di sini bukan hanya soal cara berpikirnya saja. Tapi juga bagaimana ia berperilaku.

BACA JUGA : Cara membedakan hubungan yang sudah dewasa dengan yang masih kekanak-kanakan.

Pria-pria macam begitu memang sebaiknya harus segera ditinggalkan. Sebelum akhirnya nanti akan berdampak buruk padamu.

#3 Mudah membatalkan rencana.

marahan
Foto : www.huffingtonpost.com

Wah, ini bener-bener ngeselin. Gimana enggak nyesek coba, kamunya udah dandan rapi-rapi, eh pas kamu udah sampai di tempat makan dan nungguin dia, tiba-tiba dia ngabarin kalau ketemuannya batal. Pedih, memang. Tetapi kamu harus berbaik sangka: bisa jadi ia sibuk. Namun meski demikian, berbaik sangka pun juga harus tetap kritis. Hahaha. Kamu juga tetep kudu menyelidiki, siapa tahu, alasan ia membatalkan ketemuan, karena mau ketemu wanita lain. Ya tapi tetep kamu harus berbaik sangka dulu, sambil menyelidikinya secara detil. Baru kemudian setelah bukti-bukti kuat, maka sudah sepantasnya kamu meninggalkannya.

#4 Enggak mau ketemu keluargamu.

pasangan marahan
Foto : huffingtonpost.com

Kalau cowokmu enggak mau ketemu sama keluargamu, sebaiknya pertanyakan kembali deh keseriusannya padamu. Kekanak-kanakan banget kalau alasannya kayak ‘aku malu sama orangtuamu’. Orang yang sudah berumur, sudah bukan saatnya lagi malu. Apalagi kalau tujuannya baik.

BACA JUGA : 6 Hal ini lebih kejam dari kata “Putus”

Bertemu kedua orangtuamu adalah pintu awal bagi mereka untuk menentukan: apakah pria yang kamu pilih tersebut, pantas menjadi pasangan sejatimu? Jadi, kalau sampai sekarang dia masing enggak mau bertemu dengan kedua orangtuamu, sudah, jangan lama-lama, tinggalkan segera. Tinggalkan!

#5 Dia menyebutmu: Teman.

couple talk
Foto : www.treatprematureejaculation.com.au

Saat kamu dan dia datang ke sebuah pesta, entah itu pesta pernikahan maupun pesta rakyat, lalu kepada teman-temannya ia memperkenalkanmu sebagai ‘teman’ saja, padahal aslinya kalian berdua sudah menjalin hubungan asmara, maka sebaiknya, tinggalkan dia. Tinggalkan. Enggak ada yang perlu lagi diperjuangkan.

Jadi, bagaimana dengan priamu? Share ke dia …