Kebingungan-Kebingungan yang Cuma Dialami Oleh Anak SMA


Bingung adalah kepastian semua umat. Semua manusia pernah bingung, sebagaimana semua manusia pernah salah. Jadi kalau Kawan Muda saat ini sedang bingung, jangan kuatir, ada banyak orang-orang bingung lainnya di luar sana. Ada bingung yang kemudian diatasi dengan solusi, namun ada juga bingung yang sampai sulit dipecahkan hingga akhirnya si bingung itu memilih untuk menyusuri jalanan sembari ngomong dan ketawa-ketawa sendiri. Kamu termasuk orang bingung yang mana, Kawan Muda?

Setiap usia dan setiap lingkungan, memiliki kebingungannya sendiri-sendiri. Kalau kamu seorang pejabat publik, maka bingungmu di seputar kerjasama nasional dan internasional, ketahanan pangan, konflik antar daerah, serta hal-hal lainnya. Kalau kamu seorang pengusaha, maka bingungmu ada di sekitar demand and supply, laba menurun, omset meroket, yang gitu-gitulah pokoknya. Tapi kalau kamu anak SMA, berarti bingungnya sekitar hal-hal ini:

1. Lulus SMP, bingung: “Enaknya sekolah di SMA mana ya?”

via: Flickr.com
via: Flickr.com

Yah, itulah kebingungan ketika (akan) menjadi anak SMA. Tuh, belum jadi anak SMA aja udah bingung. Saat kebingungan ini melanda, hal yang dilakukan kemudian ialah mencari tahu informasi seputar SMA-SMA yang akan dimasuki. Lalu mempersiapkan syaratnya, dan mengikuti tesnya. Kalau diterima, maka perjalanan pencarian terhenti. Tapi kalau enggak diterima, kegiatannya: daftar terus, tes terus, daftar terus, tes terus. Gitu melulu sampai dinosaurus hidup lagi.

Setelah ke sana-kemari mendaftar dan ikutan tes, kemudian tak ada SMA yang menerima, akhirnya sekolah di STM. Selamat!

2. Pas udah sekolah, bingung lagi: “Pilih jurusan apa ya?”

via: ChakraCenter.org
via: ChakraCenter.org

“IPA, IPS, IPA, IPS, IPA, IPS, IPA, IPS, IPA, IPS, IPA, IPS, ………” kata seorang anak SMA, sembari mencabut uban dari kepala kakeknya. Hingga habis. Gundul! Yah, memang itulah keresahan selanjutnya yang dialami oleh anak SMA kalau sudah sekolah.

Si Kakek yang tadi ubannya dicabuti itu pun kemudian berkomentar:

“Kamu itu dari tadi kenapa sih, kok bilang ‘IPA, IPS, IPA, IPS, IPA, IPS’ melulu? Kamu kan anak STM!”

Si cucu yang masih seusia SMA (padahal anak STM) itu lalu sadar. Namun si kakek menyesal: ternyata uban-ubannya dihabisi tanpa guna!

3. Setelah lulus, bingungnya: “Kuliah dulu atau kerja dulu ya?”

via: NoPayMBA.com
via: NoPayMBA.com

Ini hampir pasti menjadi kebingungan seluruh anak SMA kalau mereka sudah lulus. Bahkan, ada yang kebingungan tersebut bisa sampai membawanya kepada sebuah dilema lainnya:

“Mau kuliah, tak ada biaya. Mau kerja, tak ada skil. Aku harus ngapain?”

Sementara pada saat yang sama, ada yang sedang bingung, tapi pilihan bingungnya enak semua:

“Mau kuliah, ada biaya. Mau kerja, ada skil. Aku harus pilih yang mana?”

Dan, keluhan itu cuma bisa dilakukan oleh anak STM.

4. Setelah lulus, bingung lainnya: “Mending kuliah, atau nikah? Atau kuliah sambil nikah?”

nikah-atau-kuliah

Ada juga jenis kebingungan anak SMA yang baru lulus, yang bingungnya seperti pada poin ini. Kejadian ini lebih sering terjadi pada cewek, sih. Meskipun aslinya, cowok-cowok seusia SMA juga ada yang mengalami. Cuma, populasinya banyak cewek.

Kalau Kita Muda sih menyarankan, mending lihat lebih jauh ke diri sendiri. Apa yang paling urgent dalam dirimu. Kalau kamu susah menjaga napsu, dan kerap menghabisi tisu-tisu, ya lebih baik menikah dahulu. Tapi kalau napsumu tak menggebu-gebu, dan kamu masih sanggup untuk menjaganya, terus ditambah ada biaya pula, maka mending kuliah. Gunakan masa mudamu dengan baik. Karena kamu tak akan pernah bisa mengembalikan waktu yang telah terpakai.

Tapi, Kita Muda ingetin nih: jangan pernah kuliah sambil nikah. Ya, bukan apa-apa. Bayangin, kalau kamu kuliah sambil nikah, kan kasihan dosen dan para mahasiswa yang lagi di kelas. Dosen lagi jelasin materi, tiba-tiba di kelas ada yang teriak:

“Saya terima nikahnya, Warsinah binti Bapak Tohir, dengan mas kawin seperangkat alat salat, dibayar, TUNAI!”

Kan jadi awkward suasana kelas.

5. Kalau kuliah, bingungnya: “Kuliahnya jurusan apa ya?”

via: Magique.com
via: Magique.com

Sekolah, udah lulus. Biaya, ada. Rencana kuliah, direstui. Tapi masih aja ada kebingungan yang melanda. Ya, mau ambil jurusan apa. Menurut Kita Muda, ini adalah kebingungan yang harus ada perbincangan lebih lanjut, dan lebih banyak. Karena sekali saja kamu salah ambil jurusan, nyeseknya bersemester-semester. Sampai lulus. Kerja di bidang itu. Nyeseknya sampai tua!

Jadi, kalau Kawan Muda bingung soal jurusan kuliah, ada baiknya cari tahu tentang kelebihan dan kekurangan pada diri sendiri terlebih dahulu. Lebih baik memoles apa yang sudah lebih, agar menjadi cemerlang. Bukan menambal yang kurang,karena hanya akan menjadikan semuanya berimbang. Sehingga bikin kamu jadi orang rata-rata.

6. Kalau nikah, bingungnya: “Nikahnya sama siapa ya?”

via: HuffingtonPost.com
via: HuffingtonPost.com

Waini. Udah berunding alot sama keluarga, dan setelah disepakati untuk pilih menikah, eh malah bingung: nikahnya sama siapa? Kan, enggak asyik. Ini sama aja kayak niat pengin banget kenyang, tapi enggak ada yang bisa dimakan. Jadi kalau setelah lulus SMA kamu ingin sekali menikah, pastikan dulu kalau ada orang yang akan kamu nikahi. ITU!