Tutorial pencitraan di media sosial biar kamu terlihat udah kerja, meski aslinya masih nganggur!

Kerja
Image Credit : newscientist.com

Sebagaimana hal-hal lainnya, sosial media juga seperti 2 mata pisau. Satu sisi tajam, dan sisi lainnya tumpul. Sosial media bisa kamu gunakan untuk menyebarkan berita-berita negatif yang memprovokasi orang-orang, tapi bisa juga dipakai untuk menggaungkan hal-hal positif. Tapi ada hal-hal yang aslinya negatif, namun bungkusnya positif. Pencitraan, misalnya.

Pencitraan adalah sebuah kegiatan untuk menutupi keaslian dari seseorang atau kelompok. Yang aslinya buruk, dibuat baik. Yang aslinya baik, digambarkan lebih baik. Berikut ini Kita Muda mempersembahkan artikel tentang pencitraan. Tapi ini tutorial yang receh-receh aja. Percaya deh, ini enggak sampai memprovokasi pikiran sampai level yang lebih gawat. Paling yang terprovokasi cuma calon mertua yang lagi coba kamu dekati, dan cewek yang lagi kamu gebet. Dan, inilah tutorial pencitraan di sosial media biar kamu terlihat udah kerja, meski aslinya masih nganggur!

1. Postinglah ‘I Hate Monday’ ketika hari Senin tiba, sebelum jam orang-orang berangkat kerja!

via: Notonthehighstreet.com
via: Notonthehighstreet.com

I Hate Monday’ adalah keresahan mereka (terutama) yang sudah bekerja. Karena dengan Senin, mereka harus kembali kepada rutinitas yang mungkin bagi mereka begitu menjemukan. Nah, kamu harus posting kayak gitu kalau mau dianggap kayak yang lain. Percaya deh, nanti bakal ada yang komentar:

Semangat bekerja!

Atau komentar-komentar memotivasi semacamnya.

2. Saat jam-jam pulang kerja, carilah gambar di google image yang menggambarkan tentang kemacetan jalan!

via: Cedexis.com
via: Cedexis.com

Biar kelihatan lagi kejebak macet, cobalah cari gambar di google image yang menggambarkan kemacetan. Cari tapi jangan sembarang mencari. Namun carilah gambar macet yang setting tempatnya ada di lingkunganmu. Jangan sampai, misalnya kamu kerja di daerah Cibaduyut, lalu gambar kemacetan yang kamu cari ialah gambar kemacetan jalan di New York. Asli, itu salah besar! Kalau di google image enggak ada, cobalah keluar sejenak naik motor. Lalu pas lampu merah, sempatkan untuk memotret kemacetan. Pastikan, posisi motret kamu agak belakang. Jadi kemacetannya bisa kelihatan panjang.

3. Hari berikutnya, pas jam orang-orang mulai kerja, tulislah quotes “Selamat pagi. Semangat beraktivitas hari ini” atau semacamnya!

via: Quotesgram.com
via: Quotesgram.com

Image-image berisi quotes macam begini banyak banget di google image. Kalau kamu enggak nemu, cobalah mencarinya di fanspage Kita Muda atau di IG Kita Muda. Ada banyak banget di sana. Cobalah copy gambarnya, baru kemudian share di sosial mediamu. Atau sekalian share dari fanspage Kita Muda atau regram dari IG Kita Muda juga boleh.

4. Lalu setelah jam 3 sore, jangan lupa posting “Jam pulang kerja lama amat sih!”

via: LeadersInstitute.com
via: LeadersInstitute.com

Kamu bisa melakukannya dengan cara selfie, lalu memasang muka kecut, jutek, bosan, atau semacamnya. Intinya, pastikan itu sesuai dengan caption yang akan kamu tulis. Jangan sampai kamu postingan dengan caption:

“Jam pulang kerja lama amat sih!”

Tapi ekspresi mukanya girang banget. Jangan! Itu enggak cocok.

Selain selfie, bisa juga dengan candid, tapi mukanya tetep memelas.

5. Disela-sela jam orang-orang pada kerja, jangan lupa posting sebuah lagu yang lagi kamu dengerin. Lalu tambah caption: “Cocok nih lagunya buat mendongkrak semangat kerja!”

via: blog.jiji.ng
via: blog.jiji.ng

Carilah lagu-lagu yang bergairah. Lagu-lagu yang banyak drum-nya. Lebih baik lagi kalau enggak ada lagunya. Musik doang aja gitu. Musik yang mengundang semangat tapi. Ya, yang banyak drum-nya itu. Setelah ketemu, lalu share ke sosial media dengan caption:

“Cocok nih lagunya buat mendongkrak semangat kerja!”

Ingat ya, yang banyak drum-nya pokoknya. Jangan yang banyak kendangnya. Nanti malah dikira kamu lagi dangdutan.

6. Lagi. Buat hari berikutnya di waktu yang sama dengan poin di atas. Jangan lupa posting quotes “Work Hard, Play Hard” di sosial media.

via: Dribbble.com
via: Dribbble.com

Nah, sekarang posting quotes lagi:

“Work Hard, Play Hard”

Atau quotes semacamnya. Biar kesannya kamu kayak pekerja keras gitu loh.

7. Kalau malem, jangan pernah posting apa pun. Cukup stalking aja. Nanti malah kelihatan kalau kamu beneran nganggur.

via: TimeManagementNinja.com
via: TimeManagementNinja.com

Ya, jangan pernah posting apa pun ketika malam hari. Kecuali kamu lagi menghadiri sebuah acara penting yang bisa meningkatkan citramu di mata masyarakat. Acara penting kan bisa saja datang dari kapasitasmu sebagai apa gitu, meskipun pengangguran. Kamu jadi Ketua Karang Taruna, misalnya. Kan bisa tuh, diundang ke acara-acara apa gitu. Nah, kalau yang begitu-begitu, posting pas malem enggak apa-apa. Tapi kalau enggak ada kegiatan, jangan posting apa pun. Cukup stalking aja.

Meski kamu cuma menghabiskan malam dengan stalking, pastikan semua sosial media dan aplikasi messenger, pada pengaturannya kamu setting ke mode offline. Lalu kalau ada yang chat, jangan dibaca dulu. Biarin aja. Baca dan balesnya besok aja, pas jam kerja. Jangan lupa juga, awal bales chatnya bilang:

“Aduh, maaf, semalam ketiduran. Capek, kemarin habis kerja seharian.”

Nah, dengan begitu, citramu sebagai pengangguran akan terjaga.

8. Kalau pas akhir bulan, jangan lupa posting “Gajian lama amat sih!” atau caption sejenisnya.

via: Kaskus.co.id
via: Kaskus.co.id

Caption “Gajian lama amat sih!” atau caption sejenisnya adalah caption favorit bagi mereka yang ingin terlihat bekerja. Nah, kamu juga jangan ketinggalan. Inilah cara lain pencitraan di sosial media biar kamu tak terlihat menganggur.

9. Nah, pas jam-jam pulang kerja di hari Jum’at, posting TGIF “Thanks God, It’s Friday” biar kayak yang lain.

via: Graphics99.com
via: Graphics99.com

Ya, TGIF yang merupakan singkatan dari “Thanks God, It’s Friday” adalah sebuah caption yang sering dipakai oleh mereka yang bekerja. Caption itu menggambarkan bahwa mereka bersyukur kepada Tuhan yang telah menciptakan hari Jum’at. Karena Jum’at adalah hari terakhir bekerja. Postinglah itu biar kamu kelihatan kerja.

***

Itulah Kawan Muda, tutorial pencitraan di sosial media biar kamu terlihat udah kerja, meski aslinya masih nganggur! Praktikkanlah, dan kehancuranmu sudah menunggu di depan mata. Ya kibul-kibulan doang, dan di dunia nyata enggak ada kebenarannya, kan enggak bakal jadi apa-apa juga.

Kalau ada pepatah bilang “Jika kamu ingin meraih mimpimu, jadilah seakan-akan kamu telah hidup dalam mimpimu”, maka 9 cara di atas, bolehlah kalau mau diterapkan. Dengan syarat, sembari pencitraan, kamu tetap usaha untuk daftar ke sana-sini, mengerjakan apa-apa saja yang bisa dikerjakan tanpa pilih-pilih.

Semangat, Kawan Muda! Semoga segera bekerja dan mengesankan calon mertua!