Tipe-tipe online shop di Instagram ini yang bakal bikin kamu ilfeel

benci
Image Credit : www.mirror.co.uk

Apakah Kawan Muda suka belanja online? Hmm.. Kayaknya di jaman milenials yang serba mudah kayak sekarang ini, toko berbasis online lebih diminati deh daripada toko offline. Bukan hanya kalangan wanita saja yang menyukainya, bahkan pria pun sekarang mulai beranjak menyukai belanja online lho.

Banyak hal yang membuat kita untuk beralih ke online shop, salah satunya adalah waktu menjadi lebih efisien; belanja di online shop tidak membutuhkan waktu berjam-jam untuk mengelilingi toko offline seperti yang sering kita lakukan di Mall, ditambah lagi bila kita termasuk orang yang gampang terdistraksi alias gampang teralihkan ketika membeli sesuatu. Niat beli yang itu malah beli yang lain. Fokus belanjanya sudah buyar dan budget belanja jadi melambung tinggi.

Beda lagi dengan memilih online shop yang kamu percayakan untuk membeli barang. Saat ini banyak sekali media sosial yang bisa dijadikan perantara untuk berdagang online. Salah satunya adalah Instagram. Perkembangan bisnis online shop di instagram saat ini berkembang dengan begitu pesatnya. Berbagai akun online shop mulai bermunculan dengan segala macam barang kebutuhan yang paling ter-up-to-date. Hayo ngaku, pasti Kawan Muda di sini ada yang follow salah satu akun online shop yang ada di Instagram kan..

Biasanya apa sih yang menjadi pertimbangan untuk memilih online shop sebelum belanja barang yang diinginkan? Barangnya bagus? Atau harganya lebih murah dari toko biasa?

Tapi apakah kamu pernah mengalami hal-hal yang nggak menggenakkan saat belanja online di instagram? Hmm atau mungkin sebelum membeli kamu sudah lihat gelagat yang nggak mengenakkan dari tingkah si online shop. Berikut ulasan tentang beberapa tipe-tipe online shop di Instagram yang bikin kamu ilfeel :

Spam

via: www.youthmanual.com
via: www.youthmanual.com

“ Cek ig kita yuk sist, ada hijab model terbaru kekinian lho.”

“ Susah punya anak? Kami punya solusinya.”

“ Luar biasa kak hasil rekomendasi pelangsing badannya.. bla bla bla.”

“ Pay*dara Anda Kurang Besar? Bla bla bla.”

Sering lihat ada komentar seperti itu nggak di foto instagram seseorang? Mending sih kalau yang punya akun selebritis, mereka jadi kesempatan buat ngiklan gratis dan si artis pun nggak peduli karena nggak bakalan sempat lihat. Tapi kalau ada spam begitu di instagram yang hanyalah manusia biasa seperti kita-kita ini, maka jelas itu cukup mengganggu. Kalau niat akan membeli juga, kita pasti duluan yang akan cari online shopnya kan?!

Foto Produk Tidak Sesuai dengan Yang Dikirim

via: kupatahu28.wordpress.com
via: kupatahu28.wordpress.com

Lain halnya dengan ini, ketika melihat barang yang difoto instagram tampak bagus, tetapi sesudah dikirim, barangnya jauh berbeda dengan yang difoto. Kalau bedanya sedikit sih kemungkinan itu hanya permainan efek kamera yang si online shop gunakan di feed instagramnya. Tetapi kalau udah bedanya parah banget (yang dipromosikan apa, yang dijual apa) itu namanya udah penipuan lho. Makanya sebelum belanja online, sebaiknya Kawan Muda perhatikan resiko ini terlebih dahulu, ya.

Akun Instagram yang di Protect

via: nonikhairani.com
via: nonikhairani.com

Jualan kok digembok akunnya? Kamu kesal nggak sama akun instagram yang diprotect alias digembok, yang kalau mau lihat harus difollow dulu. Yang lucunya beberapa online shop yang sering meninggalkan komen spam di instagram kita adalah mereka yang online shopnya digembok. Ini memang strategi si online shop, demi membuat penasaran sekaligus meningkatkan followers di akun mereka. Selanjutnya terserah masing-masing dari kita deh, berminat atau tidak follow duluan.

Sering Blacklist Pembeli

via: www.huffingtonpost.com
via: www.huffingtonpost.com

Pernah lihat rules (aturan) online shop instagram yang bilang : “HIT AND RUN = BLOCK” yang artinya adalah ketika kamu udah nanya-nanya berujung nggak jadi beli, maka kontakmu akan di block oleh online shop tersebut. Ini memang agak ekstrim sih dan terkesan galak, tapi memang kalau beli di online shop harus bijak dan nggak boleh kelamaan mikir. Jadi, sebelum beli, pastiin online shop ini nggak punya aturan blacklist yang sadis, dan kamu sudah fixed untuk membeli barang yang dituju.

 

Slow Respond

via: geek-easy.com
via: geek-easy.com

Bagi sebagian online shop yang sudah besar, memang wajar pelayanan mereka jadi agak slow respond, karena menangani banyak pembeli. Tapi gimana jadinya jika slow respond itu dilakukan selama 1 x 24 jam dia baru balas pesanan kita. Kebayang nggak sih kalau itu barang yang mau dibeli adalah barang yang butuhnya urgent. Mending cari yang lain deh, keburu basi.

Tidak Memberikan Resi Pengiriman

via: distrosurfing.wordpress.com
via: distrosurfing.wordpress.com

Resi pengiriman itu penting bagi para pembeli. Apalagi bila pembeli berada di daerah yang jauh dari online shop. Dengan memberikan resi pengiriman barang, ini akan membantu pembeli untuk mengecek status barang kirimannya udah sampai di mana. Tetapi kadang online shop tidak mau memberikan resi dengan batas waktu yang ditentukan. Entah maksudnya apa. Tapi dengan tidak memberikan resi seperti itu, apa pembelinya nggak akan berpikiran negatif tuh. Padahal resi tuh adalah hak pembeli lho.

Tidak Menanggapi Bila Pesanan Tidak Sesuai dengan Format Order

via: www.hipwee.com
via: www.hipwee.com

Sebelum fixed membeli barang, ada baiknya kamu baca dulu rules online shop tersebut. Banyak online shop yang memberikan syarat untuk menulis format order terlebih dahulu agar memudahkan si admin online shop untuk mendata pesanannya. Tapi apakah dengan memberikan rules seperti itu, semua pembeli akan menurutinya? Jelas nggak. Padahal ya, kalau di toko offline aja, nanya-nanya dulu itu wajar. Mungkin si adminnya malas menanggapi segala pertanyaan penasaran dari pembelinya. Kalau masih ingin nanya-nanya dulu, baiknya Kawan Muda cari online shop lain, kecuali kalau kamu pengen dicuekin sih.

SFS (Shoutout Of Shoutout)

via: fameimages.com
via: fameimages.com

SFS merupakan kegiatan mengiklankan online shop lain di akun online shop milik kita. Jadi beberapa online shop ini bekerjasama untuk saling mempromosikan dengan timbal balik yang sudah disepakati sebelumnya. Atau ini bahasa kerennya kayak saling paid promote gitu. Tapi yang bikin ganggunya adalah mereka melakukan SFS disaat yang bersamaan. Biasanya peraturannya itu seperti promote selama satu hari bersamaan, sehabis itu hapus bersamaan pula, jika salah satu ada yang telat upload atau menghapus duluan promotenya, maka akan dikenai denda dengan waktu beberapa jam dari dia telat upload dan hapus duluan. Kawan Muda pernah lihat nggak yang begini? Kadang promotenya mereka ini bisa sampai lebih dari 20 online shop yang memenuhi timeline kita di instagram, memang sih maksudnya bagus: buat meningkatkan penjualan antar online shop. Tapi nggak begini juga dong. Bukannya malah ingin beli. Yang ada, kita sebagai calon pelanggan jadi ilfeel berat dan langsung klik unfollow karena mengganggu.

So, apakah Kawan Muda pernah ngalamin juga? Atau malah punya online shop dan bahkan pernah melakukan hal-hal seperti di atas? Semoga setelah membaca ini, bisa lebih selektif lagi untuk pilih online shop ya. Dan untuk Kawan Muda yang punya online shop; Online Shop yang baik bukan cuma modal ‘trusted’ saja, tapi juga harus punya ‘manner’ yang baik pada pelanggannya. Tetap harus ingat, bahwa sampai kapanpun, pembeli itu adalah raja.