Daripada beli rokok, lebih baik beli barang-barang ini aja – Bagian I

rokok
Image Credit : mulaisekarang.com

Pada setiap batang rokok terdapat lebih dari 4000 bahan kimia. Sekitar 70 bahan di dalamnya bisa menyebabkan kanker, lalu sisanya adalah zat-zat beracun serta bahan-bahan berbahaya seperti karbon monoksida, tar (catat: ini bukan kue tart yang bahan dasarnya kue pastri itu), gas, dan benzene (catat lagi: ini juga bukan nama panggilan dari Karim Mostafa Benzema yang pemain sepak bola asal Perancis keturunan Aljazair itu). Selain bahan-bahan berbahaya itu, juga ada kandungan beracun seperti arsenic (itu loh, yang sering digunakan dalam pestisida), toluene (nah, kamu bisa menemukan ini pada pengencer cat), formaldehyde (pasti enggak asing lah ya, ini sering dipakai untuk mengawetkan mayat), hydrogen cyanide (kalau ini untuk bikin senjata kimia), dan cadmium (bahan yang sering digunakan untuk membuat baterai).

BACA JUGA : Buat kamu yang menginjak usia 30an, pastikan mengutamakan kesehatanmu dengan memikirkan 6 hal ini

Dengan berbagai penjelasan soal bahayanya di atas, tentu tak heran apabila penyakit jantung kerap diidap oleh mereka para pecandu rokok. Enggak usah kaget juga kalau 20% persen dari total kematian itu terjadi lantaran penyakit jantung. Tak hanya itu, sering merokok juga bisa bikin karbon monoksida bisa mengikat diri pada hemoglobin dalam darah secara permanen, sehingga menghalangi penyediaan oksigen ke tubuh. Kalau dampak rokok yang bikin sakit paru-paru, kamu pasti udah tahu lah ya? Kalau tar itu bisa mengendap di paru-paru, dan berdampak negatif pada kinerja rambut kecil yang melapisi paru-paru, yang padahal rambut tersebut bertugas untuk membersihkan kuman dan hal lainnya keluar dari paru-paru, kamu pasti juga udah tahu kan ya? Ya udah kalau gitu, enggak perlu dijelasin berarti. Dan dampak-dampak negatif lainnya yang bisa kamu cari sendiri di internet. Gimana, ngeri kan? Ngeri mana sama pertanyaan “kapan nikah?” tiap lebaran, atau pertanyaan “kapan wisuda” pas lagi di semester akhir?

Di sini Kita Muda bukan mau jadi sok suci dengan menyuruh kamu berhenti secara langsung. Karena Kita Muda ngerti kalau berubah itu bisa, tapi enggak mudah. Jangankan berubah, bisa move on aja udah seneng banget. Iya kan? Makanya, di sini Kita Muda mau menyarankan kamu untuk melakukan pengurangan secara bertahap, lalu uang dari pengurangan yang biasanya buat beli rokok itu, ditabung. Kalau sudah kekumpul, lumayan loh, bisa untuk beli barang-barang di bawah ini:

1. Jarum Jahit

jarum jahit
Foto : id.aliexpress.com

Jarum jahit adalah alat menjahit berbentuk batang yang salah satu ujungnya runcing, dan memiliki mata jarum sebagai lubang lewatnya benang.

Jarum jahit telah digunakan selama ribuan tahun. Pada zaman kuno, jarum dibuat dari tulang hewan atau kayu dan telah digunakan sejak 6000 tahun SM. Bahkan jarum yang terbuat dari gading juga telah ditemukan di Kostenki, Rusia yang telah berusia 30,000 tahun. Jarum jahit modern yang kita kenal sekarang dibuat dari kawat baja karbon tinggi berlapis nikel atau emas sebagai pencegah korosi.

Kenapa Kita Muda menyarankan hasil tabungan dari mengurangi rokok itu mending untuk beli jarum jahit aja?

Karena tanpa jarum jahit, kamu tak akan bisa memakai baju. Kalau tidak memakai baju, berarti kamu cuma pakai celana. Kalau celananya transparan, bisa jadi ia berbahan plastik. Kalau berbahan plastik, berarti tak perlu dijahit pakai jarum jahit. Maka biar kamu bisa punya baju, celana, sarung, kutang, lap ingus, dan banyak lagi, gunakanlah uang tabungan dari mengurangi rokok untuk beli jarum jahit.

2. Sandal jepit

sendal jepit
Foto : bisniswarung.blogspot.com

Halah, sandal jepit doang. Cuih!

Eh, jangan salah. Sandal jepit ini harganya mahal loh. Enggak percaya?

Jadi pada suatu hari di langit yang cerah di tengah teriknya matahari, seorang personil EXO yang bernama Oh Se-Hun memakai sandal jepit ke bandara, karena sepulang dari Indonesia, kakinya cedera. Tak dinyana, rupanya ada yang memotret, bahkan sampai ke kakinya yang saat itu tengah mengenakan sandal. Akhirnya, fenomena sandal jepit yang dipakai Oh Se-Hun ini jadi viral. Seluruh dunia tahu, termasuk mantan kamu. Maka dari itu, sebuah situs jual beli online bernama ebay langsung bergerak cepat: memburu sandal jepit dan menjualnya seharga US$20 atau setara dengan Rp. 250.000.

Gimana, sekarang percaya kan, kalau sandal jepit itu mahal. Dibilang gila? Ya gila. Dibilang mahal? Ya banget. Karena di Indonesia, dengan uang segitu kita bisa dapat 25 pasang. Tapi enggak apa-apa, setidaknya, fenomena ini mengajarkan kepada kita bahwa: yang penting itu bukan apa yang dipakai, tetapi siapa yang memakai. Dan, sandal jepit ini, cocok sekali kalau dipakai oleh kamu yang baru saja berhasil mengumpulkan uang tabungan hasil dari mengurangi jatah beli rokok.

3. Beli buku, lalu bukunya dibaca

buku
Foto : www.natgen.org

Lha iya, buat apa beli doang kalau enggak dibaca? Kenapa membaca itu penting? Karena para peneliti menyebutkan bahwa membaca dapat meningkatkan daya ingat dan mencegah kehilangan memori di otak. Jangan kira otak itu beda, sama anggota-anggota badan lainnya. Tetep sama saja, ia butuh latihan untuk menjaga stabilitasnya agar terhindar dari berbagai gangguan. Para ahli bilang kalau melatih otak itu bisa dilakukan dengan 2 cara: cara pertama, membaca. Cara kedua, bermain catur.

4. Beli papan catur lengkap dengan isinya, lalu dimainkan

papan catur
Foto : 1nd1r4.wordpress.com

Buat apa beli papan catur lengkap dengan isi, tapi tidak dimainkan? Makanya kalau beli, ya dimainkan. Belinya, tentu pakai uang hasil menabung setelah menahan untuk mengurangi jatah beli rokok, dong.

Kenapa harus beli papan catur lengkap dengan isinya? Biar bisa memperoleh manfaat seperti yang sudah disebutkan oleh poin nomer 3 pada artikel ini.

5. Sisir

sisir
Foto : photobucket.com

Sisir ditemukan sekitar 5000 tahun yang lalu di Persia. Sisir telah digunakan untuk menolong pemakainya memerangi parasit. Tidak ada peradaban tradisional yang tidak menggunakan sisir, termasuk bangsa-bangsa yang anggotanya memiliki rambut yang sulit diatur. Jadi, hey, kalian para perokok yang sedang berjuang mengurangi jatah rokok dan menggunakan sisanya untuk ditabung, belilah sisir! Ia bisa membuatmu jadi lebih rapi, lebih disayang oleh mereka yang semula enggak naksir padamu. Pastikan, kamu tidak gundul, sebelum memakainya.

6. Nasi bungkus

nasi bungkus
Foto : nasikotaksederhana.blogspot.com

Apakah kamu bergabung dengan komunitas berbagi nasi? Atau komunitas semacamnya, lah, yang pada intinya bagi-bagi nasi gitu? Atau, kamu selalu meluangkan waktu setiap bulan sekali untuk menyisihkan sebagian rejeki untuk dibelikan nasi, lalu dibagikan kepada orang-orang?

Kalau iya, maka itu sebuah langkah yang bagus. Karena pada artikel lainnya, Kita Muda juga pernah memaparkan bahwa memberi itu justru memperoleh lebih, bukan berkurang. Definisi lebih, tentu tak melulu uang. Ada banyak hal lain yang tentunya bisa kamu baca pada artikel tersebut.

Bila kamu sedang dalam perjuangan berat mengurangi jatah rokok setiap harinya, alangkah baiknya uang-uang hasil dari mengurangi jatah rokok itu kamu belikan nasi bungkus, lalu dibagi-bagikan. Siapa tahu, orang-orang yang menerima pemberian nasi darimu itu akan berterima kasih padamu, lalu mendoakan supaya kamu diberi kekuatan dalam mengurangi rokok.

Sementara, itu dulu, ya, barang-barang yang sebaiknya kamu beli saat berjuang mengurangi jatah beli rokok. Itu dulu yang bisa kamu beli. Semoga tak hanya kamu yang merasakan manfaatnya, tapi juga orang lain. Kalau sudah selesai dengan artikel ini, mari kita lanjutkan ke artikel ‘Barang-Barang Yang Sebaiknya Kamu Beli Ketimbang Duitnya Buat Beli Rokok – Bagian II’ yang merupakan lanjutan dari artikel ini.

Oh ya, kalau kamu punya barang-barang lain yang kamu sarankan untuk dibeli, barang-barang hasil dari mengurangi jatah rokok, share ke kami di kolom komentar dong. Siapa tahu Kita Muda bisa membuatkan, sesuai dengan barang-barang yang kamu rekomendasikan itu.

BACA JUGA : Daripada beli rokok, lebih baik beli barang-barang ini aja – Bagian II